Selasa, 5 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Ibu di Bogor Menangis Anaknya Dicabuli tapi Pelaku Belum Ditangkap Polisi, Ini Respons Dedi Mulyadi

Senin, 22 September 2025 20:11 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi aduan seorang ibu asal Ciampea, Kabupaten Bogor yang menyebut anaknya menjadi korban pencabulan.

Dalam video yang diunggah ulang di akun Instagram @dedimulyadi71 pada Senin (22/9/2025), ibu tersebut menunjukkan lokasi pencabulan sambil menangis.

Korban masih berusia delapan tahun, sementara pelaku adalah pria dewasa yang masih tetangga.

"Mohon keadilannya pak dengan sangat saya mohon keadilannya pak," ujar ibu tersebut sambil menangis.

Ibu tersebut mengaku sudah melaporkan kasus pencabulan yang menimpa anaknya ke polisi sekitar sebulan yang lalu, namun hingga sekarang pelaku belum juga ditangkap.

"Kang Dedi mohon saya ini didengar, ini banyak korbannya pak bukan hanya satu dua orang lebih dari satu orang cuma yang berani speak up hanya dua orang pak saya mohon kepada bapak gubernur untuk mendengarkan," sambungnya.

Menanggapi aduan tersebut, Dedi mengatakan bahwa dirinya sudah meneruskannya ke Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan.

"Pak Kapolda Jabar segera berkoordinasi dengan Polres Bogor untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut.

Ia yakin, polisi akan langsung menahan pelaku jika sudah mendapat bukti kuat soal dugaan pencabulan.

Sementara itu, Polres Bogor menyebut sudah menangkap dua pelaku dalam kasus ini. 

Ibu korban pun menyampakan terima kasih kepada pihak kepolisian. 

(Tribun-Video.com)

Baca: Respons Menohok Dedi Mulyadi soal Kasus Santri di Bogor Dihajar hingga Tewas oleh Temannya: Sadis Ya

Baca: Dedi Mulyadi Meledak! Larang Keras Pejabat untuk Flexing, Sebut Bikin Rakyat Miskin Tambah Susah

#dedimulyadi #gubernurjawabarat #ciampea #jawabarat #polresbogor

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved