Nasional
Kepala BGN Buka Suara soal Pro Kontra MBG Saat Libur Sekolah Usai Dikritik DPR RI
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara terkait pro kontra pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di masa libur sekolah.
MBG merupakan program nasional dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menyediakan makanan sehat dan bergizi secara gratis untuk anak sekolah, balita, ibu hamil, dan menyusui, diluncurkan pertama kali pada 6 Januari 2025.
Ia menegaskan, pelaksanaan MBG di masa sekolah ini memprioritaskan pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita (Kelompok B3).
Kelompok ini dinilai krusial karena berada dalam fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang merupakan masa emas dan tidak dapat ditunda.
Intervensi pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita adalah bagian penting dan tidak boleh terputus.
“Periode 1.000 hari pertama kehidupan waktunya pendek, dan kita harus menjaga golden time ini sebaik mungkin. Mereka tidak ada hubungannya dengan waktu sekolah,” ujar Dadan di Jakarta, Kamis (25/12).
Baca: Ahli Gizi Geram soal Alasan BGN Tetap Jalankan MBG di Libur Sekolah, Singgung Menu Mengandung UPF
Sementara untuk anak sekolah, program MBG masa liburan ini bersifat opsional, menyesuaikan dengan kondisi teknis di lapangan maupun aktivitas keluarga penerima manfaat.
Ia memastikan pelaksanaan MBG masih berlangsung pada 26, 27, 29, 30, dan 31 Desember 2025.
Memasuki tahun 2026, program MBG akan dimulai secara serempak pada 8 Januari 2026.
Pada 2, 3, 5, 6, dan 7 Januari 2026 ditetapkan sebagai hari persiapan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia, mencakup kesiapan dapur, distribusi, SDM, serta penguatan standar keamanan pangan.
Tuai kritik
Pelaksanaan Program andalan Presiden Prabowo Subianto saat libur sekolah ini mendapat kritik dari publik.
Salah satunya datang dari Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris.
Ia mempertanyakan efektivitas kebijakan ini.
Baca: Kepala BGN Lapor ke Prabowo soal Menu MBG di Tiap SPPG: 19 Ribu Sapi Dipotong dalam Sehari
Menurut Charles, distribusi makanan kering dan produk olahan selama libur berisiko menyimpang dari tujuan program, yaitu memperbaiki status gizi anak.
Selain itu, aturan ini hanya untuk menghabiskan sisa anggaran, dan menyarankan agar anggaran tersebut bisa dialihkan untuk bantuan korban banjir atau penguatan fasilitas kesehatan dan penanganan stunting.
Charles meminta pemerintah meninjau kembali pelaksanaan MBG di masa liburan ini sambil mengedukasi orang tua tetap bisa menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak di rumah.
(Tribun-Video.com/Tribunnews)
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Seret Tokoh Besar, Kuasa Hukum Sony Sonjaya Sebut Ada 26 Nama Lebih Terlibat Kasus Korupsi MBG
Sabtu, 6 Juni 2026
Terkini Nasional
Kasus Dugaan Korupsi BGN, Puluhan Ribu Motor Listrik Operasional MBG Menumpuk di Sentul Bogor
Sabtu, 6 Juni 2026
Nasional
Gaya Tegas Nanik S Deyang Sidak ke Dapur MBG seusai Jadi Kepala BGN, Akui Kerap Dibuat Marah
Sabtu, 6 Juni 2026
Nasional
Sidak Dapur MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Tegur Mitra dan Pekerja yang Masak Tak Sesuai SOP
Jumat, 5 Juni 2026
Terkini Nasional
Gaya Nanik Deyang jadi Sorotan saat Sidak Dapur MBG setelah Gantikan Dadan jadi Kepala BGN
Jumat, 5 Juni 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.