Tribunnews WIKI

Profil Firman Utina - Mantan Pesepakbola Asal Manado

Rabu, 31 Juli 2019 20:13 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Firman Utina adalah mantan pesepak bola asal Indonesia.

Semasa aktif, Firman Utina yang berposisi gelandang ini pernah bermain untuk Persija Jakarta, Persib Bandung dan Sriwjaya FC.

Firman Utina lahir di Manado 15 pada Desember 1981.

Sance Utina dan Sumarni adalah kedua orangtua dari Firman Utina.

Pemain bertinggi 165 cm itu memiliki dua kakak bernama Silvia dan Johan.

Firman Utina beristrikan Marita Yustika dan memiliki dua anak bernama Rayhan dan Salsabila.

Awal Karier

Mengawali karier di klub Indonesia Muda Manado FC pada 1993.

Kemudian Firman Utina pindah ke klub Bina Taruna pada musim berikutnya.

Proses masuk ke Persma Junior terbilang unik.

Hal itu karena ia tidak melalui mekanisme seleksi layaknya pemain lain.

Firman direkrut setelah mampu mencetak 12 gol dalam satu pertandingan pada turnamen klub lokal di Manado.

Torehan gol yang cukup banyak dalam satu laga itu sampai ke kuping pelatih Persma Manado saat itu, Benny Dollo.

Hanya tiga tahun bersama klub amatir itu, pada musim 1998-1999, ia kemudian direkrut oleh Persma Junior, salah satu tim semi-profesional asal Manado yang saat itu diasuh pelatih Benny Dollo.

Sikapnya yang ulet dan terus giat berlatih membuat dia dikenal oleh banyak pemandu bakat.

Di Persma Manado talenta Firman mulai terlihat sebagai pemain sepak bola.

Persita dan Arema

Pada 2001-02, Firman Utina menerima pinangan klub Persita Tangerang.

Disana ia mulai menasbihkan diri sebagai gelandang mumpuni di kancah sepak bola nasional.

Kemampuan apiknya kemudian memicu klub yang lebih besar untuk merekrutnya.

Adalah Arema Malang yang datang pada 2004.

Sejak di Persma Manado, Persita Tangerang hingga ke Arema, Firman Utina masih dengan pelatih yang berkontribusi besar pada awal kariernya, Benny Dollo.

Bahkan, sampai-sampai Firman rela menanggalkan statusnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Tangerang untuk dilatih oleh mentor sejak awal kariernya tersebut ke Malang.

Namun, itu semua tidak sia-sia karena Firman Utina berhasil mempersembahkan dua gelar Copa Djie Sam Soe (Piala Indonesia) pada tahun 2005 dan 2006.

Bahkan pada 2005, dia mendapat gelar individu berupa pemain terbaik kompetisi.

Postur tubuh memang tidak tinggi, tapi Firman Utina memiliki kegesitan dan visi yang apik dalam membaca permainan dan akurasi umpan diatas rata-rata, membuatnya jadi salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Sriwijaya, Persib Bandung dan Puncak Karier

Setelah sempat kembali ke Persita Tangerang pada musim 2007-08 dan bermain di Pelita Jaya sejak 2008 hingga 209, akhirnya kemampuan Firman Utina dijajal klub tradisional nan besar, Persija Jakarta pada musim pada musim 2009-10.

Namun, di klub ibu kota Indonesia itu dia hanya bermain 16 kali dengan koleksi 3 gol.

Peruntungan Firman berbuah manis tatkala pindah ke tanah Sumatera dan bermain untuk tim Laskar Wong Kito, Sriwijaya FC sejak 2010.

Disana, tingkat kematangan bermain meningkat dan jiwa kepemimpinannya mencuat, sehingga mampu memimpin klub asal Provinsi Sumatera Selatan itu juara Liga Super Indonesia 2011-12.

Setelah carut marut pengelolaan sepak bola Indonesia membuat bermacam klub tukar guling pemain, Firman Utina pun berlabuh di Persib Bandung pada 2012.

Kebetulan, kala itu Eka Ramdani yang menjadi idola suporter klub berjuluk Maung Bandung itu pindah ke Persisam Samarinda.

Persib Bandung butuh jenderal lapangan tengah baru, dan Firman Utina adalah jawaban tepat kala itu.

Salah satu prestasi pemain dengan spesialisasi tendangan kaki kanan ini adalah membawa Persib Bandung juara Liga Super Indonesia musim 2014.

Di senja kala kariernya, Firman Utina sempat kembali ke Sriwijaya FC pada musim 2016-17.

Namun, hanya sebentar saja hingga musim setelahnya pindah ke Bhayangkara FC dan gantung sepatu bersama Kalteng Putra pada 2018 lalu.

Internasional

Firman Utina pernah bermain untuk timnas muda Indonesia di berbagai level mulai dari U-18, U-19 dan U-23.

Dia adalah anggota timnas junior Indonesia di Piala Asia U-19 tahun 2000.

Setelah ajang tersebut, ia pun dipercaya mengenakan seragam timnas senior yang berlaga di ajang Sea Games 2001 dan 2003.

Setelahnya, ia berturut-turut mengikuti gelaran Pra-Olimpiade (2003), Piala Tiger (2004 dan 2005), Piala Asia (2007) dan Piala AFF Suzuki (2008, 2010 dan 2013).

Kilau gemilang Firman Utina bersama timnas Indonesia tentu terjadi pada gelaran Piala AFF 2010.

Kala itu, dia mengkapteni tim dan menjadi jenderal lini tengah Indonesia berpasangan dengan Ahmad Bustomi, dari Arema Malang.

Kala itu, Firman Utina hanya mampu membawa Garuda bertengger sebagai runner-up Piala AFF 2010, dibawah rival abadi, Malaysia.

Meski begitu, dia menjadi pemain turnamen tersebut pada waktu itu.

Pada Piala AFF 2013, meski usianya sudah mencapai kepala tiga dan tak lagi seprima gelaran sebelumnya.

Prestasi

Klub

Arema Malang

Copa Indonesia: 2005, 2006

Sriwijaya

Indonesia Super League: 2011–12

Indonesian Community Shield: 2010

Persib Bandung

Indonesia Super League: 2014

Piala Presiden: 2015

Bhayangkara

Liga 1: 2017

Internasional

Indonesia

AFF Cup: 2010 runner-up

Individu

Copa Indonesia Best Player: 2005

ASEAN Football Championship Most Valuable Player: 2010

Statistik

Persma Manado: 14 laga (2000-2001)

Persita Tangerang: 94 laga dan 8 gol (2001-2004, 2007-2008)

Arema Malang: 38 laga dan 4 gol (2004-2007)

Pelita Jaya: 40 laga dan 3 gol (2008-2009)

Persija Jakarta: 16 laga dan 3 gol (2009-2010)

Sriwijaya FC: 64 laga dan 5 gol (2010-12, 2016-2017)

Persib Bandung: 53 laga dan 4 gol (2012-2016)

Bhayangkara FC: 16 laga (2017-18)

Kalteng Putra (2018)

(TribunnewsWiki.com/Haris Chaebar)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Profil Nicolas Pepe - Pemain Sepak Bola Profesional

Baca: Profil Egy Maulana Vikri - Pemain Sepakbola Profesional

Baca: Profil Christian Pulisic - Pemain Sepakbola Profesional

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved