Minggu, 12 April 2026

Terkini Nasional

Banjir Bandang dan Longsor Hantam Jember, Infrastruktur Publik hingga Rumah Warga Rusak Berat

Selasa, 16 Desember 2025 17:16 WIB
Tribun Jatim

TRIBUN-VIDEO.COM – Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pascahujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak siang hingga petang pada Senin (15/12/2025).

Luapan Sungai Bedadung terjadi di wilayah Jember Kota, tepatnya di sekitar Jalan Bengawan Solo hingga Jalan Sumatera, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari.

Pantauan Kompas.com, air telah merendam belasan rumah warga yang berada di bantaran sungai.

Warga pun berbondong-bondong menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi sambil membawa barang-barang penting.

Di sepanjang jembatan, masyarakat sekitar tampak memantau debit dan ketinggian air Sungai Bedadung sejak sore hari.

Selain memaksa warga mengungsi, banjir juga menyebabkan sebagian akses menuju Jalan Sumatera ditutup.

Abdullah, warga Jalan Bengawan Solo, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, mengaku mulai waspada sejak sore setelah air sungai mulai meluap ke permukiman.

Ia menyelamatkan barang-barang penting ke rumah tetangga yang berada di lokasi lebih tinggi, kemudian mengajak istri dan anak-anaknya mengungsi.

Baca: Isyarat Darurat dari Korban Banjir Bandang Bendera Putih Berkibar di Pinggir Jalan Nasional Aceh

“Saya sudah sadar sejak sore. Hujan deras, tadi banyak warga yang masih tidur. Banyak rumah sudah terendam,” ujarnya sambil menunjuk ke arah sungai dari atas Jembatan Semanggi kepada Kompas.com.

Abdullah mengatakan rumahnya belum terendam air, namun ia khawatir ketinggian air terus meningkat.

“Bandang ini nanti, bandang. Hati-hati,” katanya kepada warga yang melintas.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember bersama sejumlah relawan terpantau telah turun ke lokasi untuk membantu evakuasi warga sekaligus memantau kondisi di lapangan.

Hingga kini, BPBD Jember belum merilis laporan resmi karena masih berjibaku melakukan penanganan di berbagai titik terdampak banjir dan longsor.

Namun sebelumnya, Kepala BPBD Jember, Indra Tri Purnomo, telah menyampaikan peringatan terkait cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang pada Senin sore.

“Dalam perkembangan hingga pukul 17.11 WIB, sejumlah kejadian dilaporkan, antara lain pohon tumbang di beberapa titik, tanah longsor di Ledokombo dan Arjasa, serta kenaikan debit air di sejumlah sungai seperti Kalijompo, Gila, Rembangan, dan Bedadung,” ujarnya.

Menurut Indra, luapan sungai mengakibatkan genangan di permukiman warga, merendam jalan raya, memutus jembatan penghubung, hingga masuk ke rumah warga di sejumlah wilayah.

Titik lain yang terdampak banjir berada di Kelurahan Kepatihan.

Selain itu, jembatan di Sungai Petemon, Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, jebol akibat meningkatnya debit air.

Genangan air juga melanda Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Kawasan yang merupakan kediaman mantan Bupati Jember, Hendy Siswanto, itu dilaporkan terendam hingga setinggi pinggang orang dewasa.

Tak hanya itu, sebuah gardu listrik di Kecamatan Patrang roboh dan membahayakan pengguna jalan.

“Saat ini masih dilakukan asesmen dan sebagian kejadian masih dalam proses penanganan oleh BPBD,” tutup Indra

Baca: Evakuasi Terdampak Banjir di Batu Busuk Padang Makin Sulit, Rela Pakai Gerobak Bawa Warga Sakit

(*)

Sumber: https://jatim.tribunnews.com/jember/527050/diguyur-hujan-deras-sejak-siang-banjir-dan-longsor-terjang-sejumlah-wilayah-jember

https://surabaya.kompas.com/read/2025/12/15/212343578/jember-dikepung-banjir-warga-berbondong-bondong-selamatkan-diri

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribun Jatim

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved