Rabu, 7 Januari 2026

Nasional

Rusia Murka! Trump Dituntut Bebaskan Presiden Maduro seusai Militer AS Gempur Venezuela

Senin, 5 Januari 2026 09:15 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia mengecam dan mengutuk tindakan militer AS yang menggempur Venezuela.

Tak hanya itu, Rusia pun meradang seusai AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya.

Pada Sabtu (3/1), Kementerian Luar Negeri Rusia menuntut AS membebaskan Maduro dan istri.

Pihaknya mengatakan penangkapan itu merupakan pelanggaran yang tidak dapat diterima terhadap kedaulatan negara mereka.

Sementara, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov langsung menelepon Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez Gomez.

Lavrov menyampaikan solidaritas Rusia terhadap rakyat Venezuela dalam menghadapi agresi bersenjata.

Baca: Alasan di Balik Sorak Sorai Warga Venezuela usai Maduro Ditangkap AS, Kaya Minyak tapi Rakyat Miskin

Baca: Pengusaha RI Bandingkan AS Serang Venezuela dengan Rusia yang Dihukum Habis gegara Ukraina


Sumber anonim mengatakan saat ini Wakil Presiden Venezuela berada di Moskow.

Namun pihak berwenang Rusia membantah laporan tersebut.

Meski begitu Rusia menyatakan akan terus mendukung langkah yang diambil Venezuela.

Moskow meminta agar semua pihak menahan diri dan memperingatkan agar tidak terjadi eskalasi lebih lanjut.

Sementara Kedutaan Besar Rusia di Caracas mengatakan pihaknya beroperasi seperti biasa.

Pihaknya menyebut terus menjalin komunikasi dengan pihak berwenang Venezuela dan warga negara Rusia di AS.

Diketahui militer AS melancarkan serangan skala besar terhadap Venezuela hingga penangkapan terhadap Maduro dan istri pada Sabtu (3/1) pagi.

(Tribun-Video.com)

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Trump   #Rusia   #Maduro   #Venezuela

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved