Tribun-Video Update
Usai Gulingkan Presiden, Pemimpin Militer Madagaskar Tolak Disebut Lakukan Kudeta
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Kolonel Michael Randrianirina, pemimpin unit militer CAPSAT, menegaskan bahwa pengambilalihan pemerintahan dari mantan Presiden Andry Rajoelina bukan merupakan kudeta militer.
Ia menyampaikan hal itu menjelang pelantikannya sebagai pemimpin baru Madagaskar pada Jumat (17/10/2025).
“Kudeta itu terjadi ketika tentara menyerbu istana dengan senjata dan menimbulkan pertumpahan darah. Ini bukan kudeta,” ujarnya di Antananarivo, Kamis (16/10/2025).
Pengambilalihan kekuasaan berlangsung setelah CAPSAT mengumumkan pada Selasa lalu bahwa mereka mengambil alih pemerintahan, hanya beberapa jam setelah parlemen memakzulkan Rajoelina.
Baca: Tingkah Usil Menkeu Purbaya saat Hadiri 1 Tahun Prabowo-Gibran, Tutupi Muka Orang Pakai Bunga
Baca: Demi Rakyat, Prabowo Beri Pesan ke Pejabat, Larang Kirim Karangan Bunga Ultah: Uangnya Buat Rakyat
Sejak itu, suasana di ibu kota berubah.
Warga turun ke jalan merayakan peristiwa tersebut setelah berminggu-minggu dilanda krisis air dan listrik.
Mahkamah Konstitusi dijadwalkan mengukuhkan Randrianirina sebagai “Presiden Refounding Republik Madagaskar”, sesuai keputusan resmi pemerintah.
Dalam pidatonya, Randrianirina berjanji akan menggelar pemilu dalam waktu 18 hingga 24 bulan serta menunjuk perdana menteri baru melalui konsultasi politik.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang di sini
# Militer # Madagaskar # Kudeta
Reporter: Tita Amadhea
Video Production: Untung
Sumber: Tribun Video
Terkini Nasional
Connie Bakrie Surati Prabowo: Akses Bebas Militer AS di Langit RI Bisa Jadi Target Serangan
Kamis, 16 April 2026
Berita Terkini
Intel Bocor! Iran Gunakan Satelit China untuk Lacak dan Kunci Target Serangan ke Pangkalan AS
Kamis, 16 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Berkas Perkara Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Adrie Yunus Dilimpahkan ke Pengadilan Militer
Kamis, 16 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Sidang Kasus Andrie Yunus Digelar 29 April Secara Terbuka, Kepala Pengadilan Militer: Silakan Datang
Kamis, 16 April 2026
Mancanegara
Gencatan Senjata Dipertanyakan! AS Justru Tambah Kekuatan Militer Besar Besaran ke Timur Tengah
Kamis, 16 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.