Tribunnews WIKI

API - Sedikit yang Tahu Ini Penjelasannya

Kamis, 11 Juli 2019 21:59 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Api bukanlah suatu bentuk materi.

Api adalah efek yang terlihat dari proses pembakaran.

Api terjadi karena adanya oksigen di udara dan bahan bakar.

Bahan bakar harus dipanaskan pada suhu tertentu yang dikenal sebagai suhu pembakaran (ignition temperature) agar terjadi pembakaran.

Reaksi akan terus berlangsung selama ada cukup panas, bahan bakar dan oksigen.

Ketiga elemen pembentuk api itu dikenal sebagai segitiga api.

Reaksi kimia ini akan menghasilkan sejumlah energi dalam wujud panas dan cahaya–yang akhirnya kita lihat sebagai api.

Reaksi pada api merupakan reaksi eksotermis, artinya terdapat energi yang dilepaskan.

Pelepasan energi yang tiba-tiba ini menyebabkan kenaikan suhu, kadang sampai ribuan derajat Celsius.

Dalam nyala lilin atau api kecil, sebagian besar materi dalam api kecil terdiri dari gas panas.

Api yang sangat panas melepaskan energi yang cukup untuk mengionisasi atom-atom gas, membentuk keadaan materi yang disebut plasma.

Contoh nyala api yang mengandung plasma termasuk yang dihasilkan oleh obor plasma dan reaksi termit.

Pembakaran adalah ketika bahan bakar bereaksi dengan oksigen untuk melepaskan energi panas.

Pembakaran bisa lambat atau cepat tergantung pada jumlah oksigen yang tersedia.

Pembakaran yang menghasilkan nyala sangat cepat disebut terbakar.

Pembakaran hanya dapat terjadi antar gas.

Bahan bakar bisa berupa benda padat, cair atau gas.

Selama reaksi kimia yang menghasilkan api, bahan bakar dipanaskan sedemikian rupa sehingga (jika belum menjadi gas) melepaskan gas dari permukaannya.

Hanya gas yang dapat bereaksi dalam pembakaran.

Gas terdiri dari molekul (kelompok atom).

Ketika gas-gas ini cukup panas, molekul-molekul dalam gas pecah dan fragmen molekul bergabung kembali dengan oksigen dari udara untuk membuat molekul produk baru - molekul air (H2O) dan molekul karbon dioksida (CO2) - dan produk lainnya.

Penyusun

Sumber Panas

Sumber panas merupakan salah satu unsur terbentuknya api.

Contoh sumber panas yaitu:

Faktor alam: seperti petir atau panas dari gunung berapi
Energi panas listrik: panas listrik dapat timbul dari arus pendek, konsleting, percikan api karena listrik, pemanasan dielektrik seperti pada microwave (gelombang mikro), dan listrik statis.
Energi panas mekanis: panas mekanis dapat terjadi karena adanya gesekan atau
Energi panas kimia: contoh dari energi panas kimia yaitu reaksi panas pembakaran, panas akibat dekomposisi, panas larutan, dan pemanasan spontan.
Energi panas nuklir
Energi panas matahari

Oksigen

Di dalam udara yang kita hirup terdapat bermacam-macam unsur seperti nitrogen, argon, dan salah satunya adalah oksigen.

Oksigen dengan kadar minimum 16% dapat menjadi unsur penting pembentuk api.

Sedangkan dalam udara normal yang kita hirup terdapat kandungan 20% oksigen.

Sehingga pasokan oksigen idealnya sewaktu-waktu bisa mendukung terjadinya api. (3)

Warna

Warna api biasanya menunjukkan suhu dan bahan bakar.

Contohnya api lilin.

Dekat sumbu lilin yang terbakar, api berwarna kebiruan, di sini adalah lokasi api sangat panas.

Selubung kehitaman yang melingkupi warna biru pada lilin adalah sumbu lilin yang belum terbakar.

Lalu, ada sedikit gradasi warna oranye, hal ini disebabkan karena jelaga (bagian putih) dari lilin terpapar panas.

Jelaga ini suhunya paling panas di bagian atas dekat sumbu lilin.

Maka, cahaya yang melingkupi gradasi warna oranye akan berwana putih kekuningan.

Suhu api putih kekuningan ini sekitar 800 °C.

Adapun ujung api dari lilin hasil akhirnya adalah uap air.

Aplikasi menggunakan warna ini biasanya dimanfaatkan para pandai besi tradisional untuk mengetahui suhu dari bahan yang mereka gunakan saat bekerja.

Meski warna nyala api dapat dijadikan acuan yang memberi kita petunjuk tentang suhunya, hal tersebut tidak dapat dijadikan faktor mutlak.

Bahan bakar api juga menyumbang pancaran cahaya warna api.

Contoh paling mudah adalah kembang api, dimana natrium menyumbang warna kuning, litium berwarna merah, kalium berwarna ungu, dan lain sebagainya. (3)

Cara Memadamkan

Untuk memadamkan api, hilangkan salah satu elemen dari pembentuk api.

Misalkan, kita menghilangkan oksigen dengan cara menutup area sekitar api, atau dengan menggunakan Alat Pemadam Api yang biasanya berisi karbondioksida.

Cara lain yang juga ampuh adalah menggunakan air.

Ketika air dihamburkan ke dalam api, air akan menyerap sebagian besar panas yang dihasilkan oleh reaksi pembakaran.

Oleh karena panas tersebut diserap oleh air, tidak ada cukup energi panas untuk melakukan aktivasi reaksi pembakaran. (4)

(TribunnewsWiki/Indah)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tentang Api

ARTIKEL POPULER

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dari HP Melalui Aplikasi BPJSTKU, Bisa Kapan Pun dan di Mana Pun

Cara Cek Nomor Telkomsel di HP

Cara Cek Nomor Indosat di HP

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #Tribunnews WIKI   #api
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved