Tribun Video Update
Netanyahu Murka, Badan Mata-mata Israel Membangkang Demi Diplomasi dan Sandera Hamas Tetap Hidup
TRIBUN-VIDEO.COM - Badan intelijen Israel, Mossad, dilaporkan membangkang perintah dari Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu.
Mossad menolak instruksi untuk mengirim agen darat membunuh pemimpin Hamas di Doha, Qatar.
Dengan alasan langkah itu bisa menggagalkan diplomasi gencatan senjata sandera.
Washington Post melaporkan, sejumlah pejabat tinggi Israel ikut menolak.
Termasuk Kepala Staf IDF Eyal Zamir, Kepala Mossad David Barnea, dan Penasihat Keamanan Nasional Tzachi Hanegbi.
Sebagai gantinya, Mossad melancarkan serangan udara menggunakan jet F-15 dan F-35 yang menembakkan rudal balistik dari Laut Merah.
Baca: BAK KILAT! Momen Roket Hamas Diluncurkan Targetkan Tentara Israel, Hanya Hitungan Detik
Baca: Donald Trump: Qatar Telah Menjadi Sekutu Besar AS, Israel Harus Sangat Berhati-hati Bertindak
Namun, operasi itu gagal mengenai target.
Hamas menyatakan pemimpinnya, Khalil al-Hayya, masih hidup meski putranya gugur akibat serangan tersebut.
Mengutip dari Tribunnews pada (15/9) Mossad menegaskan keputusan menolak perintah Netanyahu diambil bukan hanya untuk melindungi sandera.
Tetapi juga demi menjaga hubungan diplomatik dengan Qatar.
Kepala Mossad David Barnea menilai, Mossad disebut punya strategi jangka panjang.
Mereka mengklaim bisa menarget pemimpin Hamas kapan saja, tanpa harus terburu-buru demi memilih waktu yang lebih aman bagi sandera, diplomasi, dan operasi itu sendiri.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mossad Membangkang, Tolak Perintah Netanyahu Bunuh Pemimpin Hamas Demi Jaga Diplomasi
#Netanyahu #Israel #Mossad #SanderaHamas #Diplomasi #KonflikTimurTengah #PerangGaza #BeritaInternasional #BreakingNews #UpdateNews
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Reka Alfa
Sumber: Tribunnews.com
Tribun Video Update
Rangkuman Perang Timur Tengah: Saudi & Kuwait Bantu AS Terjun Perang, Operasi Gabungan Diluncurkan
Jumat, 8 Mei 2026
Tribun Video Update
Operasi Gabungan Skala Sangat Besar & Tepat Sasaran Dilakukan Angkatan Laut IRGC ke Target Kapal AS
Jumat, 8 Mei 2026
Tribun Video Update
Prabowo Ingatkan Pemimpin ASEAN agar Tak Terpengaruh Persaiangan Geopolitik: Harus Jadi Zona Damai
Jumat, 8 Mei 2026
Tribunnews Update
Israel Batasi Akses Sistem Shual, Pejabat Lokal Marah karena Tak Bisa Pantau Serangan Roket
Jumat, 8 Mei 2026
Tribun Video Update
Eks Komandan IRGC Peringatkan Unit Asing: Baik Pasukan AS atau Eropa Harus Tarik Diri dari Kawasan
Jumat, 8 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.