Tribun-Video Update
Mesir Sebut Pengusiran Palestina Garis Merah, Qatar Tuduh Israel Perpanjang Penjajahan
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM – Mesir dan Qatar melontarkan kecaman keras terhadap pernyataan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyinggung pemindahan warga Palestina melalui perbatasan Rafah.
Kementerian Luar Negeri Mesir menilai komentar Netanyahu.
Bagian dari upaya memperpanjang eskalasi konflik dan melanggengkan ketidakstabilan di kawasan.
Serta dinilai lepas tanggung jawab dari pelanggaran yang dilakukan Israle di Gaza.
Baca: Momen Gibran Ngeronda Bareng Bapak-bapak Kompleks, Pastikan Keamanan setelah Demo Ricuh di Jakarta
Mengutip dari Al Jazeera pada (5/9) bahwa mereka menegaskan praktik pemindahan paksa Palestina adalah garis merah yang tidak bisa dilewati.
Mesir menambahkan, langkah seperti itu merupakan pelanggaran terang-terangan.
Terhadap hukum humaniter internasional sekaligus kejahatan perang.
Mereka menolak keras jika Israel menjadikan negaranya sebagai saluran pengusiran warga Palestina.
Baca: Kelompok Hizbullah hingga Menteri Independen Mundur dari Sidang, Rencana Militer Lebanon Memanas
Menurut Doha, Israel terus berupaya menyingkirkan rakyat Palestina dari tanah mereka dengan dalih rencana rekonstruksi Gaza.
Sementara itu, Netanyahu dalam wawancara dengan media lokal mengklaim setengah dari warga Gaza ingin meninggalkan wilayah itu.
Ia menyebut dirinya bisa membuka Rafah, namun Mesir pasti akan segera menutupnya kembali.
Komentar kontroversial itu dianggap sebagai sinyal bahwa Israel berupaya memindahkan warga Gaza secara sistematis.
(Tribun-Video.com)
==
Artikel ini telah tayang di Al Jazeera dengan judul Egypt, Qatar condemn Netanyahu remarks on displacing Palestinians in Gaza
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Reka Alfa
Sumber: Tribun Video
Mancanegara
Warga Inggris Ngamuk! Serbu Pangkalan Militer Fairford Tuntut Tentara AS Angkat Kaki
9 jam lalu
Tribun Video Update
Serangan Skala Besar & Hari Berdarah Kembali Terjadi di Wilayah Gaza, Sembilan Warga Palestina Tewas
2 hari lalu
Mancanegara
Dukung Palestina! Kaum Yahudi Ortodoks di Yerusalem Bakar Bendera Israel & Kutuk Paham Zionisme
3 hari lalu
Internasional
MOMEN Kaum Yahudi Anti-zionis Bakar Bendera Israel & Bela Palestina: Tolak Pembentukan Israel!
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.