Jumat, 12 Juni 2026

Nasional

Kondisi Jasad Florencia Pramugari Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh, Sidik Jari Masih Utuh

Rabu, 21 Januari 2026 22:33 WIB
Tribun Sumsel

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Nama Florencia Lolita Wibisono termasuk dalam kru pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan jatuh di Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Pangkep-Maros, Sulawesi Selatan pada Sabtu (17/1/2026).

Adapun wanita yang akrab disapa Olen diketahui bertugas sebagai Pramugari dalam penerbangan tersebut.

Pramugari asal Kendis, Minahasa, Sulawesi Utara itu berencana akan menikah.

Hal ini diungkap Yanti (46), salah satu anggota keluarga, saat ditemui di rumah keluarga korban di Tondano Timur, Kabupaten Minahasa.

Alumni Universitas Pelita Harapan itu merupakan anak bungsu dari enam bersaudara dalam keluarganya.

Olen dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia penerbangan.

Karier Olen sebagai pramugari dimulai dari PT Wings Abadi Airlines sejak 2012.

Baca: Presiden Prabowo Bertemu dengan Wakil PM David Lammy di Lancaster House London

Baca: Penampakan Black Box ATR 42-500 yang Ditemukan di Tebing Terjal, Tim SAR Butuh Alat Khusus

Sebagai pramugari senior yangs udah berpengalaman 14 tahun, Olen disebut memiliki kemampuan beradaptasi yang mudah terutama dalam pemahaman prosedur keselamatan, pertolongan pertama dan dapat menyampaikan prosedur keselamatan.

‎Tak hanya berpengalaman sebagai pramugari, Olen juga dipercaya menangani pelatihan awak kabin yang baru bergabung.

‎Perannya kerap dikaitkan dengan pembinaan dan pendampingan kru junior.

Diketahui Olen baru sekitar 3 bulan bertugas di pesawat ATR 42-500 milik Air Indonesia Transport.

Jenazah Olen berhasil diidentifikasi oleh tim DVI gabungan dengan mencocokan medis korban melalui sidik jari dan data gigi.

Kepala Pusat Identifikasi (Kapusindent) Bareskrim Polri Brigjen Pol Mashudi menjelaskan proses identifikasi.

Kedatangan jenazah berjenis kelamin perempuan ini disebutnya masih bagus.

Sehingga papillary sidik jari masih bisa terbaca.

Papillary ridges merujuk garis-garis menonjol pada jari.

Dijelaskan, pembuktian dilanjutkan dengan mengambil sampel pembanding.

Sidik jari jempol tangan kiri korban dibandingkan dengan data miliki tim.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Keluarga Ungkap Florencia Lolita Tengah Merencanakan Pernikahan, Baru 3 Bulan Kerja di ATR 42-500

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribun Sumsel

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved