Tribunnews WIKI

Profil Mocca - Band Asal Bandung

Senin, 22 Juli 2019 07:59 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM – Mocca adalah band asal Bandung yang beraliran jazz, pop, juga swing.

Berdiri sejak 1997-an, Mocca digawangi oleh empat orang personel, di antaranya Arina Ephipania sebagai vokalis dan flute, Riko Prayitno sebagai gitaris, Achmad Pratama sebagai basis, dan Indra Massad sebagai drummer.

Sejak awal berdiri sampai saat ini, Mocca sudah memiliki lima buah album.

Karena sebagian besar lagunya memakai Bahasa Inggris, banyak yang mengira kalau Mocca bukanlah grup musik dari Indonesia.

Sejarah

Sejarah terbentuknya Mocca berawal dari teman sepermainan, Arina dan Riko yang sama-sama mahasiswa Institut Teknologi Nasional, Bandung.

Keduanya sempat tergabung dalam band kampus pada 1997-an.

Namun karena tidak cocok dengan anggota lainnya, Arina dan Riko kemudian memutuskan untuk keluar dan sepakat mendirikan “Mocca”.

Dua tahun kemudian, mereka bertemu dengan Indra Massad dan Achmad Pratama atau yang akrab dipanggil Toma.

Keduanya juga merupakan mahasiswa Institut Teknologi Nasional Bandung jurusan Desain Produk.

Pada 2002, Mocca tampil ke publik lewat albim kompilasi mereka, Delicatessen yang langsung merebut hati penggemar.

Hanya berselang setahun, Mocca kemudian mengeluarkan debut albumnya yang berjudul My Diary di bawah label indie FFWD.

Album ini ternyata berhasil meledak di pasaran, terutama lagu mereka yang berjudul 'Secret Admirer' dan 'Me and My Boyfriend'.

Bahkan video klip 'Me and My Boyfriend' mendapat penghargaan sebagai best video of the year versi MTV Penghargaan Musik Indonesia 2003.

Mocca juga sempat meneken kontrak dengan sebuah studio rekaman indie di Jepang, Excellent Records untuk mengisi satu lagu dalam album yang format rilisnya adalah kompilasi book set (3 Set) yang berjudul Pop Renaisance.

Ada tiga disc yang diedarkan di Jepang, sementara Mocca berada di disc nomor 2 dengan lagu Twist Me Arround.

Lagu-lagu Mocca sendiri banyak menggunakan Bahasa Inggris dengan alasan memudahkan penulisan syair serta kesesuaian dengan warna lagu pop dengan sentuhan swing jazz, twee pop, dan suasana ala 60-an.

Pada 2005, Mocca kembali merilis album mereka yang berjudul Friends di bawah label indie, Fast Forward Record.

Dalam album ini, Mocca menggaet Bob Tutupoli untuk mengisi suara dalam lagu This Conversation dan Swing It Bob.

Mereka juga merangkul musisi duo asal Swedia, Club 8.

Bersama duo Swedia, Johan dan Karolina Komstedt, Mocca membawakan lagu I Would Never.

Tidak hanya tampil di Indonesia, Mocca juga mulai tampil di negara-negara Asia seperti Singapura, Malaysia, Thailand, hingga Jepang.

Pada tahun itu juga, Mocca menggelar konser di Singapura yang juga menampilkan The Rock Angels Band.

Mocca juga pernah terlibat dalam pembuatan soundtrack film Catatan Akhir Sekolah yang disutradarai Hanung Bramantyo dan sinetron TV, Fairish the Series.

Mocca juga membuat sebuah mini album berisi enam buah lagu, dua diantaranya berbahasa Indonesia.

Mini album ini sebelumnya berjudul Sunday Afternoon, tapi dirilis dengan judul Untuk Rena.

Hal ini tidak lepas karena Mocca terinspirasi naskah cerita film anak-anak dengan judul yang sama.

Mocca tak hanya mendapat inspirasi, mereka juga mendapat kesempatan untuk memasukkan lagu mereka yang berjudul Happy! dan Sebelum Kau Tidur sebagai soundtrack film garapan Riri Riza itu.

Tahun 2007, Mocca kembali mengeluarkan album ketiga mereka yang diberi judul Colours.

Album ini memuat materi baru, termasuk dua cover lagu yaitu Hyperballad (Bjork) dan Sing (The Carpenters) serta sebuah kolaborasi dengan Pelle Carlberg (Edson).

Dalam penampilan live Mocca, selain empat personel utama, dulu mereka juga menggunakan format big-band yang dibantu oleh beberapa additional player, antara lain pada gitar, perkusi, keyboard, trompet, trombone, dan saxophone.

Tetapi seiring berjalannya waktu, sekarang Mocca hanya dibantu oleh dua additional player, yaitu Agung pada Keyboard dan Tomi pada Trompet.

Pada 2010, Mocca merilis album untuk publik Korea Selatan berjudul Happy.

Album ini dirilis label yang selama ini menangani karya-karya Mocca di Korea Selatan, Beat Ball Music Records.

Di Korea Selatan, Mocca memang memiliki nama besar karena lagu-lagunya banyak dipakai iklan dan soundtrack drama.

Mocca tidak menyangka jika tanggapan masyarakat Korsel begitu bagus.

Album-album Mocca juga dirilis di negara lain, seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Taiwan, Hongkong, dan Filipina.

Pada 2014, Mocca kembali merilis albumnya yang berjudul Home.

Yang paling baru, Mocca juga merilis album kelima mereka pada 2018.

Album itu mereka beri judul Lima.

Setelah sukses dengan lagu Teman Sejati sebagai singel pertama, di awal februari 2019 Mocca kembali melepas singel kedua bertema ke-bhinekaan, Aku dan Kamu.

Album Studio

My Diary (2002)

Friends (2004)

OST Untuk Rena (2005)

Colours (2007)

Mini Album (2010)

Home (2014)

Lima (2018)

Eps

OST. Untuk Rena (2006)

Dear Friends - Happy Birthday (2010)

*Update informasi terakhir pada 21 Juli 2019

(TribunnewsWIKI/Widi Hermawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mocca (Grup Musik)

ARTIKEL POPULER:

Profil Deadsquad - Band Death Metal Indonesia

Profil Barasuara - Grup Musik Alternatif Rock

The Hydrant - Band Rockabilly Terbesar di Indonesia

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved