Senin, 8 Juni 2026

Mancanegara

Momen Mencekam Para Menteri Nepal Dievakuasi Pakai Helikopter Hindari Amukan Massa

Kamis, 11 September 2025 20:51 WIB
Serambi Indonesia

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Situasi politik Nepal kian genting.

Gelombang protes besar justru semakin memanas, bahkan memaksa pemerintah mengevakuasi para menteri dan pejabat tinggi menggunakan helikopter militer setelah rumah hingga kantor partai mereka diserang massa.

Rekaman evakuasi dramatis yang tersebar di media sosial menandai betapa seriusnya krisis yang kini melanda negara Himalaya tersebut.

Diketahui, Nepal memasuki fase genting setelah Perdana Menteri KP Sharma Oli resmi mengundurkan diri pada Selasa (9/9/2025).

Keputusan itu diambil sehari setelah bentrokan antara polisi dan massa berujung tragedi, menewaskan sedikitnya 19 orang dan melukai ratusan lainnya.

Namun, pengunduran diri Oli tidak serta-merta meredakan situasi.

Justru, eskalasi protes membuat pemerintah Nepal mengambil langkah darurat dengan mengevakuasi para menteri dan pejabat tinggi menggunakan helikopter militer.

Menurut laporanan, helikopter milik Angkatan Darat Nepal terlihat hilir mudik di langit Kathmandu, khususnya di kawasan Bhaisepati.

Baca: Anggota DPR Minta TNI Tidak Lanjutkan Rencana Laporkan Ferry Irwandi, Sebut Tak Ada Legal Standing

Baca: Roy Suryo Siap Buka-bukaan Data Fufufafa dan Keabsahan Ijazah Gibran, Pemakzulan Siap Terealisasi!

Sejumlah menteri diangkut dari kediaman mereka menyusul serangan massa terhadap rumah-rumah politisi serta kantor partai.

Rekaman helikopter sipil maupun militer yang digunakan dalam evakuasi itu tersebar luas di media sosial dan menjadi viral, menandai betapa gentingnya situasi politik di negara Himalaya tersebut.

Langkah evakuasi diambil setelah sejumlah kantor partai dan rumah pejabat menjadi sasaran amukan massa yang menuntut perubahan pemerintahan secara total.

Polisi yang sebelumnya dikerahkan untuk menghalau demonstran kewalahan menghadapi gelombang protes yang membesar sejak akhir pekan lalu.

Pengunduran diri Oli menambah ketidakpastian politik di Nepal yang selama bertahun-tahun dilanda instabilitas pemerintahan.

Sejumlah pengamat menilai krisis kali ini bisa menyeret Nepal pada kekosongan kepemimpinan jika tidak segera ada kesepakatan politik antarpartai.

Sementara itu, ribuan demonstran masih bertahan di jalan-jalan utama Kathmandu, menuntut reformasi menyeluruh dan perombakan total dalam sistem politik.

Pemerintah sementara disebut tengah mempertimbangkan opsi memberlakukan keadaan darurat jika situasi tidak kunjung terkendali.

(Tribun-Video.com/ SerambiNews.com)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Situasi Makin Gawat! Para Menteri Nepal Dievakuasi dengan Helikopter

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Serambi Indonesia

Tags
   #Nepal   #partai   #KP Sharma Oli   #Himalaya

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved