TRIBUNNEWS UPDATE
Sakit Hati Keluarga Korban Kebakaran Gedung Terra Drone: 7 Bulan Kerja Almarhum Belum Dapat BPJS
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Keluarga korban kebakaran di Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat mengaku sakit hati dengan perusahaan tersebut.
Mertua korban Mochamad Apriyana, Imam Suwondo, menyebut perusahaan Terra Drone tidak bertanggung jawab atas tragedi kebakaran yang menimpa karyawan.
Disebutkan Imam, Mochamad Apriyana bekerja selama tujuh bulan di perusahaan tersebut.
Namun, dalam kurun waktu tersebut Apriyana belum mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan.
Baca: Terra Drone Klaim Gedung Ada Lift dan Tangga, Namun Polisi Temukan Hanya Satu Akses Keluar Masuk
Lantas, hal itu semakin menambah rasa kecewa keluarga.
"Selama tujuh bulan bekerja, almarhum belum mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan, ini sangat menyakitkan bagi kami," ujar Imam.
Atas hal itu, keluarga berharap perusahaan serius dalam menyelesaikan hak-hak almarhum.
Selain itu, perusahaan juga harus memperhatikan keselamatan pegawai agar tragedi serupa tak terulang kembali.
Imam menyatakan, peristiwa duka ini meninggalkan dampak mendalam bagi anak-anak korban.
Baca: Mahasiswa Magang Tewas dalam Kebakaran Terra Drone yang Renggut 22 Nyawa, Perusahaan Bungkam
Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya tanggung jawab perusahaan terhadap pekerjanya.
"Tolong, hak-hak almarhum diselesaikan dan jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi."
"Tragedi ini meninggalkan dampak besar bagi anak-anaknya, sekaligus pengingat keselamatan pekerja dan tanggung-jawab perusahaan harus benar-benar diperhatikan," lanjutnya.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kekecewaan Keluarga Korban Kebakaran Gedung Terra Drone pada Perusahaan: Tak Ada Kalimat Duka Cita
Program: Tribunnews Update
Host: Adila Ulfa Muna Risna
Editor Video: Nur Rohman Urip
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Sakit Hati Diputus Hubungan, Wanita di Bengkulu Nekat Bakar Hidup-hidup Instruktur Gym
Kamis, 26 Maret 2026
Tribunnews Update
Dipicu Sakit Hati, Pria di Kota Padang Bakar Hidup-hidup Ibu Angkat hingga Alami Luka 90 Persen
Jumat, 13 Maret 2026
LIVE UPDATE
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif, Warga Kabupaten Bekasi Bisa Mengurusnya Asal Penuhi Syarat
Rabu, 25 Februari 2026
LIVE UPDATE
Kisah Safitri Kesulitan Menutup Bekas Jahitan Pasca Lahiran seusai BPJS PBI Dinonaktifkan Pemerintah
Selasa, 24 Februari 2026
Saksi Kata
Kesaksian Kakek Korban Pembunuhan di Kampung Gajah Ada Chat Saya Diculik
Senin, 23 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.