Jumat, 24 April 2026

Tribunnews Update

Marah Nenek 80 Tahun Diusir Paksa, Wali Kota Surabaya Ancam Bubarkan Ormas Lawan Premanisme

Selasa, 30 Desember 2025 13:36 WIB
Surya

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi geram melihat aksi pengusiran paksa terhadap nenek 80 tahun.

Ia mengancam bakal membubarkan ormas jika terbukti terlibat dalam aksi kekerasan dan premanisme.

Pernyataan itu disampaikan oleh Eri Cahyadi pada Selasa (30/12).

Eri Cahyadi menegaskan setiap tindakan yang meresahkan masyarakat atas nama organisasi akan ditindak tegas.

Baca: KPK Hentikan Kasus Korupsi Tambang Eks Bupati Konawe Utara, Minim Bukti dan Sudah Kadaluwarsa?

Baginya status organisasi tidak bisa menjadi tameng bagi individu untuk melakukan tindakan premanisme yang melanggar hukum.

Sebagai langkah preventif, Pemerintah Kota Surabaya resmi membentuk Satgas Anti-Premanisme.

Satgas tersebut melibatkan sinergi antara TNI, Polri, Kejaksaan hingga berbagai elemen masyarakat guna memastikan kondusivitas kota.

Baca: Arah Pilkada Bakal Berubah: Fraksi-Fraksi Pendukung Pemilu Lewat DPRD Kian Dominan

Adapun sebelumnya ormas yang dikaitkan terkait peristiwa itu adalah Madas.

Namun pihak Madas sendiri tegas membantah bahwa organisasinya melakukan aksi premanisme.

Madas menegaskan bahwa sekelompok orang yang melakukan pengusiran nenek Elina itu bukan berasal dari ormasnya. (Tribun-Video.com)


Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Lawan Premanisme di Surabaya, Cak Eri Ancam Bubarkan Ormas Pelanggar Hukum: Hukumnya Haram

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Surya

Tags
   #nenek   #diusir paksa   #Wali Kota Surabaya   #ancam   #Ormas

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved