Tribunnews WIKI

Nasi Tumpeng, Hidangan yang Identik dengan Ungkapan Rasa Syukur

Minggu, 14 Juli 2019 08:01 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Nasi tumpeng sebagai salah satu dari 30 ikon kuliner Indonesia.

Penyajian nasi tumpeng dalam nampan besar, bulat, dari anyaman bambu, nasi kerucut dengan aneka lauk pauk sebagai pelengkap. Identik dengan kebudayaan masyarakat Jawa ketika perayaan suatu peristiwa penting atau kenduri.

Tumpeng berasal dari sebuah singkatan ‘yen metu kudu mempeng’ yang memiliki arti tersendiri. Bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, ‘yen metu kudu mempeng’ berarti ‘ketika keluar harus sungguh-sungguh semangat.’

Tak heran jika nasi Tumpeng dari dulu hingga saat ini sering dijadikan hidangan dalam suatu perayaan yang memiliki makna ucapan syukur ataupun kebahagiaan.

Sebab, makna tumpeng sendiri adalah baik, yakni ketika terlahir manusia harus menjalani kehidupan di jalan Tuhan dengan semangat, yakin, fokus, dan tidak mudah putus asa.

Umumnya, proses pemotongan ujung kerucut nasi tumpeng diawali dengan menguraikan terlebih dahulu makna perayaan dari pemotongan tumpeng, berdoa ucapan syukur, selanjutnya nasi tumpeng dipotong dan diserahkan untuk orang yang dihormati sebagai wujud penghormatan, barulah setelah itu nasi tumpeng disantap bersama-sama.

Upacara potong tumpeng ini melambangkan rasa syukur kepada Tuhan dan sekaligus ungkapan atau ajaran hidup mengenai kebersamaan dan kerukunan.

Asal Usul

Padahal awalnya, nasi tumpeng dibuat untuk memuliakan gunung sebagai tempat bersemayam para arwah leluhur (nenek moyang).

Sebab tumpeng erat kaitannya dengan keadaan alam Indonesia yang banyak dipenuhi gunung berapi.

Kehadiran nasi tumpeng yakni sebagai perwujudan rasa terimakasih pada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Secara etimologi dalam masyarakat Jawa, ditemukan bahwa kata 'tumpeng' merupakan akronim dari kalimat 'yen meTU kudu meMPENG'," yang berarti "ketika keluar harus sungguh-sungguh semangat".

Nasi tumpeng memiliki bentuk kerucut yang merepresentasi konsep ketuhanan dengan sesuatu yang besar dan tinggi, dan berada di puncak.

Selain itu, bentuk yang menjulang ke atas juga menyimbolkan harapan agar tingkat kehidupan manusia semakin ‘tinggi’ alias sejahtera.

Nasi kerucut ini ditata di atas tampah yang beralaskan daun pisang.

Di sekelilingnya tersaji lauk-pauk berjumlah 7 macam. Angka 7 dalam bahasa Jawa berarti pitu. Angka pitu ini artinyapitulungan (pertolongan).

Tak hanya bentuk saja, penyajian nasi tumpeng beserta lauk pelengkapnya juga memiliki filosofi dan makna tertentu.

Makna

1. Nasi putih

Dahulu, nasi tumpeng biasanya dibuat dari nasi putih.

Meski saat ini tumpeng sudah memiliki variasi tertentu, mulai dari nasi uduk hingga nasi kuning.

Nasi putih yang berbentuk kerucut melambangkan sesuatu yang kita makan harusnya berasal dari sumber yang bersih dan halal.

2. Ayam

Ayam yang biasa digunakan pada nasi tumpeng adalah ayam jantan atau ayam jago.

Pemilihan ayam jago juga mempunyai makna menghindari sifat-sifat buruk ayam jago, seperti sombong, congkak, selalu menyela ketika berbicara, dan selalu merasa benar sendiri.

3. Ikan Lele

Tak hanya ayam, sebenarnya nasi tumpeng juga dilengkapi dengan ikan lele.

Ikan lele menjadi simbol dari ketabahan dan keuletan dalam hidup.

Sebab ikan lele mampu bertahan hidup di air yang tidak mengalir dan di dasar sungai.

4. Ikan teri

Ikan teri juga biasa disajikan dalam hidangan nasi tumpeng.

Ikan teri dalam nasi tumpeng memiliki makna kebersamaan dan kerukunan, sebab ikan teri selalu hidup bergerombol di dalam laut.

