Kabar Tokoh

Jubir Prabowo Tak Sepakat Rizieq Bisa Pulang Asal Bayar Denda

Jumat, 12 Juli 2019 22:23 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Duta Besar (Dubes) RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengatakan, Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dapat pulang ke Indonesia asal membayar denda kelebihan izin tinggal atau overstay di Arab Saudi.

Habib Rizieq Shihab berada di Arab Saudi saat menghadapi sejumlah perkara hukum di Indonesia sejak April 2017 lalu.

Visa Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi telah habis per 9 Mei 2018 sebelum kemudian diperpanjang hingga 20 Juli 2018.

"Ya bayar denda (saudi menyebut Gharamah) over stay. 1 orang 110 juta, kalau lima orang ya tinggal kalikan saja," ujar Agus Maftuh Abegebriel saat dihubungi wartawan, pada Rabu (10/7/2019).

Namun Juru bicara Prabowo-Sandiaga Kawendra Lukistian tak sepakat dengan hal tersebut.

Kawendra Lukistian menyinggung soal ada tangan tak terlihat yang menghalangi Habib Rizieq Shihab untuk kembali ke Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kawendra Lukistian saat menjadi narasumber di acara Prime Talk, Metro TV pada Kamis (12/7/2019).

Mulanya Kawendra Lukistian membahas soal tujuan akhir dari sebuah rekonsialisi.

Diketahui saat ini tengah ramai diperbincangkan kepulangan Habib Rizieq Shihab menjadi salah satu syarat terjadinya rekonsiliasi Prabowo Subianto dan Jokowi.

"Target terakhir dari rekonsiliasi itu apa sih?" kata Kawendra Lukistian dikutip TribunJakarta.com, pada Jumat (12/7/2019).

"Artinya bagimana masyarakat ini sama-sama adem," tambahnya.

Ia mengatakan sudah sejak tahun 2014 masyarakat Indonesia hidup berkotak-kotak.

Kawendra Lukistian menilai kepulangan Habib Rizieq Shihab dapat menyatukan kembali masyarakat yang terpecah.

"Setelah polarisasi kemarin bahkan kalau kita mau narik panjang, dari 2014, 2017, bahkan 2019," ujar Kawendra Lukistian.

"Akan memberikan rasa yang luar biasa,"

"Beberepa kasus Habib Rizieq toh sudah SP3," tambahnya.

Kawendra Lukistian menceritakan Habib Rizieq Shihab sudah dua kali mencoba pulang ke Indonesia.

Namun Habib Rizieq Shihab tak diberikan izin oleh pihak Arab Saudi dan diminta untuk berdialog dengan pemerintah Indonesia.

"Pihak Habib Rizieq mengatakan sempat dua kali akan pulang ke Indonesia," kata Kawendra Lukistian.

"Tapi di bandara itu tidak diizinkan oleh Arab Saudi, setelah ditanya kenapa tidak diizinkan silakan Anda berkonsultasi dengan pemerintah Anda," tambahnya.

Kawendra Lukistian kemudian menyakini alasan Habib Rizieq Shihab tak dapat kembali ke Indonesia bukan karena seperti yang dikatakan Agus Maftuh Abegebriel.

Pasalnya jika hanya karena denda ratusan juta yang menghalangi Habib Rizieq Shihab untuk pulang, maka umat Islam dapat dengan mudah mengatasi hal tersebut.

"Yang jelas bukan persoal-soalan teknis seperti yang disampaikan Bapak Dubes soal overstay," kata Kawendra Lukistian.

"Hal-hal teknis itu bisa mudah lah diselesaikan tidak seberapa,"

"Bahkan umat islam juga patungan sehari selesai," ucapnya.

Menurut Kawendra Lukistian ada faktor X yang membuat Habib Rizieq Shihab tak dapat kembali.

Kawendra Lukistian menganggap faktot X itu hanya bisa diatasi oleh petinggi negara, yakni Jokowi.

"Kami menyebutnya ada faktor X," tutur Kawendra Lukistian.

"Ada invesible hand (tangan tak terlihat), mungkin Pak Dubes juga tak paham tentang ini, yang paham ini adalah Pak Jokowi,"

"Tidak mungkin dari pihak kami (tangan terlihat re)," imbuhnya.

Jubir Jokowi-Maruf Amin, Teuku Taufiqulhadi menganggap hal tersebut hanyalah asumsi pihak Prabowo-Sandiaga semata.

"Itu kan sebuah asumsi," ucap Teuku Taufiqulhadi.

"Bagaimana itu jika tak ada hubungan apapun dengan itu, bagaiman memang murni persoalan di sana?" tambahnya.(Tribunnews.com/Rr Dewi Kartika H)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dubes RI Sebut Rizieq Bisa Pulang Asal Bayar Denda, Jubir Prabowo Tak Sepakat & Beberkan Ini

ARTIKEL POPULER:

Istri Pertama Bahagia Temani Suaminya Menikah Lagi, Senang Melihat Suamiku Punya Istri Kedua

Penasaran dengan Suara Aneh dari AC, Pria Ini Hampir Berteriak Temukan Segerombolan Ular di Dalamnya

Kronologi Pembunuhan Mutilasi Wanita di Banyumas, Lidah Menjulur dan Tergigit

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved