TRIBUNNEWS UPDATE
Dedi Mulyadi Tutup Operasional Tambang di Bogor, Pembangunan PSN Jalan Raya Bomang Tersendat
TRIBUN-VIDEO.COM - Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berdampak negatif pada pembangunan proyek strategis nasional (PSN).
Sebelumnya Dedi Mulyadi mengeluarkan Surat Edaran Gubernur pada 29 September 2025 yang berisi menghentikan semua aktivitas tambang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ternyata kebijakan tersebut justru menghambat pembangunan PSN Jalan Raya Bojonggede-Kemang (Bomang).
Kabar itu dikonfirmasi oleh Manager Project pembangunan Jalan Bomang, Acep Wawan pada Kamis (30/10).
Wawan mengatakan penutupan operasional tambang di Parung Panjang, Rumpin dan Cigudeg berdampak pada tersendatnya pembangunan PSN.
Proyek tersebut tersendat karena sulit mendapatkan bahan baku.
Baca: Aqua Minta Dedi Mulyadi Klarifikasi soal Tudingan Air Bor, KDM Menolak: Saya Harus Jaga Martabat
Baca: Langsung Satset! Cerita Pengusaha Batik Diperas Rp1,8 M Mengadu ke Dedi Mulyadi: Beres dalam 5 Menit
Menurut Wawan penutupan tambang membuat bahan baku untuk beton tidak ada.
Sehingga pihaknya terkendala dalam melakukan pengecoran.
"Kita mau melaksanakan pengecoran TPT saja kesulitan bahan baku, untuk jalannya juga sekarang sedang melakukan lapisan atas dengan keputusan bapak gubernur itu bahan materialnya ada penutupan sehingga kami terjadi kesulitan," ujarnya.
Akibat kebijakan Dedi Mulyadi, proses pembangunan jalan yang seharusnya selesai dalam 130 hari kerja menjadi tersendat.
Sementara batas waktu penutupan sementara operasional tambang itu tidak diketahui secara pasti.
Wawan berharp kebijakan Dedi Mulyadi soal penutupan sementara operasional tambang itu dikaji kembali.
Sebab kebijakan tersebut justru menghambat pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu proyek strategis nasional. (Tribun-Video.com/TribunnewsBogor.com)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Dampak Penutupan Operasional Tambang di Kabupaten Bogor, Kontraktor Ngeluh Tak Ada Bahan Baku
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Trump Geram Teheran Mau Buat 'Gerbang Berbayar' di Hormuz, Koalisi Teluk Pecah
2 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Posisi Duduk Viral, Sofa Trump Lebih Pendek Dibanding Xi Jinping saat Pertemuan Bilateral
2 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
PM India Modi Tegas Larang Rakyat Beli Emas selama 1 Tahun Buntut Hormuz Tegang Gegara Konflik Iran
2 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Koalisi Teluk Pecah! UEA Gagal Bentuk Koalisi Militer Lawan Iran, Arab Saudi dan Qatar Menolak
3 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Emosi Iran Mau Terapkan 'Gerbang Berbayar' di Selat Hormuz, Ancam Bakal Hadapi Situasi Buruk
4 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.