5. Telur

Telur juga menjadi lauk pauk penting dan memiliki makna yang dalam pada nasi tumpeng.

Telur juga menjadi perlambang jika manusia diciptakan dengan fitrah yang sama.

Telur yang biasa digunakan biasanya telur rebus yang dipindang dan disajikan utuh dengan kulitnya. Sehingga untuk memakannya, Ibu harus mengupas telur terlebih dahulu.

Hal ini melambangkan, bahwa semua tindakan harus direncanakan terlebih dahulu (dikupas), dikerjakan sesuai rencana dan dievaluasi untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

6. Sayur Urab

Sayur urab biasanya terdiri dari kangkung, bayam, kacang panjang, taoge, dengan bumbu urab yang terbuat dari sambal parutan kelapa.

Sayuran ini melambangkan banyak makna, Kangkung berarti jinangkung yang berarti melindungi.

Bayam dapat diartikan dengan ayem tentrem.

Taoge atau kecambah berarti tumbuh. Kacang panjang dapat diartikan sebagai pemikiran yang jauh ke depan.

Sedangkan bawang merah diartikan mempertimbangan segala sesuatu dengan matang baik buruknya.

Dan yang terakhir adalah bumbu urap berarti urip atau hidup atau mampu menghidupi (menafkahi) keluarga

7. Cabe Merah

Hiasan cabe merah yang berbentuk kelopak bunga ini biasanya diletakkan di bagian atas nasi tumpeng.

Hiasan cabe ini melembangkan api yang memberikan penerangan yang bermanfaat bagi orang lain.

Macam Tumpeng

1. Tumpeng Megana

Tumpeng Megana dibuat untuk merayakan suatu kelahiran, dengan nasi putih yang melambangkan kesucian dan sayur mayur yang melambangkan pengharapan doa bagi kehidupan sang anak kelak.

2. Tumpeng Punar

Tumpeng Punar dibuat untuk mengekspresikan rasa syukur dan kegembiraan.

Nasi yang digunakan dalam tumpeng ini berwarna kuning, sedangkan lauk pauknya berupa kedelai goreng, abon, kering tempe dan lauk lainnya.

3. Tumpeng Robyong

Pada keempat titik jenis tumpeng ini terdapat lidi yang disulut kapas dan diberi minyak, yang kemudian akan dibakar.

Tumpeng Robyong biasanya disajikan pada acara besar, seperti musim panen, mengusir penyakit atau meminta hujan.

Di puncak tumpeng, biasanya ditusukkan telur ayam, terasi, bawang merah dan cabai.

4. Tumpeng Pungkur

Tumpeng Pungkur menggunakan nasi putih yang dicetak setengah, kemudian dibelah dua secara vertikal dan dipasang terbalik.

Tumpeng pungkur biasanya disajikan khusus untuk acara kematian.

5. Tumpeng Kapuranto

Tumpeng Pungkur menggunakan nasi berwarna biru, yang diwarnai dengan daun bunga telang.

Jenis tumpeng yang menjadi lambang permintaan maaf ini menggunakan tujuh macam lauk.

6. Tumpeng Kendit

Tumpeng Kendit adalah tumpeng warna putih dan warna kuning yang melingkari dua pertiga dari puncaknya.

Jenis tumpeng ini disajikan untuk menandakan orang tersebut sudah terbebas dari suatu kesulitan.

7. Tumpeng Ponco Warno

Tumpeng Ponco Warno terdiri dari enam warna, yakni merah, kuning, hitam, putih, biru dan hijau. Warna-warna tersebut sebagai perlambang warna yang ada di seluruh alam di dunia, termasuk alam gaib yang dipercaya dalam kepercayaan Jawa.

Jenis tumpeng ini bertujuan untuk keselarasan antara alam gaib dan alam nyata.

8. Tumpeng Asrep Asrepan

Tumpeng Asrep Asrepan menggunakan nasi putih dengan sayuran yang direbus.

Tumpeng ini dibuat bertujuan untuk menginginkan situasi atau kondisi yang tenang.

9. Tumpeng Tumbuk

Tumpeng Tumbuk biasanya disajikan pada saat ulang tahun, terutama saat usia 64 tahun.

Orang yang sudah mencapai usia 64 tahun, dianggap telah melebih usia Nabi Muhammad SAW waktu wafat, sehingga ulang tahun ini dianggap spesial.

Jenis tumpeng ini biasanya dihias dengan kepangan kacang panjang dari puncak ke dasar, yang melambangkan umur panjang

Resep

Bahan bahan:

Bahan utama yang digunakan adalah beras sebanyak 2 liter. Gunakan beras yang berkualitas bagus, bersih dan pulen supaya hasilnya lebih legit dan lezat.

Beras ketan kualitas bagus untuk campuran sebanyak kurang lebih 200 gram.

Daun salam yang bagus kurang lebih sebanyak 4 pcs saja. Cuci bersih sebelum dimasak dengan bahan yang lain.

Kunyit atau orang jawa bisanya menyebutnya kunir sepanjang kurang lebih 5 cm saja. Cuci bersih dan bakar sebentar sebelum digunakan untuk menghilangkan aroma sengir.

Santan kurang lebih sebanyak 1.5 liter. Gunakan santan dari perasan parutan buah kelapa supaya hasilnya lebih legit.

Batang serai ukuran sedang besar sebanyak 4 pcs saja.

Buah jeruk nipis ukuran sedang besar sebanyak 4 buah saja. Potong jeruk dan peras airnya.

Garam dapur yang mempunyai kandungan yodium secukupnya (kurang lebih sebanyak 1 sendok kecil atau sendok teh saja).

Cara Membuatnya:

  1. Cara membuat nasi kuning ini sebenarnya sangat sederhana.
  2. Parut kunyit yang sudah dibersihkan dan campur air bersih secukupnya untuk merendam nasi kuningnya.
  3. Campur beras ketan dan beras biasa. Cuci bersih 2-3 kali untuk menghilangkan bau dan kotoran yang mungkin menempel.
  4. Masukkan campuran beras dan beras ketannya ke dalam parutan kunyit di atas yang sudah diberi tambahan air secukupnya.
  5. Aduk aduk sebentar sampai semua bahan tercampur dan rendam kurang lebih selama setengah jam supaya air kunyit meresap ke dalam berasnya.
  6. Siapkan tempat menanak nasi atau dandangnya. Hidupkan kompor dengan api sedang dan beri air secukupnya untuk mengukus nasinya. Kalau mau membuat resep nasi kuning rice cooker, beras kuning di atas bisa langsung dimasukkan ke dalam rice cookernya.
  7. Masukkan campuran beras dan beras ketannya ke dalamnya. Masak sampai setengah matang (berlaku juga buat yang pakai rice cooker).
  8. Sambil menunggu, teman teman bisa merebus santan yang sudah dipersiakan diatas dengan api kecil sedang saja.
  9. Masukkan sisa bahan yang lain (daun salam, batang serai dan garam beryodium) ke dalam rebusan santan.
  10. Aduk aduk terus pelan pelan supaya semua bahan tercampur rata dan santan tidak pecah.
  11. Setelah mendidih, api dimatikan lalu masukkan air jeruk nipis yang sudah diperas di atas. Aduk aduk kembali supaya semua bahan tercampur rata.
  12. Angkat nasi kuning setengah matangnya dari dandang. Masukkan ke dalam adonan santan di atas.
  13. Hidupkan api lagi dan aduk pelan pelan sampai semua bahan tercampur rata.
  14. Ulangi sampai santan meresap semua ke dalam nasi kuningnya. (Untuk yang memakai rice cooker, santan tinggal dimasukkan dan terus diaduk aduk sampai santan meresap semua. baru kemudian rice cooker ditutup lagi).
  15. Masukkan nasi yang sudah tercampur dengan santan ke dalam kukusan atau dandangnya lagi.
  16. Hidupkan kompor dan kukus sampai nasi benar benar matang dan empuk (kurang lebih 43-48 menit).
  17. Setelah matang, teman teman bisa mencetaknya dengan cetakan tumpeng atau cetakan bentuk yang lain sesuai selera.

(Tribunnewswiki.com/Wiene Wardhani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Nasi Tumpeng

ARTIKEL POPULER:

Lama Vakum, Komunitas Solo F1ZR Club Adakan Buka Bersama dan Tumpengan Syukuran di Kantor GridOto

Lolos dari OTT KPK, Caleg PPP Pulang Disambut Tarian Pencak Macan dan Potong Tumpeng

Dapat Dukungan dari Sebagian Alumni SMA Pangudi Luhur Sandiaga Uno Potong Tumpeng

 

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Panji Anggoro Putro
Sumber: TribunnewsWiki
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved