Minggu, 12 April 2026

Tribunnews WIKI

Pengabdi Setan, Film Horor dengan Sederet Penghargaan

Kamis, 8 Agustus 2019 08:21 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Dibintangi oleh Tara Basro, Ayu Laksmi dan Bront Palarae, film Pengabdi Setan laris manis di bioskop dan menuai pujian dari banyak pihak.

Film ini merupakan hasil remake dari film yang berjudul sama di tahun 1980, dan ditayangkan dengan durasi sepanjang 107 menit.

Film Pengabdi Setan yang pertama juga menjadi film laris saat itu, menjadi alasan sutradara Joko Anwar me-remake film ini dengan cerita dan produksi yang lebih modern.

Film Pengabdi Setan yang dirilis pada 28 September 2017 ini menjadi film dengan penonton terbanyak di tahun 2017, yakni lebih dari 4 juta penonton.

Sama seperti pendahulunya, film ini juga diproduksi oleh rumah produksi Rapi Films dengan produser Gope T Samtani, namun kali ini Rapi Films berkolaborasi dengan CJ Entertainment.

Selain di Indonesia, film ini juga ditayangkan di beberapa negara lainnya.

Setidaknya ada 42 yang telah membeli film ini untuk ditayangkan, beberapa di antaranya adalah Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Taiwan dan Spanyol.

Sinopsis

Rini yang diperankan oleh Tara Basro tinggal di pinggiran kota Jakarta di sebuah rumah tua milik neneknya, Rahma Saidah diperankan oleh Elly D. Luthan.

Di sana mereka juga tinggal bersama ibunya yang bernama Mawarni Suwono (Ayu Laksmi), Ayahnya (Bront Palarae) dan 3 adik laki-lakinya yang bernama Tony (Endy Arfian), Bondi (Nasar Annuz), dan Ian (Muhammad Adhiyat).

Keuangan keluarga mereka mulai menipis dan ibunya yang memiliki penyakit parah membuat mereka kehabisan biaya untuk pengobatannya.

Ibunya, Mawarni sulit menggerakan tubuhnya dan hanya berbaring di tempat tidur, ia hanya menggunakan bantuan lonceng/bel dari tempat tidurnya untuk meminta bantuan.

Upaya keluarga demi kesembuhan sang ibu gagal, Rini menemukan ibunya jatuh di lantai kamarnya dan meninggal.

Di sebuah pemakaman, keluarga Rini dikenalkan dengan seorang Ustaz (Arswendi Nasution) dan putranya yang bernama Hendra (Dimas Aditya).

Kematian Ibunya tersebut mengawali teror di keluarga Rini.

Di sana mereka melihat orang yang menyerupai mendiang ibunya.

Kemudian Bondi menemukan neneknya meninggal di sumur.

Rini menemukan sebuah surat yang ditujukan ke Budiman Syailendra (Egy Fedly) dan Rini pun pergi mengantarkan surat itu ke rusun tempat tinggal Budiman bersama Hendra yang berada jauh dari rumahnya.

Saat bertemu dengan Budiman, Rini mengetahui sebuah fakta mengenai ibunya.

Budiman mengatakan kepada Rini bahwa Mawarni adalah seorang yang tidak bisa mempunyai anak.

Karena itu, Mawarni pun dikatakan telah mengikuti sebuah sekte pemuja setan demi mendapatkan keturunan.

Di rumahnya, Bondi mulai kerasukan dan hendak menyakiti adiknya, Ian.

Teror terus berlangsung dan mereka mendatangkan sang Ustad untuk meminta bantuan.

Suatu ketika, Budiman menelpon Hendra untuk datang ke rumah susun tempatnya tinggal.

Hendra mendapat penjelasan terbaru dari Budiman, namun naas, di perjalanan pulang Hendra mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.

Ayah Rini yang tadinya sedang berada di kota, pulang ke rumah.

Di malam itu banyak kejadian–kejadian mistis dan menakutkan yang terjadi di rumah mereka.

Akhirnya mereka sekeluarga berencana untuk pindah rumah.

Di saat sudah siap untuk pindah, dan menunggu mobil yang akan mengangkut mereka, namun tak ada yang datang hingga malam tiba.

Menunggu mobil yang tak kunjung datang, mereka pun tertidur.

Namun Rini terbangun dan teringat artikel Budiman yang dibawa Hendra, kemudian ia menceritakannya ke Tony.

Malam itu, sekelompok mayat hidup berkumpul di depan rumah mereka.

Sang Ustaz yang mencoba menolong keluarga ini juga diketahui ditusuk mati oleh para pengabdi setan tersebut.

Di sana Ian kemudian berjalan ke kerumuman mayat hidup bersama Mawarni, ibunya.

Mayat hidup memenuhi seisi rumah mereka.

Akhirnya Budiman sampai di rumah Rini dan membawa keluarganya Rini pergi.

Satu tahun kemudian, keluarga Rini telah menetap di sebuah rumah susun dan mereka dihampiri seorang tetangga (Asmara Abigail) yang memberikan mereka rantang makanan.

Kemudian tetangga tersebut kembali ke rusunnya, di sana dia berbincang ke Batara (Fachry Albar) dan terungkaplah rahasia yang selama ini tersembunyi.

Pemeran

  1. Tara Basro ... Rini Suwono
  2. Endy Arfian ... Toni
  3. Nasar Anuz ... Bondi
  4. Adhiyat Abdulkhadir ... Ian
  5. Dimas Aditya ... Hendra
  6. Ayu Laksmi ... Mawarni Suwono
  7. Elly D Luthan ... Nenek Rini
  8. Egi Fedly ... Budiman Syalendra
  9. Bront Palarae ... Suwono
  10. Arswendy Bening Swara ... Ustad
  11. Fachri Albar ... Batara
  12. Asmara Abigail ... Darmina

Kru

  1. Departemen Produksi
  2. Joko Anwar ... Sutradara
  3. Joko Anwar ... Penata skrip
  4. Subagio Samtani ... Cerita
  5. Sisworo Gautama ... Cerita
  6. Imam Tantowi ... Cerita
  7. Naryono Prayitno ... Cerita
  8. Gope T Samtani ... Produser
  9. Sunil Samtani ... Produser Eksekutif
  10. Priya NK ... Produser Eksekutif
  11. Jeong Tae Sung ... Produser Eksekutif
  12. Mike Im ... Produser Eksekutif
  13. Tia Hasibuan ... Line Producer
  14. Departemen Kamera
  15. Ical Tanjung ... Penata Kamera
  16. Departemen Artistik
  17. Allan Sebastian ... Penata Artistik
  18. Darwyn Tse ... Perancang Rias
  19. Isabelle Patrice ... Perancang Busana
  20. Departemen Suara dan Musik
  21. Anhar Moha ... Perekam Suara
  22. Aghi Narottama ... Penata Musik
  23. Tony Merle ... Penata Musik
  24. Bemby Gusti ... Penata Musik
  25. Khikmawan Santosa ... Penata Suara
  26. The Spouse ... Lagu Tema
  27. Departemen Penyuntingan
  28. Arifin Cuunk ... Penata Gambar

Produksi

  • Rapi Films ... Produksi
  • CJ Entertainment ... Produksi

Penghargaan

Tak hanya ditayangkan di berbagai negara, film Pengabdi Setan juga mendapatkan berbagai penghargaan, berikut daftarnya:

2017

  1. Pemeran Anak Terbaik Festival Film Indonesia 2017 - Muhammad Adhiyat
  2. Tata Sinematografi Terbaik Festival Film Indonesia 2017 - Ical Tanjung
  3. Tata Suara Terbaik Festival Film Indonesia 2017 - Khikmawan Santosa dan Anhar Moha
  4. Lagu Tema Terbaik Festival Film Indonesia 2017 - "Kelam Malam" oleh The Spouse
  5. Tata Musik Terbaik Festival Film Indonesia 2017 - Aghi Narottama, Tony Merle dan Bemby Gusti
  6. Tata Efek Visual Terbaik Festival Film Indonesia 2017 - Finalize Studios
  7. Tata Artistik Terbaik Festival Film Indonesia 2017 - Allan Sebastian
  8. Festival Film Tempo 2017 - Aktris Pendukung Pilihan Tempo (Ayu Laksmi)
  9. Festival Film Tempo 2017 - Pemain Anak Pilihan Tempo (Muhammad Adhiyat)
  10. Piala Maya 2017 - Sutradara Terpilih (Joko Anwar)
  11. Piala Maya 2017 - Aktor/Aktris Cilik/Remaja Terpilih (Muhammad Adhiyat)
  12. Piala Maya 2017 - Lagu Tema Terpilih ("Kelam Malam" oleh The Spouse)
  13. Piala Maya 2017 - Tata Suara Terpilih (Khikmawan Santosa dan Anhar Moha)
  14. Indonesian Box Office Movie Awards 2018 - Film Box Office Terbaik
  15. Indonesian Box Office Movie Awards 2018 - Pemeran Pendukung Wanita Terbaik
  16. Indonesian Box Office Movie Awards 2018 - Sutradara Terbaik
  17. Indonesian Box Office Movie Awards 2018 - Pendatang Baru Terbaik
  18. Indonesian Box Office Movie Awards 2018 - Trailer Film Terbaik
  19. Indonesian Box Office Movie Awards 2018 - Origina Soundtrack Film Terbaik

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Niken)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Sekilas Sejarah Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji asal Aceh

Baca: Amirul Hajj Lukman Hakim Langsung Pantau Kedatangan Jemaah Haji Indonesia di Jeddah

Baca: Waktu-waktu Tepat Bagi Jemaah Haji Lansia Lakukan Umrah di Masjidil Haram

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved