Rabu, 29 April 2026

Tribunnews Update

Full Debat Panas Ammar Zoni vs Penyidik, Saling Cecar soal Dugaan Pemukulan dan Setrum di Rutan

Kamis, 15 Januari 2026 16:31 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Polisi yang melakukan pemeriksaan terhadap Ammar Zoni terkait kasus dugaan peredaran narkoba di dalam rutan dihadirkan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).

Adapun alasan Majelis Hakim menghadirkan karena adanya unsur kekerasan seperti yang diklaim Ammar Zoni di sidang sebelumnya.

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan serangkaian pertanyaan kepada saksi polisi bernama Mario terkait dugaan tindakan fisik yang disebut-sebut dialami para terdakwa selama interogasi.

Situasi ruang sidang sempat memanas ketika JPU mulai mengulas dugaan kekerasan yang diklaim terjadi pada persidangan sebelumnya. 

Ia menyinggung isu adanya terdakwa yang disebut sampai terjatuh akibat ditendang.

"Bener ya? Gak ada itu penonjokan, ditendang? Ada yang katanya minggu lalu mengatakan temannya sampai jatuh ditendang, itu ada?" cecar JPU kepada saksi.

Mario kembali menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak pernah terjadi selama proses pemeriksaan.

"Tidak ada Ibu," tegas Mario.

Baca: Dikeroyok Murid 3 Angkatan di Sekolah, Guru Agus Pilh Tak Lapor Polisi: Mereka Anak Didik Saya

Baca: 2 Pembeli Dikeroyok Puluhan Pemuda di Warung Madura Jember, Polisi Dalami Motif Pelaku

Tak hanya soal dugaan pemukulan, JPU juga menanyakan isu penggunaan alat setrum dalam pemeriksaan.

"Gak ada setrum-setruman itu? Apakah Anda sudah mempersiapkan alat setrum dari kantor?" tanya JPU lagi.

Mario menjelaskan pihaknya memang memiliki alat setrum, namun memastikan alat tersebut tidak dibawa masuk ke ruang pemeriksaan.

"Siap, karena alat setrum kami pun tertinggal di mobil, gak ada Bu," jelasnya.

JPU juga menanyakan apakah pihak rumah tahanan turut menyediakan alat yang diduga digunakan untuk penyiksaan.

"Tidak ada? Bener ya? Siap. Nanti disiksa-siksa itu ya pernyataan yang minggu lalu itu ada gak? Karena kan para terdakwa ini menyatakan begitu minggu lalu dan mencabut semua keterangannya," tutur JPU.

"Siap, tuduhannya tidak benar," tutup Mario.

Sebelumnya, Ammar Zoni mengaku dirinya dipukuli dan disetrum agar mengaku kalau terlibat dalam peredaran narkoba di dalam rutan. 

Ammar Zoni juga meminta untuk dihadirkan CCTV.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi yang Lakukan Pemeriksaan Bantah Tuduhan Pemukulan dan Setrum Ammar Zoni

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Muhammad TaufiqRahman
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Ammar Zoni   #pemukulan   #rutan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved