Selasa, 14 April 2026

Live Tribunnews Update

Bau Anyir Tercium di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Tim SAR Terus Lanjutkan Pencarian Korban

Kamis, 2 Oktober 2025 10:54 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Warga mengaku mencium bau anyir di sekitar lokasi reruntuhan mushala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.

Bangunan yang difungsikan sebagai mushala tiga lantai di area asrama putra Ponpes Al Khoziny Sidoarjo mengalami ambruk dan menimpa para santri saat sedang melakukan salat Ashar sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (29/9/2025).

Proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan penuh kehati-hatian.

Diperkirakan, puluhan korban masih berada di bawah reruntuhan bangunan.

Berjalan tiga hari sejak insiden kejadian, warga dan petugas mulai mencium bau anyir di sekitar lokasi.

Baca: Mukjizat! Haikal Ditemukan Hidup-hidup Usai 72 Jam Terjebak di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

Warga mengaku, mencium bau tersebut saat angin berhembus.

Wahyono, 57 tahun. Warga Sampang, Madura sejak hari pertama berada di lokasi memantau salah satu anggota keluarga yang menjadi santri saat ini masih belum diketahui keberadaannya.

Ia mengaku salah satu kenalannya ada yang sempat masuk ke depan gerbang asrama putra Pondok Pesantren Al Khoziny yang berjarak 7 meter dari lokasi bangunan yang ambruk. Di sana, bau anyir cukup menyengat.

Sementara itu, area reruntuhan disterilkan petugas sekitar 50 meter dari TKP untuk keamanan petugas dan warga selama proses evakuasi berlangsung.

Salah seorang petugas Basarnas yang enggan disebutkan namanya mengaku bau anyir tersebut tak begitu tercium dari luar bangunan, apalagi luar gerbang.

Terpisah, Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan bahwa petugas mengatakan bahwa bau tersebut dirasakan tapi tidak terlalu menyengat.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, berdasarkan analisa tim SAR gabungan, penyebab ambruknya bangunan mushala Ponpes Al Khoziny adalah kegagalan konstruksi akibat ketidakmampuan menahan beban dari kapasitas seharusnya.

Hingga Rabu (1/10/2025) data korban reruntuhan mushala Ponpes Al Khoziny tercatat sementara 108 orang. 18 Di antarnya dievakuasi petugas, lima orang dinyatakan meninggal dunia.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved