Selasa, 9 Juni 2026

Terkini Nasional

Penghancuran 3,1 Ton Benih Jagung Berbakteri Ganas Asal India di Bandara Soekarno-Hatta

Rabu, 31 Juli 2019 20:04 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUN-VIDEO.COM, TANGERANG - Enam ton benih jagung asal India disita di kantor Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Bandara Soekarno-Hatta.

Penyitaan tersebut setelah benih jagung tersebut terindikasi mengandung bakteri berbahaya.

"Setelah dilakukan analisis laboratorium, ternyata benih asal dari india itu mengandung organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) A1. Oleh karenanya tidak dapat disebarkan ke petani," ujar Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil saat dijumpai di Instalasi Karantina Hewan Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (24/3/2019).

Ia menegaskan, benih jagung berbakteri tersebut akan segera dimusnahkan. Ali menjelaskan, jagung itu terjangkit OPTK A1 yakni bakteri Pseudomonas syringae pv syringae.

Menurut Ali, bakteri tersebut dapat merusak lahan dan pertanian apa bila ditanam di Indonesia.

"Kalau itu lolos di pertanaman jagung kita dampaknya sangat besar. Jagung-jagung kita akan terkena penyakit. Lebih fatal lagi lahan-lahan pertanian kita dapat terjangkit bakteri itu," terang Ali.

Menurut Jamil, pihaknya sangat serius menangani benih jagung berbakteri itu. Terlebih saat ini Indonesia telah melakukan ekspor jagung.

"Saat ini program kita adalah ketahanan pangan, untuk jagung tetutama. Kita telah mengekspor jagung. Kalau benih seperti itu masuk dan kita biarkan sangat berbahaya bagi lahan dan tamanan kita," ucap Ali.(*)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Serangan Ulat Bikin Petani Jagung di Desa Gunungmelati Rugi Puluhan Juta

Baca: Pelaku Pembunuh dan Pembakar Mayat di Kebun Jagung Ditangkap, Ternyata Tinggal Berdekatan

Baca: Digigit Ular saat Panen Jagung, Pria Ini Balas Menggigit hingga Keduanya Tewas

 

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Bayu Romadi
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved