Terkini Daerah

Bocah di Blora Tewas Dikeroyok dan Dibuang ke Hutan karena Diduga Curi HP, Berawal Ditawari Mampir

Senin, 15 Juli 2019 14:53 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang bocah asal Kecamatan Jepon, Blor ditemukan tewas terbungkus karung putih.

Dikutip dari Kompas.com, DT (16) ditemukan di kawasan hutan jati di petak 113 RPH Jati Kusumo, KPH Randublatung, Desa Kalisari, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (11/7/2019) malam.

Menurut hasil pemeriksaan, dalam tubuh DT ditemukan luka cekikan di leher dan luka di kaki.

Awalnya, DT dan AJ (15) akan menonton pertandingan sepakbola di Sleman, Yogyakarta dengan berboncengan mengendarai motor.

Tetapi mereka mampir ke wilayah Kecamatan Randublatung karena dipanggil oleh seorang teman mereka lalu ikut pesta miras, Senin (8/7/2019).

"Kami disuruh teman ke sana, katanya mau ditato. Tapi sampai sana tintanya habis. Sampai akhirnya diajak mabuk. Pesta miras berpindah-pindah dan terakhir pindah ke sawah saat dinihari,"

Saat sudah teler, AJ dipanggil seorang pengeroyok DT dan diinterograsi bahwa apakah dirinya telah mencuri ponsel.

"Saya disuruh mengakui jika telah mencuri hp. Karena bukan saya pelakunya, giliran DT yang dipanggil. Saat itu tiba-tiba DT dipukuli dan dikeroyok sampai akhirnya tewas," kata AJ.

AJ mengatakan DT dihajar berkali-kali hingga berteriak meminta ampun hingga korban akhirnya tewas.

Bahkan, AJ juga disuruh ikut untuk mengajar DT.

Setelah teler, DT dihajar beberapa orang itu hingga tewas di sawah. Lama sekali proses menghajarnya. Saya hanya dengar teriakan minta ampun. Saat itu saya disuruh ikut mukuli tapi tak mau. Karena ketakutan, muka kututupi pakai kaos," terang AJ saat dimintai keterangan oleh wartawan di Blora, Sabtu (15/7/2019).

Setelah itu, AJ mengatakan jasad DT dibawa ke tempat lain dengan dibonceng bertiga mengendari sepeda motor dan diikuti yang lain di belakang.

Jasad DT kemudian diletakkan di sebuah kursi warung kosong dan ada yang membeli nasi bungkus.

AJ mengatakan setelah nasi datang mereka semua makan, termasuk dirinya yang disuruh makan juga.

"Kemudian ada yang beli nasi bungkus. Setelah nasi datang, saya juga disuruh makan. Jadi kami makan di samping jasad DT. Selanjutnya jasad DT diapit oleh dua orang menuju hutan mengendarai motor saya. Setelah itu, saya diajak ke rumah salah satu pengeroyok DT. Di sana mereka mengobrol. Saya sempat tiduran, kemudian saya pulang ke Blora. Saya baru pertama kali main ke sana dan hanya dua orang yang kukenal," kata AJ.

Kini AJ dibawa ke Mapolres Blora untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik tim Satreskrim Polres Blora.

Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang mengatakan kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

(Tribun Video/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah Keroyok Remaja di Blora hingga Tewas, Kelompok Ini Santap Nasi Bungkus di Sebelah Jenazah"

ARTIKEL POPULER:

Video Viral Istri Kedua dan Ketiga Kades Berkelahi di Depan Umum, Bahkan Suami Susah Melerainya

Aksi Pelecehan Pria pada Anak Terekam CCTV di Sebuah Toko

Pengendara Mobil Mewah Tabrak Wanita di Milo Run, Melarikan Diri seusai Menabrak

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Aprilia Saraswati
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Kompas.com
Tags
   #Blora   #pengeroyokan   #pembunuhan
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved