Travel

Hal Menarik yang Bisa Dinikmati Wisatawan di Komplek Candi Borobudur Magelang

Selasa, 30 Juli 2019 20:21 WIB
TribunTravel.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Selama tiga hari TribunTravel melakukan solo backpacker ke Magelang, Kamis (11/7/2019) hingga Sabtu (13/7/2019), banyak tempat menarik yang telah dikunjungi.

Mulai dari Candi Umbul, Hutan Pinus Kragilan, Air Terjun Kedung Kayang hingga Candi Borobudur yang ikonik.

Magelang termasuk kota yang ramah untuk solo backpacker.

Penginapan, warung makan dan transportasi umum sangat mudah ditemukan di Magelang.

Jadi, traveler tidak perlu takut atau khawatir melakukan solo backpacker ke Magelang.

Selain mengunjungi tempat-tempat wisata hits di Magelang, TribunTravel juga icip aneka kuliner yang banyak diburu wisatawan saat liburan ke Magelang.

Ada banyak aktivitas wisata seru yang bisa kamu lakukan saat liburan ke Magelang.

Satu di antara banyak tempat wisata di Magelang yang dikunjungi TribunTravel adalah Candi Borobudur.

Hari ketiga TribunTravel di Magelang, Sabtu (13/7/2019) pagi-pagi pukul 06.00 TribunTravel berangkat menuju Candi Borobudur menggunakan angkutan umum.

Angkutan umum di Candi Borobudur melewati jalan utama pedesaan, sehingga tidak sulit menemukannya.

Angkutan ini beroperasi di Mungkid - Blondo - Borobudur dengan tarif bervariasi sesuai jarak.

TribunTravel berangkat dari Jalan Sudirman menuju Borobudur dikenai tarif Rp 5 ribu per orang.

Angkutan ini sudah beroperasi sejak pagi mulai pukul 06.00 hingga sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Tiba di Candi Borobudur pukul 06.30, halaman parkir sudah terlihat ramai oleh bus wisata dan kendaraan pribadi pengunjung.

Bahkan terlihat beberapa rombongan wisatawan mancanegara baru saja turun dari pintu keluar Candi Borobudur.

Ternyata, mereka merupakan wisatawan dari Kanada yang rela datang pagi-pagi ke Candi Borobudur untuk berburu sunrise.

Nama Candi Borobudur memang sudah tersohor di kalangan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Candi Borobudur merupakan prasasti dari kerajaan Mataram Kuna yang dibangun pada abad VIII M dan berlatar belakang agama Budha.

Candi Borobudur masuk dalam World Heritage List (WHL) UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia (World Culture Heritage) nomor 348 tanggal 19 Desember 1991 dan diperbarui menjadi nomor 592 tahun 1991.

Candi Borobudur buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga pukul 17.00.

Tiket masuk wisatawan domestik Candi Borobudur Rp 40 ribu untuk dewasa (10 tahun keatas) dan Rp 20 ribu untuk anak (10 tahun kebawah).

Sudah tersedia banyak loket di Candi Borobudur dan loket untuk wisatawan asing dan domestik pun dipisah.

Jadi, wisatawan tidak perlu khawatir dengan antrian panjang pembelian tiket meski tamu sedang ramai.

Fasilitas di kawasan Candi Borobudur pun sudah cukup lengkap, mulai dari toilet yang bersih, parkir luas, kursi roda untuk wisatawan disabilitas, dan charging station atau tempat mengisi daya untuk gadget.

Siapa bilang liburan ke Candi Borobudur sudah mainstream.

Mungkin banyak orang Indonesia pergi ke Candi Borobudur dalam rangka piknik atau karya wisata saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

Lebih dari itu, Candi Borobudur rupanya menyimpan daya tarik yang tak akan membuat pengunjung bosan untuk datang lagi dan lagi.

Kamu bisa memasukkan Candi Borobudur dalam agenda liburan akhir pekanmu, karena ada banyak aktivitas wisata seru dan menarik di sana.

Mulai dari menikmati kemegahan candi, melihat relief candi yang masih jelas dan terawat, hingga berburu foto Instagramable yang dijamin membuat feed Instagram-mu lebih keren.

Tak hanya itu saja, kamu juga bisa belajar tentang sejarah candi dan melihat koleksi museum Candi Borobudur.

Dalam perjalanan TribunTravel ke Candi Borobudur, berikut hal-hal menarik yang bisa ditemukan di kawasan Candi Borobudur:

1. Melihat kemegahan Candi Borobudur

Memasuki kawasan Candi Borobudur, wisatawan siap dibuat kagum dengan kemegahan candi yang berdiri sejak zaman kerajaan di Indonesia ini.

Di sana, wisatawan bisa mencapai puncak candi dengan menaik beberapa tangga.

Namun, wisatawan perlu berhati-hati karena tangga Candi Borobudur cukup curam dan sempit.

Wisawatan juga perlu memperhatikan aturan di Candi Borobudur, termasuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak memanjat dinding candi, tidak merusak dan tidak mencoret-coret.

2. Foto di antara stupa Candi Borobudur

Kemegahan dan keunikan Candi Borobudur memang menjadi daya tarik utama wisatawan yang berkunjung ke sini.

Jika kamu datang ke Candi Borobudur, belum afdol rasanya jika belum foto-foto di antara stupa dan kawasan sekitar candi.

3. Mengunjungi komplek museum Candi Borobudur

Di Museum Karmawibhangga atau museum Candi Borobudur, kamu bisa menyaksikan ratusan blok Candi Borobudur yang terlepas.

Museum Borobudur juga menampilkan struktur arsitektur Borobudur, serta dokumentasi proyek pemugaran besar-besaran yang berlangsung antara tahun 1975 dan 1982 dengan bantuan UNESCO.

Arsitektur Museum Borobudur bergaya tradisional Jawa, yaitu berupa rumah joglo lengkap dengan pendopo.

Wisatawan tidak dipungut biaya masuk ke Museum Borobudur.

Letaknya berada satu jalur dengan pintu keluar Candi Borobudur.

4. Mengunjungi Museum Kapal Samudraraksa

Di dalam kompleks Taman Candi Boroburu, tepat di sisi barat Museum Borobudur terdapat Museum Samudra Raksa yang menampilkan Kapal Samudra Raksa yang merupakan bukti kecanggihan teknologi masa lalu.

Di sana kita bisa menikmati sinema interaktif petualangan para tokoh, di antaranya Raka, Panangkaran, Gunadharma, Mpu Sindok, Gadjahmada dan Malahayati.

Melewati lorong dan museum ini tidak dipungut biaya.

Namun, jika ingin menonton sinema interaktif 'Petualangan Raka', pengunjung bisa membayar tiket masuk seharga Rp 25 ribu.

5. Berfoto dan memberi makan gajah peliharaan Taman Candi Borobudur

Candi Borobudur punya empat gajah peliharaan yang bisa diajak berfoto dan diberi makan.

Gajah-gajah di Taman Wisata Candi Borobudur ini merupakan hibah dari Taman Nasional Way Kambas tahun 1999, BKSDA (tahun 2012) dan Presiden Soeharto dari tahun 1991.

Gajah di Taman Wisata Candi Borobudur berjumlah lima ekor, di antaranya Eca, Bona, Lisi, Endra, Zella.

6. Melihat pemandangan Bukit Menoreh

Dari sayap kiri Candi Borobudur, wisatawan bisa menikmati pemandangan hijau perbukitan Menoreh yang memanjakan mata.

Jika datang pagi hari, terlihat kabut turun di kawasan Candi Borobudur, terlihat epic jika dijadikan foto lengkap dengan deretan bukit Menoreh.(TribunTravel.com/rizkytyas)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul 6 Hal Menarik yang Bisa Dinikmati Wisatawan di Komplek Candi Borobudur, Magelang

ARTIKEL POPULER:

5 Situs Keagamaan Paling Unik dari Berbagai Negara

6 Kota Paling Murah di Pulau Jawa yang Cocok untuk Pilihan Liburan Hemat

5 Kuliner Legendaris di Yogyakarta yang Cocok Jadi Menu Makan Malam

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Rizky Cahya Nugraha
Sumber: TribunTravel.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved