Rabu, 3 Juni 2026

Viral

Sulit Dapat Kerja? Kepsek SMAN 1 Cimarga Kini Bajir Dukungan, Siswa Merokok Malah Terancam Blacklist

Kamis, 16 Oktober 2025 18:05 WIB
Tribun Medan

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

 

TRIBUN-VIDEO.COM - Nasibnya kini terbalik, Kepsek Dini Fitria banjir dukungan sementara Indra siswa merokok ramai kecaman.

Adapun nasib Kepsek Dini Fitria dan Indra siswa SMAN 1 Cimarga yang dipukulnya karena merokok di sekolah kini terbalik.

Setelah sebelumnya Dini Fitria sempat dinonakitifkan dan dikecam, kini ia justru banjir dukungan.

Di media sosial, Dini ramai didukung khalayak setelah mengetahui alasan sang kepsek menampar siswa kelas XII bernama Indra Lutfiana Putra (17).

Ternyata bukan cuma merokok, ada kesalahan lain yang dilakukan Indra sehingga ia ditampar oleh bu Dini.

Setelah kasusnya viral, Dini pun angkat bicara terkait kronologi penamparan muridnya.

Baca: Momen Haru Kepsek dan Orangtua Siswa Saling Memafkan Buntut Kasus Menampar Murid Ketahuan Merokok

Dini mengakui kesalahannya yang menampar Indra.

Namun Dini punya alasan kuat melakukan tindakan tersebut sehingga muridnya tak terima.

Awal mulanya adalah saat Indra kepergok merokok di area sekolah.

Saat kepergok oleh sang kepsek, Indra mengelak dan berbohong.

Indra bahkan sempat melarikan diri sehingga membuat Dini harus mengejarnya.

"Karena saya pendidik, tidak ada manusia yang sempurna, saat itu saya mungkin khilaf, walaupun ada alasannya tetap saya tidak membenarkan.

Yang membuat saya tersulut adalah tidak mengakui bahwa beliau merokok, sedangkan saya melihat ada rokok mengepul di tangannya. Itu yang menyulut, beliau sempat lari, saya mengejar dan dia berbohong, itu yang menyebabkan terjadi tindakan itu," pungkas Dini dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan youtube metro tv news, Kamis (16/10/2025).

Baca: Rocky Gerung Dukung Gubernur Banten Nonaktifkan Kepsek Tampar Siswa Merokok: Murid Dianiaya

Atas perlakuannya itu, Dini mengakui kesalahannya.

Karenanya, Dini menerima sanksi dari Gubernur Banten yakni dinonaktifkan sementara dari jabatan kepala sekolah.

Namun penonaktifan itu hanya berlaku selama dua hari saja.

Mujur setelah viral, Dini kini kembali mengemban jabatan sebagai kepsek di SMAN 1 Cimarga.

"Status sekarang berdasarkan pertemuan dengan pak Gubernur di kantornya, bahwa mulai besok saya sudah boleh kembali ke sekolah, secara administrasi," kata Dini Fitria.

Pengembalian jabatan Dini itu langsung diucap oleh Gubernur Banten, Andra Soni.

"Yang terjadi adalah, beliau mengundang saya untuk memberikan keterangan bahwa memberikan alasan kenapa dinonaktifkan sementara sebagai kepala sekolah. Di sana terjadi diskusi bahwa kondisinya siswa kan berencana mogok tiga hari, ini menyalahi aturan karena adanya gedung sekolah untuk belajar," pungkas Dini.

"Jadi tidak ingin berlarut-larut, beliau pak Gubernur mengambil sikap untuk mengeluarkan surat keterangan bahwa saya dinonaktifkan sementara tanggal 14 Oktober kemarin.

Hari ini saya diberikan pemaparan, tujuannya untuk mengembalikan siswa belajar kembali. Dengan adanya surat penonaktifan surat tersebut, siswa kembali bersekolah," sambungnya.

Bukan cuma mengembalikan jabatannya, Andra juga mendamaikan Dini dan Indra secara langsung.

"Beliau (Andra) memberikan ruang untuk kami bertemu di ruangannya. Jadi saya diundang, Indra diundang, untuk kami saling bermaafan," ujar Dini.

Baca: Sakit Hati! Kepala Sekolah Nangis Tampar Siswa yang Merokok, Akui Merasa Tak Dihargai Kini Dipecat

Dalam video yang beredar terlihat Indra meminta maaf kepada Dini atas keviralannya.

"Saya minta maaf karena udah bikin kesalahan bu," ujar Indra.

"Ibu maafkan. Begitu juga ibu minta maaf, dan terkait kata-kata itu semoga di hati Indra lukanya nanti hilang ya. Mudah-mudahan Indra bisa legowo, ibu doakan Indra sukses," ungkap Dini.

"Aamiin," imbuh Indra.

Kini setelah kasusnya selesai, Dini banyak dukungan dari netizen di media sosial.

Publik mendukung Dini yang tegas menindak para murid nakal.

Berbanding terbalik dengan Dini, Indra dan ratusan murid SMAN 1 Cimarga justru panen kecaman.

Bahkan trending di X (Twitter) seruan untuk memblacklist para lulusan SMAN 1 Cimarga angkatan Indra dan dua tahun di bawahnya.

Hal itu karena para siswa tersebut dianggap mendukung kenakalan Indra.

"Teruntuk angkatan 2026,2027 dan 2028 SMAN 1 Cimarga, siap siap ya susahnya nyari kerja selesai lulus, karna banyak kemungkinan anda terblacklis di dunia lowongan kerja," tulis akun arazzaez.

"HRD seluruh Indonesia telah memasukkan SMA 1 cimarga sebagai salah satu sekolah yang di blacklist lulusannya. Rentang th 2025-2027 bersiaplah kalian yg mogok jadi pengangguran abadi," tulis akun martaardy.

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul NASIBNYA Kini Terbalik, Kepsek Dini Banjir Dukungan, Indra Siswa Merokok Apes Terancam Diblacklist

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribun Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved