Kamis, 9 April 2026

Terkini Nasional

Begini Jawaban Prabowo soal Kasus Keracunan MBG, Akui akan Pantau Program hingga Panggil Kepala BGN

Minggu, 28 September 2025 16:36 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

 

TRIBUN-VIDEO.COM – Presiden RI Prabowo Subianto kembali menekankan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak Indonesia.

Ia menyinggung masih banyak anak yang sehari-harinya hanya bisa makan nasi pakai garam.

“Tujuan Makan Bergizi adalah untuk anak-anak kita yang sering sulit makan. Mungkin kita-kita ini makan lumayan. Mereka tuh makannya hanya nasi pakai garam. Ini yang harus kita atasi,” kata Prabowo setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025).

Prabowo menyebut program MBG merupakan upaya strategis pemerintah untuk menekan masalah gizi buruk sekaligus memastikan generasi muda mendapatkan asupan sehat.

Baca: Marak Kasus Keracunan MBG, Deretan 10 Petinggi BGN: Tak Ada Ahli Gizi, Kebanyakan Purnawirawan TNI

“Pasti ada hambatan, rintangan. Ini kita atasi ya,” ujarnya.

Meski tengah menghadapi kritik setelah marak kasus keracunan di sejumlah daerah, Prabowo menegaskan pemerintah akan terus memperbaiki pelaksanaan MBG.

“Saya yakin bahwa kita akan selesaikan dengan baik. Kita harus waspada, jangan sampai ini dipolitisasi,” tegasnya.

Prabowo juga memastikan akan segera memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana untuk membahas evaluasi menyeluruh.

“Habis ini saya langsung akan panggil Kepala BGN dengan beberapa pejabat, kita akan diskusikan. Ini masalah besar, jadi pasti ada kekurangan dari awal ya,” ucapnya.

Baca: Prabowo Yakin Kasus Keracunan MBG Bisa Diatasi: Tapi Harus Waspada Jangan Sampai Dipolitisasi

Tutup SPPG Bermasalah

Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas menutup 40 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)  buntut maraknya kasus keracunan usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG).

Penutupan 40 SPPG itu ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan, hingga seluruh investigasi rampung.

BGN sendiri mencatat setidaknya ada 70 kasus insiden keamanan pangan MBG 2025.

Dari jumlah kasus tersebut tercatat 5.914 orang penerima manfaat terdampak.

Rinciannya, kota Bandar Lampung sebanyak 503 orang, Kabupaten Lebong Bengkulu 467 orang, Kabupaten Bandung Barat 411 orang, Kabupaten Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah 339 orang dan Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta 305 orang.

 


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo Kembali Tekankan Pentingnya Program MBG: Masih Banyak Anak Makan Nasi Pakai Garam

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Arifah Nur Shufiyatin
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved