Kamis, 18 Juni 2026

Tribunnews Update

Beda Pengakuan Kubu Eggi Sudjana-Damai Lubis & Jokowi seusai Bertemu di Solo, Benarkah akan Bebas?

Minggu, 11 Januari 2026 20:47 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Maksud dan tujuan tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis mendatangi kediaman Presiden ke-7 Joko Widodo pada Kamis (8/1/2026) menjadi sorotan.

Setelah pertemuan, beredar narasi Eggi Sudjana datang untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada mantan Wali Kota Solo itu.

Baca: Damai Lubis Bantah Datangi Jokowi dengan Eggi Sudjana untuk Minta Maaf, Singgung TPUA Dipecah Belah

Pihak Jokowi, melalui kuasa hukumnya Yakub Hasibuan menuturkan bahwa dalam pertemuan tertutup itu, salah satunya yang dibahas yakni mengenai permintaan maaf pihak Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis terkait perkara tudingan ijazah palsu.

Hal tersebut dikatakan Yakup, usai bersilahturahmi dan bertemu dengan Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/1/2026).

Yakub menuturkan bahwa Jokowi sangat menghormati itikad baik dari para tersangka sehingga nantinya akan dilihat bagaimana progres kasus hukum kedua tersangka.

Baca: Cuitan Menohok Dokter Tifa saat Eggi Sudjana & Damai Lubis Datangi Jokowi: Bahas Jadi Orang Hina

"Tentunya tadi Bapak menceritakanlah kepada kami, ceritanya dari awal seperti apa. Bapak juga sangat menghormati itikad baik dari dua tersangka tersebut. Sehingga tentunya nanti akan kami lihatlah progresnya seperti apa ke depannya," kata Yakup.

Yakub mengatakan bahwa Jokowi sendiri memaafkan kedua terangka seusai bertemu.

“Salah satu agendanya memang itu. Pak Jokowi juga memaafkan, karena prinsip beliau selalu mengedepankan itikad baik,” ujarnya.

Ia menyebut, kemungkinan penghentian perkara atau kelanjutannya masih akan didiskusikan dan harus mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

Baca: Jokowi Sambut Hangat Tersangka Kasus Tuduhan Ijazah Palsu, Eggi Sudjana Minta Maaf Secara Langsung

“Karena ini sudah masuk ranah hukum, semuanya harus diformalkan. Apakah nanti ada penghentian atau bagaimana, itu harus melalui mekanisme yang sah,” jelas Yakup.

Sementara itu, Damai Hari Lubis membantah soal narasi bahwa dirinya datang ke kediaman Jokowi bersama Eggi Sudjana untuk meminta maaf.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (11/1/2026), Damai mengakui, kedatangan Eggi Sudjana dan dirinya untuk melunasi utang bertemu dalam agenda Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) 16 April 2025 silam.

"Benar, karena Eggi minta ditemani oleh saya, dimana Eggi merasa terbebani karena saat 16 April 2025 pada waktu TPUA ke Solo agenda silaturahmi Eggi tidak hadir karena faktor sakit," kata Damai Hari Lubis kepada Tribunnews.com dikutip Minggu (11/1/2026).

Damai mengklaim, pertemuan itu digelar karena pihaknya melihat ada upaya memecah belah kekompakan TPUA yang dilakukan pihak eksternal.

Baca: Dulu Vokal, Kini Eggi Sudjana Puji Jokowi Cerdas hingga Beri Hadiah Buku saat Bertemu di Solo

Namun, Damai Hari Lubis tak menjelaskan secara pasti siapa sosok eksternal yang dimaksud.

"Akhirnya pada titik kesimpulan faktor pecah belah ini hanya dapat diredam dengan kebijakan khusus oleh 2 orang tokoh senioren di TPUA semata demi kebaikan, berikut dengan segala beban pertangungjawaban moral organisasi kepada dan terbatas hanya kepada para tokoh pendiri TPUA," ungkapnya.

Damai juga membantah bahwa dirinya datang untuk memohon maaf pada Jokowi seusai ia dan Eggi Sudjana berpotensi dijerat pidana.

Ia tak mau ambil pusing soal narasi permohonan maaf tersebut.

Baca: Damai Lubis Bantah Datangi Jokowi dengan Eggi Sudjana untuk Minta Maaf, Singgung TPUA Dipecah Belah

Menurutnya, Eggi Sudjana selaku Ketua TPUA akan memberikan klarifikasi agar isu ini tidak menjadi liar dan bisa mencegah adanya fitnah kepada mereka. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Beda Versi Soal Pertemuan Eggi Sudjana–Jokowi di Solo

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Nila
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved