Terkini Nasional
Prabowo Dibela DPR RI! Singgung Kunjungan ke Pakistan Bukan Bentuk Pengabaian Bencana di Sumatera
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan di tengah banjir-longsor Sumatera jangan dipersepsikan sebagai bentuk pengabaian terhadap bencana tersebut.
Menurutnya, langkah Prabowo justru bagian dari agenda strategis Indonesia untuk memperkuat posisi diplomasi di kancah internasional.
“Kehadiran Presiden di Islamabad menunjukkan komitmen Indonesia untuk terus aktif membangun jejaring internasional yang bermanfaat bagi kepentingan nasional,” kata Dave dalam pesan yang diterima Tribunnews, Selasa (9/12/2025).
Meski tengah menjalani agenda luar negeri, Presiden disebut tetap fokus menangani bencana.
Legislator Golkar itu mengingatkan bahwa Prabowo telah beberapa kali turun langsung ke wilayah terdampak, seperti Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat pada 1 Desember 2025, serta kembali lagi ke Aceh pada 7 Desember 2025.
Baca: Kemenhut Dikejar Deadline 30 Hari Bongkar Dalang Illegal Logging, Banjir Sumatera Disorot DPR
"Beliau meninjau posko pengungsian, berdialog dengan warga, memeriksa infrastruktur rusak, dan memimpin rapat koordinasi lintas lembaga,” kata dia.
Dia pun menekankan kepercayaan Presiden terhadap jajaran kementerian dan lembaga terkait sebagai bukti bahwa sistem pemerintahan bekerja profesional dan efektif.
“Meskipun Presiden sedang melakukan kunjungan luar negeri, mekanisme penanganan darurat tetap berjalan sesuai prosedur,” ujar Dave.
Dave juga menambahkan bahwa diplomasi luar negeri tidak boleh dipersepsikan mengurangi fokus pemerintah terhadap krisis domestik.
"Dengan memperkuat hubungan internasional, Indonesia membuka peluang dukungan bantuan kemanusiaan dan kerja sama teknis untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana ke depan,” katanya.
Menurutnya, diplomasi dan penanganan bencana adalah dua kebijakan yang saling beriringan.
"Prioritas utama tetap keselamatan dan pemulihan masyarakat terdampak,” kata Sabe.
Baca: Pujian Gibran ke Ferry Irwandi-Praz Teguh: Terima Kasih, Warga Bantu Warga Terdampak Banjir Sumatera
Komisi I, lanjut Dave, memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan pemerintah berjalan seimbang dalam dua ranah tersebut.
"Kami terus mengawal upaya penanggulangan korban banjir di Sumatra, memastikan koordinasi antar lembaga berjalan efektif, dan mendorong kebijakan yang berpihak pada rakyat,” pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Bandara PAF Base Nur Khan, Pakistan pada Senin (8/12/2025).
Rencananya, Eks Danjen Kopassus itu akan membahas berbagai topik, mulai dari perdagangan, investasi, pertahanan, kesehatan, iklim, pendidikan, dan budaya.
Hal itu diketahui dari akun Instagram Kedubes Pakistan untuk Indonesia @pakinindonesia. Di dalam unggahan itu, terlihat Prabowo turun dari pesawat kepresidenan dengan disambut karpet merah.
Baca: Demi Kebaikan! Mensos Respons soal Artis hingga Influencer Buka Donasi Korban Banjir: Sebaiknya Izin
Prabowo langsung disambut langsung oleh Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri (PM) Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif.
Dari keterangan resmi Kedubes Pakistan untuk Indonesia, Prabowo hadir berdasarkan undangan PM Pakistan. Rencananya, Prabowo akan memulai rangkaian agenda di Islamabad pada 8-9 Desember 2025.
Menurut mereka, kunjungan ini merupakan kali pertama Prabowo ke Pakistan. Terakhir, kunjungan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2018.
"Kunjungan presiden terakhir dari Indonesia dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2018. Kunjungan mendatang ini memiliki makna yang lebih mendalam, karena bertepatan dengan peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Pakistan dan Indonesia," tulis keterangan Kedubes Pakistan untuk Indonesia, Minggu (7/12/2025).
Nantinya, Prabowo akan mengadakan pembicaraan tingkat delegasi dengan PM Pakistan. Lalu, Ketua Umum Partai Gerindra itu juga akan bertemu dengan Presiden Pakistan, Kepala Staf Angkatan Darat Militer Pakistan, dan Kepala Staf Angkatan Pertahanan.
Adapun agenda yang dibahas untuk memperkuat hubungan Pakistan-Indonesia, dan menjajaki peluang kerja sama baru. Selain itu, perdagangan, investasi, pertahanan, kesehatan, IT, iklim, pendidikan, dan budaya, serta meningkatkan kolaborasi di tingkat regional dan global.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Komisi I Nilai Kunjungan Prabowo ke Pakistan Bukan Bentuk Pengabaian terhadap Banjir-Longsor Sumatra
Video Production: Titis TiaraDewi
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Presiden Prabowo Setujui Saran Chatib Basri, Bakal Lakukan Efisiensi Anggaran Termasuk MBG
1 hari lalu
Viral News
Viral DC Debat sama Emak-emak sampaii Kena Skakmat, Berujung Kabur karena Kalah Argumen
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.