Tribunnews WIKI

Profil Yuri Gagarin - Kosmonot dan Tentara Angkatan Udara Uni Soviet

Minggu, 21 Juli 2019 16:34 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Yuri Alekseyevich Gagarin lahir di desa Klushino, dekat Gzhatsk, Smolensk Oblast, Rusia pada 9 Maret 1934.

Ayahnya, Alexey Ivanovich Gagarin, adalah seorang petani dan juga tukang kayu, sementara ibunya, Anna Timofeyevna, bekerja sebagai pemerah susu.

Yuri merupakan anak ketiga dari empat bersaudara.

Kakak laki-lakinya bernama Valentin, sementara kakak perempuannya bernama Zoya. Ia memiliki adik laki-laki bernama Boris.

Klushino menjadi kampung halaman Yuri turut terdampak pendudukan Nazi pada Perang Dunia II.

Keluarga Yuri Gagarin bersembunyi di sebuah bangunan sangat sederhana seluas sembilan meter persegi yang dibangun di belakang rumah mereka hingga berakhirnya pendudukan Nazi.

Kedua kakaknya dikirim ke POlandia oleh Jerma untuk kerja paksa pada tahun 1943 dan baru kembali pada 1945.

Setahun kemudian keluarga Gagarin pindah ke Gzhatsk demi kehidupan yang lebih baik.

Yuri Gagarin juga berkesempatan untu melanjutkan pendidikan di kota itu.

Pada 1951 Yuri Gagarin merampungkan sekolah di dekat Moskwa dan melanjutkan ke kampus perindustrian di Saratov sambil mengambil kursus penerbangan selama akhir pekan.

Setelah merampungkan kursusnya, Yuri Gagarin bergabung dengan sekolah Angkatan Udara Soviet di Orenburg dan lulus pada tahun 1957.

Selama di sekolah penerbangan, Yuri Gagarin berkesempatan menerbangkan pesawat tempur MiG-15 yang dikembangkan di Mikoyan-Gurevich untuk Uni Soviet.

Lulus dari angkatan udara, Yuri Gagarin ditugaskan di pangkalan udara Luostai di Murmansk Oblast, yang berdekatan dengan Norwegia.

Wilayah itu dikenal memiliki cuaca buruk yang berbahaya bagi penerbangan.

Karier militer Yuri Gagarin berjalan mulus, hingga diangkat menjadi letnan pada November 1957 dan letnan senior dua tahun kemudian.

Manusia Pertama yang Memasuki Ruang Angkasa

Yuri Gagarin menjadi manusia pertama yang memasuki ruang angkasa pada 12 April 1961.

Kosmonot Soviet ini melakukan penerbangan mengorbit bumi yang berlangsung selama satu jam 48 menit dalam roket Vostok 1 yang berbobot 4,75 ton.

Prestasi ini membuat Soviet mencatatkan sejarah sebagai yang mengirimkan orang pertama ke luar angkasa.

Prestasi tersebut mengalahkan Amerika yang menempatkan Alan Shepherd ke luar angkasa dalam penerbngan sub-orbital pada 5 Mei 1961, dan tidak memiliki astronot yang mengorbit bumi sampai akhirnya John Glenn melakukannya pada 20 Februari 1962.

Yuri Gagarin yang kala itu berpangkat letnan senior kemudian dipromosikan menjadi mayor di Angkatan Udara Soviet dan dianugerahi gelar Pahlawan Kehormatan Uni Soviet atas prestasinya.

Kemudaian Yuri Gagarin banyak melakukan tur perjalanan ke luar negeri untuk mempublikasikan program luar angkasa yang digagas Soviet sejak tahun 1957.

Hal ini sekaligus menerangkan pada dunia bahwa Soviet lebih maju daripada Amerika.

Dengan demikian, peristiwa ini membuat perang dingin antara kedua negara semakin parah.

Meski misi ke luar angkasa pertama ini berhasil, setelahnya Yuri Gagarin tidak pernah dikirim lagi dalam misi lainnya.

Meski demikian, Yuri Gagarin tetap bekerja untuk Angkatan Udara Soviet sebagai pelatih kosmonot.

Pada Desember 1963, Yuri Gagarin ditunjuk menjadi wakil direktur pelatihan di Star City, pangkalan pelatihan kosmonot Soviet.

Kematian

Pada 27 Maret 1968, Gagarin melakukan latihan penerbangan rutin dengan jet MiG-15 UTI dari pangkalan udara Chkalovsky, dekat Shchyolkovo di Moskwa Oblast, Rusia.

Hari itu cuaca berawan, pukul 10.19 pagi Yuri Gagarin dan instruktur penerbang Vladimir Seryogin, seorang pilot berpengalaman yang telah dianugerahi medali Pahlawan Uni Soviet selama Perang Dunia II, berencana terbang selama setidaknya setengha jam.

Namun pada pukul 10.32 pagi, Yuri Gagarin memberi tahu pusat kontrol darat bahwa mereka akan kembali ke pangkalan.

Tak lama setelahnya, semua komunikasi dengan jet terputus, dan pesawat menghilang dari radar.

Empat jam kemudian, puing-puing jet ditemukan di dekat kota Kirzach, 133 kilometer sebelah timur Moskow, kedua pilot meninggal dunia.

Tubuh kedua pilot dikremasi dan abunya dikubur dalam tembok Kremlin di Alun-alun Merah Moskwa.

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab pasti kematian mereka.

Berbagai spekulasi bermunculan, termasuk teori konspirasi tentang keterlibatan personel angkatan udara dalam kecelakaan.

Yuri Gagarin, kosmonot dengan senyum yang menular itu meninggalkan seorang istri bernama Valentina Ivanova Goryach dan dua anak perempuan bernama Yelena dan Galina.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Niken Nining Aninsi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Yuri Gagarin

ARTIKEL POPULER:

Profil Greysia Polii - Atlet Bulutangkis Asal Jakarta

Profil Osama Bin Laden - Pendiri Al Qaeda

Profil Jennifer Jill Armand-Supit - Pengusaha

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Panji Anggoro Putro
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #yuri gagarin   #kosmonot
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved