Tribun Video Update
Bayang-Bayang Perang Global Menggema, Pakar: Impunitas AS di Venezuela Bisa Picu China Serang Taiwan
TRIBUN-VIDEO.COM - Bayang-bayang perang global kembali menguat.
Para pakar memperingatkan, jika Amerika Serikat (AS) tidak dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya di Venezuela, maka preseden berbahaya akan tercipta di panggung internasional.
Termasuk, memicu China menyerang Taiwan.
Mengutip Tribunnews pada (4/1), Geoffrey Robertson KC, salah satu pendiri Doughty Street Chambers dan mantan presiden pengadilan kejahatan perang PBB buka suara.
Dia mengatakan bahwa serangan AS terhadap Venezuela telah melanggar Piagam PBB.
“Kenyataannya adalah Amerika melanggar Piagam PBB,” ujarnya.
Menyatakan bahwa Amerika Serikat telah melakukan kejahatan agresi, yang oleh Pengadilan Nuremberg dikategorikan sebagai kejahatan tertinggi dan paling berat di antara semua bentuk kejahatan.
Baca: Kapal Tanker Venezuela Tiba-tiba Pasang Bendera Rusia! Diduga Akali Blokade Amerika Serikat
“Amerika telah melakukan kejahatan agresi, yang oleh Pengadilan Nuremberg digambarkan sebagai kejahatan tertinggi, kejahatan terburuk dari semuanya.”
Dengan begitu, Dewan Keamanan PBB disebutnya memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi terhadap negara-negara demi menjaga perdamaian internasional.
“Sanksi harus dijatuhkan oleh Dewan Keamanan, dan Amerika adalah anggota yang memiliki hak veto,” kata Robertson.
“Ini menunjukkan bahwa Dewan Keamanan menjadi badan yang tidak efektif."
Jika Amerika Serikat tidak menghadapi konsekuensi apa pun atas invasi ke Venezuela, para pakar menilai hal tersebut dapat mendorong negara lain untuk melakukan tindakan serupa yang berpotensi melanggar hukum internasional.
Robertson menilai bahwa konsekuensi paling nyata dari situasi tersebut adalah terbukanya peluang bagi China untuk menginvasi Taiwan.
“Konsekuensi paling jelas adalah China akan mengambil kesempatan untuk menginvasi Taiwan,” kata Robertson.
Baca: Israel Resah Amerika Buka Lagi Pembahasan Penjualan Jet F-35 kepada Qatar dan Arab Saudi
Ia mengatakan momentum itu muncul seiring invasi yang dilakukan Presiden Trump ke Venezuela serta sikap lunaknya terhadap Rusia dalam perang di Ukraina.
“Ini adalah momen paling tepat bagi mereka, dengan melihat invasi Trump ke Venezuela serta sikap lunaknya terhadap Rusia dalam invasi ke Ukraina.”
Menurutnya, invasi AS ke Venezuela merupakan kejahatan agresi yang setara dengan tindakan Vladimir Putin saat menginvasi Ukraina.
“Bahkan, saya akan mengatakan bahwa invasi Trump ke Venezuela merupakan kejahatan agresi, kejahatan yang sama seperti yang dilakukan Vladimir Putin dengan menginvasi Ukraina.”
Sehingga, bisa disimpulkan bahwa ketika hukum internasional dilemahkan, risiko eskalasi konflik global pun kian nyata.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pakar: Jika AS Tidak Dihukum atas Invasi ke Venezuela, China Akan Mencontoh dengan Menyerang Taiwan
#PerangGlobal #AmerikaSerikat #Venezuela #China #Taiwan #KonflikGlobal #KeteganganInternasional #Diplomasi #Geopolitik #BeritaDunia #WorldNews
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Reka Alfa
Sumber: Tribunnews.com
Tribun Video Update
Update Perang Timur Tengah: Pasukan Iran di Benteng Utama hingga Kerentangan Pangkalan AS Terungkap
1 hari lalu
Tribun Video Update
Perang Lawan Iran Kuras Persenjataan Rudal AS, Analis Peringatkan soal Kerentanan Jangka Panjang
1 hari lalu
Tribun Video Update
Iran Kirim Sinyal Lanjutkan Perangi AS-Israel: Babak Berikutnya Ada Serangan Dahsyat & Tak Terduga
1 hari lalu
Tribun Video Update
Menlu Sugiono Ungkap Rencana Presiden Prabowo Ikutkan Kandidat WNI dalam Program Kosmonot Rusia
1 hari lalu
Tribun Video Update
Iran Sarangkan Rudal hingga Drone ke Lokasi Vital AS di Kawasan, Analis: Pangkalan Militernya Rentan
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.