Tribunnews WIKI

Mi Instan - Makanan di Tanggal Tua

Jumat, 12 Juli 2019 19:35 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM – Mi merupakan makanan yang berasal dari Tiongkok berdasarkan bukti sejarah tertulis yang mencatat Mi ditemukan di zaman East Han Dynasty pada 25-220 Masehi.

Mi Instan dibuat pertama oleh Momofuku Ando seorang berkebangsaan Jepang yang lahir di Taiwan.

Momofuku Ando juga merupakan pendiri dari perusahaan 'Nissin Foods' pada Desember 1958.

Momofuku Ando memulai bisnis makanan saat Jepang tengah dilanda krisis makanan setelah Perang Dunia II usai.

Pada saat itu Amerika Serikat sedang gencar-gencarnya menyumbangkan gandum ke Jepang yang sedang mengalami krisis pangan.

Akibatnya adalah harga gandum menjadi murah dan pemerintah Jepang menganjurkan rakyatnya untuk mengonsumsi roti dan terigu sebagai pengganti nasi.

Melihat banyaknya orang yang mengantri di kedai ramen membuat Momofuku Ando berpikir untuk menciptakan suatu ide guna mengatasi hal tersebut.

10 tahun kemudian tepatnya pada 1958 Momofuku berhasil menciptakan mi instan pertama di dunia.

Metode sederhana yang awalnya digunakan Momofuku Ando untuk menciptakan mi instan adalah memasak mi dalam kuah yang ada rasanya, kemudian deep fried dengan minyak kelapa sawit untuk mengeringkannya sehingga menjadi kering sama sekali.

Mi instan pertama, Chicken Ramen, buatan Momofuku Ando pertama dipasarkan dalam bungkus plastiK.

Pada 1971, Nissin Foods memperkenalkan cup noodles kepada dunia. (1)

Mi Instan di Indonesia

Mi Instan masuk ke masuk ke Indonesia pada pertengahan 1960-an. (2)

Mi instan pertama di Indonesia diperkenalkan oleh PT Lima Satu Sankyu dan PT Sanmaru Foods Manufacturing Indonesia Ltd.

PT Lima Satu Sankyu kemudian berganti nama menjadi PT Supermi Indonesia dan pada 1972 mengeluarkan merek mi instan pertama di Indonesia, Supermi.

Pada 1972 muncul merek mi instan kedua di Indonesia, Indomie, yang diproduksi oleh Indofood Sukses Makmur.

Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara pemakan mi instan terbanyak di dunia.

Masyarakat Indonesia mengonsumsi 12,62 juta porsi mi instan setiap tahun.

Di posisi pertama ada China dan Hong Kong, dengan tingkat konsumsi mencapai 38,97 juta porsi per tahun.

Sedangkan Jepang berada di posisi ketiga dengan tingkat konsumsi sebesar 5,66 juta porsi setiap tahun.

World Instant Noodles Association (WINA) mencatat pada 2017, ada 100,1 miliar porsi mi instan yang dikonsumsi di seluruh dunia.

Rata-rata mi instan dikonsumsi 270 juta porsi per harinya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan ekspor produk mi instan di Indonesia mencapai 121.988.025 kilogram (kg) per November 2018 atau senilai US$190,04 juta. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2017 sebanyak 108.026.392 kg, yang bernilai US$180,94 juta. (3)

Kandungan Gizi

Mi instan cenderung mengandung rendah kalori, serat, protein dan mengandung tinggi lemak, karbohidrat, sodium dan mikronutrien.
Dalam satu porsi mie instan mengandung:

  1. 219 kalori yang mengandung 14% lemak, 73% karbohidrat, dan 13% protein
  2. 3,3 gram total lemak
  3. 40,02 gram karbohidrat
  4. 7,22 gram protein
  5. 46mg kolesterol
  6. 378mg sodium
  7. Vitamin A 1%
  8. Kalsium 2%
  9. Zat besi 13% 

Energi yang didapat dengan mengonsumsi mi instan berasal dari karbohidrat, protein dan lemak.

Karena mi instan diolah dengan minyak, maka hampir 30% energi tersebut diperoleh dari minyak (mi instan dan bumbunya).

Sehingga dengan mengonsumsi mi instan asupan lemak ke dalam tubuh kita juga menin

Mi instan juga mengandung natrium sebesar 1070 mg.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi 2013, kebutuhan natrium orang dewasa (19-49 tahun) adalah 1500 mg dalam satu hari. (5)

Sehingga dengan kita mengonsumsi satu bungkus mi instan, beserta bumbunya, kebutuhan natrium kita sudah terpenuhi lebih dari 70% untuk satu hari.

Asupan lemak dan natrium yang tinggi meningkatkan resiko terjadinya gangguan pada pembuluh darah dan hipertensi.

Mi instan memiliki kandungan zat gizi baik energi, vitamin dan mineral.

Secara umum komposisi kandungan gizi dalam mi instan kurang sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia.

Untuk mencukupi gizi, ketika mengonsumsi mi instan bisa menambahkan sayuran atau sumber protein dari lauk.

(Tribunnewswiki.com/ Ami heppy)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mi Instan

ARTIKEL POPULER:

Istri Pertama Bahagia Temani Suaminya Menikah Lagi, Senang Melihat Suamiku Punya Istri Kedua

Penasaran dengan Suara Aneh dari AC, Pria Ini Hampir Berteriak Temukan Segerombolan Ular di Dalamnya

Kronologi Pembunuhan Mutilasi Wanita di Banyumas, Lidah Menjulur dan Tergigit

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #Tribunnews WIKI   #mi instan
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved