Jumat, 1 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Menkeu Temui Danantara Bahas Utang Kereta Cepat Whoosh: Mereka Ngotot APBN Bayar Utang Whoosh

Kamis, 16 Oktober 2025 10:26 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pertemuan dengan Dewan Pengawas Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rabu (15/10). 

Dalam pertemuan itu, Purbaya menyebut Danantara keras kepala agar utang kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB), Whoosh dibayar menggunakan APBN. 

Menurut Menkeu Purbaya, kendati sempat ngotot, Danantara mengaku akan mengkaji lagi skema pembiayaan utang kereta cepat sesuai usulannya.

"Whoosh ada pembahasan, tapi mereka bilang mereka akan pelajari lagi seperti apa," kata Purbaya.

"Mereka ngotot aja (pakai APBN)," tambahnya.

Purbaya membeberkan, Danantara beralasan menaruh sebagian besar dividen BUMN yang mereka terima tahun ini untuk membeli surat utang atau obligasi.

Sebab, Danantara membutuhkan dana dari imbal hasil obligasi ini demi mengejar pembiayaan proyek mereka yang akan datang.

Lantas, keputusan tersebut dikritik Menkeu Purbaya. 

Baca: Alasan Menkeu Purbaya Tegas Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN: Danantara Cukup Mampu Bayar

Baca: Purbaya Respons Cak Imin yang Sebut Renovasi Al Khoziny Pakai APBN: Ada yang WA Saya Bilang Jangan

Menurutnya, dividen BUMN tersebut yang hampir Rp 90 triliun dapat digunakan untuk membayar utang kereta cepat. 

"Saya tadi sempat kritik, kalau Anda taruh obligasi segitu banyak di pemerintah, keahlian Anda apa? Tapi mereka bilang ini kan hanya tiga bulan terakhir ini karena enggak sempat kan buat proyek," ungkap Purbaya. 

"Danantara terima dividen dari BUMN kan hampir Rp 90 triliun. Itu cukup untuk menutup yang Rp 2 triliun bayaran tahunan untuk utang kereta cepat," jelasnya.

Merespons hal itu, Danantara berjanji akan mengurangi porsi dividen BUMN untuk obligasi. 

Yakni, Danantara akan lebih banyak menggunakan dividen tersebut untuk proyek-proyek yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

Lalu, Danantara juga akan mengkaji lagi usulan Purbaya soal langkah pembayaran utang Whoosh. 

Mengingat, di dalam klausul perjanjian pinjaman proyek Whoosh dengan China Development Bank (CDB) tidak mengharuskan utang dibayar pemerintah. 

"Saya pernah diskusi, nego sama CDB juga dulu, mereka yang penting struktur pembayarannya clear. Jadi harusnya nggak ada masalah kalau Danantara bayar juga. Tapi nanti kita lihat hasilnya seperti apa dan kita tunggu perintah dari Presiden," tuturnya.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bertemu Danantara Bahas Utang Kereta Cepat, Menkeu Purbaya: Mereka Ngotot...

#Menkeu #KeretaCepatWhoosh #UtangWhoosh #APBN #Danantara #BeritaEkonomi #BeritaTerkini #Whoosh #KeretaCepatIndonesia #UtangNegara #EkonomiIndonesia #ProyekStrategisNasional #BeritaPemerintah

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Sekar KinasihBambang
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved