Rabu, 22 April 2026

Live Update

Tragedi Sydney: Penembakan Massal Tewaskan 15 Orang, Diduga Dilakukan Ayah dan Anak

Senin, 15 Desember 2025 14:27 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru


TRIBUN-VIDEO.COM- Pihak kepolisian Australia membeberkan identitas pelaku penembakan di Pantai Bondi, Sydney, pada Minggu (14/12/2025).

Pelaku penembakan diidentifikasi sebagai ayah dan anak, Sajid Akram (50) dan Naveed Akram (24).

Sajid Akram tewas di tempat kejadian, sementara sang anak, Naveed Akram, mengalami luka serius dan langsung dibawa ke rumah sakit dengan pengawalan ketat dari kepolisian.

Total 16 orang tewas dalam aksi penembakan tersebut, termasuk pelaku.

Aksi penembakan terjadi pada Minggu pagi menargetkan para pelancong yang tengah merayakan hari raya Yahudi, Hanukkah.

Baca: Detik-detik Ahmed Rebut Senjata Hentikan Penembakan Massal Sydney, Sempat Berkata Saya Akan Mati

Aparat kepolisian juga sudah menggeledah rumah pelaku di Bonnyrigg, Sydney.

Sang ibu, Verena, mengaku sangat terkejut suami dan anaknya merupakan pelaku penembakan.

Verena tidak mengenali wajah suami dan anaknya di sejumlah video singkat yang beredar di media sosial saat insiden penembakan itu terjadi.

Verena mengatakan bahwa anaknya merupakan pengangguran yang pernah bekerja sebagai pekerja batu untuk bangunan.

Verena terakhir berkomunikasi dengan Naveed pada Minggu pagi, beberapa jam sebelum teror penembakan itu terjadi.

Verena mengatakan bahwa anaknya memberitahunya sedang berada di Teluk Jervis bersama ayahnya untuk berliburan akhir pekan.

Ia sama sekali tidak menyangka bahwa anaknya terlibat dalam aktivitas kekerasan dan ekstremis seperti itu.

Naveed disebut sang ibu lebih suka pergi memancing, menyelam, berenang, dan berolahraga.

New South Wales Police Commissioner Mal Lanyon saat konferensi pers menyatakan kepolisian sedang menginvestigasi apakah ada pelaku ketiga yang terlibat dalam insiden.

Kemudian disebut penjinak bom sedang menangani alat diduga bom rakitan.

Serangan ini terjadi saat perayaan Yahudi, Hanukkah, di pantai destinasi wisata terkenal yang ramai dikunjungi orang lokal dan wisatawan.

Saksi mata mengatakan penembakan itu berlangsung sekitar 10 menit, menyebabkan ratusan orang berhamburan ke jalan-jalan serta taman-taman terdekat.

Kepolisian mengatakan sekitar 1.000 orang menghadiri acara Hanukkah tersebut.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese langsung mengadakan pertemuan dewan keamanan nasional usai kejadian dan mengutuk serangan tersebut.

(Tribun-Video.com/Bbc.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Muhammad Adnan Hidayat
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved