Minggu, 17 Mei 2026

Nasional

Hubungan Mahasiswi UMM dengan Oknum Polisi Terbongkar, Dikenal Tak Akur & Musuhan dari Lama

Kamis, 18 Desember 2025 11:36 WIB
Tribun Lampung

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM – Sosok FAN (21), mahasiswi asal Probolinggo, Jawa Timur, yang diduga dibunuh oknum polisi Bripka AS alias kakak iparnya sendiri, diungkap oleh sopir pribadi, Samsul (40).

Menurut keterangan Samsul pada Rabu (17/12/2025), korban dikenal sebagai sosok yang pendiam dan hangat.

Bahkan, jika berada di rumahnya, korban disebut jarang keluar rumah kecuali ingin membeli sesuatu di toko.

Selain itu, korban merupakan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang masih berkuliah semester dua.

Sebagai informasi, korban adalah anak bungsu dari pasangan H. Ramlan (60) dan Siti (52).

Ia memiliki dua kakak, yakni Yanu (36) dan Husna (34).

Adapun Bripka AS merupakan suami dari Husna.

Selain mengungkap sosok korban, Samsul juga menyebut ditemukannya kejanggalan dalam kasus kematian FAN, menurut keterangan pihak kepolisian.

Pasalnya, tubuh korban baru ditemukan dalam kondisi mengenaskan penuh luka setelah hasil autopsi RS Bhayangkara, Watukosek, Sidoarjo, keluar.

Dalam hasil autopsi, didapati ada luka cekik di leher korban, kemudian bekas pukulan pada dahi, bekas tekanan di nadi, hingga bekas cubitan di paha FAN.

Selain itu, pada saat korban pertama kali ditemukan pihak kepolisian, rambut dan pipi FAN dipenuhi dengan lumpur pada saat helm yang dikenakan korban dibuka.

Padahal, saat itu helm yang digunakan FAN diduga masih baru.

Baca: Lisa Mariana Menyesal, Mendadak Akui Kesalahan dengan Ridwan Kamil hingga Minta Maaf ke Atalia

Baca: Penampakan Ammar Zoni Hadiri Ruang Sidang, Langsung Peluk Keluarga Sebelum Agenda Pembuktian JPU


Samsul mencurigai bahwa pelaku sengaja membuat kematian korban seolah-olah karena aksi pembegalan.

Pasalnya, barang-barang milik korban diketahui turut hilang pada saat dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Kemudian, terkait helm yang dikenakan korban, Samsul mengungkap bahwa helm yang biasa dikenakan korban saat kejadian berada di kosnya bersamaan dengan sepeda motor milik FAN.

Adapun dugaan pembunuhan terhadap mahasiswi asal Probolinggo inisial FAN bermula dari kasus penemuan mayat di sungai tepi Jalan Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa (16/12/2025) pagi.

Warga menemukan mayat perempuan di aliran sungai dengan kondisi terlungkup, mengenakan jaket hitam, celana panjang warna krem, serta helm berwarna pink.

Posisi tubuh korban saat ditemukan dengan kepala berada di bawah dan kaki di atas, serta tidak terendam air sungai.

Jasad pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB oleh seorang warga yang hendak memanen jagung di lahan dekat lokasi kejadian.

Kapolres Pasuruan, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, pada Rabu (17/12) menyebut bahwa saat ini terduga pelaku telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan.

Penyelidikan dilakukan oleh anggota tim gabungan Satreskrim Polres Pasuruan dan Tim Jatanras Polda Jatim.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Sosok Mahasiswi UMM yang Dibunuh Oknum Polisi, Dikenal Tak Akur dengan Pelaku

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Tribun Lampung

Tags
   #mahasiswi   #UMM   #polisi   #Probolinggo

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved