Senin, 20 April 2026

Terkini Nasional

Prabowo Minta RS Diaudit Imbas Ibu Hamil & Bayinya Meninggal seusai Ditolak RS, Utus Tim ke Papua

Rabu, 26 November 2025 12:59 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus meninggalnya ibu hamil seusai ditolak oleh empat rumah sakit di Jayapura, Papua bernama Irene Sokoy telah mendapat perhatian dari Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo memerintahkan untuk audit terhadap empat rumah sakit yang menolak Irene Sokoy.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) pada Senin (24/11).

Tito mengungkapkan bahwa setelah dirinya melapor soal kasus ini, Prabowo langsung memerintahkan untuk segera dilakukan perbaikan.

Tidak hanya untuk rumah sakit, tapi juga menyasar para pejabat di Dinas Kesehatan, baik di provinsi, kabupaten hingga swasta.

Proses audit ini akan dilakukan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang akan mengirim tim khusus ke Papua.

Tak hanya Prabowo, kasus kematian ibu dan bayi ini juga mendapat perhatian dari Ketua DPR RI Puan Maharani.

Baca: Kronologi Ibu Hamil Meninggal seusai Ditolak 4 RS di Papua hingga Buat Prabowo Geram & Turun Tangan

Dalam keterangan pada Selasa (25/1) di kompleks DPR RI, Puan menyayangkan terjadinya peristiwa ini.

Puan lantas meminta Kementerian Kesehatan untuk melakukan evaluasi terhadap penanganan kesehatan di rumah sakit.

Ia tak mau ada masyarakat khususnya di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) sampai tak tertangani layanan medis.

Lebih lanjut dikatakan Puan bahwa kasus ini sudah mendapat perhatian dari Presiden Prabowo.

Menurut Puan, Prabowo sampai menggelar rapat khusus membahas kasus kematian ibu hamil ini.

Puan lantas menyatakan akan meminta komisi terkait di DPR untuk melakukan evaluasi penanganan kesehatan.

Meninggalnya Irene Sokoy ini bermula pada Minggu (16/11) malam saat dirinya mengalami rasa sakit hebat.

Keluarga lantas membawa Irene dari rumahnya di Kampung Hobong, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura untuk ke RSUD Yowari.

Namun Irene kemudian dirujuk ke RS Abepura, lagi-lagi ia tak mendapatkan pelayanan.

Pihak keluarga kembali mencari pertolongan ke RS Dian Harapan, namun dikabarkan tak dilayani.

Terakhir keluarga membawa Irene ke RS Bhayangkara Jayapura namun rumah sakit menyebut bahwa kamar penuh.

Dijelaskan pula ruang VIP tersedia, tetapi keluarga harus membayar Rp 4 juta sebelum pasien masuk.

Sementara tindakan operasi disebut memerlukan biaya Rp 8 juta, sedangkan keluarga tidak siap dengan dana tersebut.

Irene akhirnya dirujuk menuju RS Dok II Jayapura, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Dalam perjalanan ke RS, Irene mengembuskan napas terakhirnya bersama bayi yang belum sempat diselamatkan.

Baca: Pejabat Papua Kena Imbas Kasus Ibu Hamil Meninggal seusai Ditolak 4 RS, Bakal Ikut Diaudit Prabowo


(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Ibu Hamil Ditolak 4 RS di Papua, Ketua DPR Tegur Kemenkes, Presiden Minta RS Diaudit

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Anggraini Puspasari
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved