Sabtu, 16 Mei 2026

Internasional

Isyarat Damai? Hamas Diklaim Siap Bebaskan 20 Sandera, Trump Klaim Perang di Gaza Resmi Berakhir

Senin, 13 Oktober 2025 13:33 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan terkait konflik Timur Tengah dikabarkan tengah memasuki babak baru setelah Hamas mengumumkan rencananya untuk membebaskan sandera Israel pada Senin (13/10/2025).

Hal ini tepat menjelang dimulainya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian internasional oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, di Sharm el-Sheikh, Mesir serta dihadiri lebih dari 20 negara.

Dalam perjanjian tersebut, Hamas diklaim akan membebaskan 20 sandera Israel yang diyakini masih hidup sebagai imbalan atas pembebasan 2.000 tahanan Palestina.

Langkah ini tidak hanya menunjukkan langkah Hamas sebagai aktor penting dalam dinamika politik, tetapi juga sinyal yang positif terhadap komunitas internasional.

Adapun KTT Perdamaian Gaza baru akan dimulai Senin sore yang diharapkan dapat mengakhiri perang dua tahun antara Israel dan Hamas.

Lebih lanjut, pemerintah Mesir menilai KTT ini sebagai "langkah awal menuju era baru keamanan dan stabilitas regional".

Baca: Totalitas! TNI AD Kirim Tim ke Singapura untuk Ikuti Pelatihan Guna Penguatan Program MBG

 

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan perang di Gaza telah resmi berakhir seusai tahap awal gencatan senjata disetujui antara Israel dan Hamas.

Bahkan, Trump menyatakan keyakinannya situasi di kawasan akan kembali normal dengan adanya perdamaian ini.

Dilansir dari Tribunnews.com, pernyataan itu disampaikan Trump langsung dari dalam pesawat kepresidenan Air Force One saat Trump terbang menuju Israel, Senin (13/10).

“Perang sudah berakhir, Anda mengerti itu,” ujar Trump.

“Saya rasa situasinya akan kembali normal." jelasnya.

Diketahui, Trump dijadwalkan berpidato dihadapan parlemen Israel.

Selain itu, Trump juga akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan para keluarga para sandera.

Kemudian, para pemimpin dari lebih dari 20 negara akan bergabung dengan presiden AS di Mesir.

Pertemuan itu bertujuan untuk menghadiri pertemuan puncak mengenai masa depan Gaza.

Program: Hot Topic
Editor Video: Irvan Nur Prasetyo

 

Baca berita terkait di sini


#israel #gaza #palestine #as #amerikaserikat #hamas #donaldtrump #presidenas #mesir #gencatansenjata

Editor: Tim Kreatif Tribun-video.com
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved