Terkini Nasional
NASIB 20 SISWA yang Terlindas Mobil Van di Cilincing, Ada yang Alami Patah Rahang dan 18 Gigi Copot
TRIBUN-VIDEO.COM - MP (11), seorang siswa kelas IV SDN Kalibaru 01 Pagi, menderita luka setelah ditabrak mobil Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dia masih menjalani perawatan di ruang PICU RSUD Koja, Jakarta Utara.
Ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit) adalah ruang perawatan intensif di rumah sakit yang khusus menangani anak-anak dengan kondisi medis serius atau kritis, mulai dari bayi berusia 28 hari hingga remaja sekitar 16 tahun.
Diketahui, satu unit mobil MBG menabrak sejumlah siswa di halaman sekolah SDN Kalibaru 01 Pagi. Sebanyak 20 orang murid menjadi korban dan satu orang guru mengalami luka.
“Kondisinya di PICU ya, sebelumnya ditangani di IGD,” ujar Mardiana, tante dari MP, ditemui di RSUD Koja, pada Kamis (11/12/2025).
Menurut dia, MP menderita patah pada bagian rahang dan kehilangan sejumlah gigi.
“Rahangnya luka karena giginya tanggal, copot sampai 18. Lukanya luar biasa, dia mengeluarkan darah mungkin karena hantaman mobil itu cukup keras," ungkapnya.
MP berada dalam kondisi sadar sebelum disuntik anastesi. Suntik anestesi adalah prosedur pemberian obat bius melalui suntikan untuk menghilangkan rasa sakit atau membuat pasien tidak sadar sementara saat menjalani tindakan medis atau operasi.
Kata dia, dokter kemungkinan akan melakukan tindakan operasi.
Momen nahas itu terjadi ketika para siswa sedang mengikuti kegiatan literasi rutin setiap Kamis pagi di halaman sekolah.
MP dan seorang guru berada di barisan belakang saat mobil tiba-tiba melaju kencang ke arah lapangan usai menghantam gerbang yang masih tertutup.
"Ponakan saya kena hantam sampai ngeluarin darah. Mukanya kena halaman sekolah," ucap Mardiana.
Tidak hanya MP, dua temannya juga mengalami patah tulang dan harus menjalani operasi karena sempat masuk ke kolong mobil.
Untuk saat ini, keluarga memilih fokus pada pemulihan MP, namun berharap ada pertanggungjawaban dari pihak sekolah.
"Kita serahin ke sekolah, karena posisi anak itu sudah berkegiatan di lingkungan sekolah. Lukanya serius, pasti ada trauma. Yang penting sekarang fokus ke korban dulu," tegas Mardiana.
21 Orang Jadi Korban Ditabrak Mobil MBG
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Rano menyebut total korban mencapai 21 orang, terdiri dari 11 siswa laki-laki, 9 siswa perempuan, dan 1 guru laki-laki.
“Tidak ada korban jiwa. Alhamdulillah semuanya selamat. Tapi memang 5 orang memerlukan perawatan khusus, dan satu siswa harus operasi,” ujar Rano di RSUD Koja, Jakarta Utara.
Menurutnya, satu siswa membutuhkan tindakan operasi ortopedi khusus di bagian dagu, sementara kondisi kepala dan otaknya dinyatakan aman.
Hingga siang ini, 5 pasien masih dirawat di RSUD Koja, sedangkan korban lainnya diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan rontgen.
“Di sini ada 5, yang satu guru kakinya patah. Beliau sadar, Insyaallah segera akan operasi. Dari 4 anak, satu perlu perawatan khusus karena ada impact di wajah. Sisanya luka, tapi tidak seberat yang satu,” jelas Rano.
Ia menegaskan seluruh biaya perawatan korban ditanggung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Ini otomatis menjadi tanggung jawab Pemprov. Tadi kita meyakinkan pihak keluarga, itu menjadi tanggung jawab kami,” katanya.
Pemprov DKI juga mewajibkan korban untuk kontrol ulang tiga hari setelah perawatan sebagai bagian dari prosedur standar penanganan pascakecelakaan.
“Saya perintahkan Ibu Kadis, anak-anak setelah 3 hari harus kembali ke RS untuk kontrol. Kami akan monitor terus. Kita tidak mau setelah ini kemudian kita lepas,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa sopir mobil pembawa MBG telah diamankan di Polres Jakarta Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Sopir sudah kita amankan. Sedang kita lakukan pemeriksaan,” tegasnya.
Baca: Sosok Sopir Mobil MBG yang Seruduk Siswa SDN Kalibaru 01, Ternyata Sopir Pengganti
2 Korban Harus Jalan Operasi
Satu siswa dan satu guru korban kecelakaan mobil pengangkut makanan harus menjalani tindakan operasi.
Saat ini ada lima korban yang masih dirawat di RSUD Koja, Jakarta Utara, dan empat diantaranya merupakan siswa, sementara satu lainnya adalah guru.
Rano Karno menjelaskan, guru tersebut mengalami cedera serius, yakni patah tulang pada kaki.
"Ada lima korban dirawat di RSUD Koja, yaitu satu guru, kakinya patah, dan akan segera dioperasi, serta empat lainnya adalah siswa," kata Rano Karno.
Satu siswa yang juga harus dioperasi diketahui mengalami luka cukup serius pada wajah.
Namun, berdasarkan keterangan dokter, bagian kepala siswa tersebut tidak terluka.
Rano Karno mengatakan hal itu setelah bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menjenguk para korban di RSUD Koja, Kamis siang.
Rano Karno membantah kabar ada korban yang meninggal dunia setelah ditabrak mobil pengangkut makanan itu.
Ia menegaskan, tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.
"Semua selamat, meski ada lima orang yang memerlukan apa perawatan khusus," ucap Rano Karno.
Pemprov DKI Jakarta menanggung semua biaya perawatan siswa dan guru yang menjadi korban hingga pulih.
Mobil berwarna putih blind van itu menabrak sejumlah siswa SDN Kalibaru 01, Cilincing, pada Kamis pagi.
Baca: Cak Imin Ingatkan SPPG: Jangan Sekali-kali MBG Gunakan Bahan Impor
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Nasib Siswa SD Ditabrak Mobil MBG di Cilincing: Alami Patah Rahang dan Belasan Gigi Copot
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Operasi 'Perang' Ikan Sapu-sapu Dimulai, Pramono Anung Ikut Terjun: Tangkapan di Jakut Tembus 150 Kg
Jumat, 17 April 2026
Local Experience
Bayar Seikhlasnya, Makan Seenaknya: Kisah Warung Berbagi yang Menghangatkan Hati
Kamis, 2 April 2026
Live Update
Berlayar dari Italia, Kapal Baru TNI AL KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Tanjung Priok
Kamis, 26 Maret 2026
Wisatawan Boleh Bawa Tenda Camping ke Pantai Ancol, Asal Jangan Menginap
Selasa, 24 Maret 2026
Viral News
VIRAL DIHAJAR, ART Lansia Maafkan Majikan Penganiaya di Sunter Jakut, Polisi Tetap Usut Pelaku
Selasa, 3 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.