Minggu, 11 Januari 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Ada Ajakan Penjarahan di Medsos hingga Akun Livestreaming Disisipi Judol, Menkomdigi: Harus Waspada!

Senin, 1 September 2025 17:28 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkap adanya provokasi melalui media sosial buntut aksi demonstrasi di berbagai wilayah Indonesia.

Laporan masyarakat menunjukkan adanya ajakan penjarahan, penyerangan, hingga penyebaran isu SARA di ruang digital.

Hal ini disampaikan Meutya Hafid melalui unggahan Instagram pribadinya, Senin (1/9).

"Kami juga menemukan adanya informasi keliru yang disebarkan, baik secara sengaja maupun tidak sengaja, dengan kecepatan penyebaran yang sangat tinggi mirip banjir bandang yang menenggelamkan informasi yang benar, masukan, kritikan konstruktif, atau aktivitas produktif, seperti pembelajaran, UMKM, dan sebagainya," ujarnya.

Baca: Tindaklanjuti Perintah Prabowo, Kapolri: Kami akan Tangkap Pelaku Pembuat Kerusuhan sesuai Hukum

Selain provokasi, ditemukan pula penyebaran informasi hoaks yang menyebar sangat cepat sehingga menenggelamkan informasi fakta dan aktivitas produktif.

Lantas, Meutya menegaskan pola penyebaran ini mirip banjir bandang yang merusak ekosistem digital.

Selain itu, Menkomdigi juga memaparkan temuan monetisasi dari siaran langsung demonstrasi yang justru dimanfaatkan untuk keuntungan finansial. 

Monetisasi itu memungkinkan akun memperoleh penghasilan lewat iklan, donasi, maupun gifts dalam jumlah besar.

Baca: LIVE: Prabowo Jenguk Belasan Polisi yang Terluka di RS Polri saat Amankan Demo yang Ricuh

Lebih mencengangkan, beberapa akun yang memonetisasi siaran aksi demonstrasi diketahui terhubung dengan jaringan judi online.

Menanggapi hal itu, Meutya menyebut adanya aliran dana signifikan yang mengalir lewat platform digital selama kericuhan berlangsung.

Meski demikian, pemerintah tetap menghormati masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan tertib.

Ia mengimbau agar publik tidak terprovokasi, tetap menyebarkan informasi terverifikasi, dan menjaga ruang digital agar tidak dimanfaatkan pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menkomdigi Sebut Ada Ajakan Penjarahan di Medsos hingga Akun Livestreaming Disisipi Judol

Program: Tribunnews Update
Host: Anggraheni Widya Witari
Editor: Nur Rohman Urip
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Anggraheni WidyaWitari
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Menkomdigi   #medsos   #Judol   #penjarahan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved