Terkini Nasional

Menjajal Armada Jak Lingko ber-AC Ditengah Memburuknya Udara Jakarta

Kamis, 11 Juli 2019 21:47 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUN-VIDEO.COM, TANAH ABANG - Ditengah buruknya kondisi udara di ibukota, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan uji coba pengoperasian angkutan kota ber-AC dalam program Jak Lingko.

Dengan moda transportasi ini, masyarakat pun bisa naik angkot dengan nyaman tanpa harus menghirup polusi udara yang dikeluarkan oleh knalpot kendaraan.

Pasalnya, seluruh kaca dan pintu Jak Lingko ber-AC selalu tertutup rapat saat kendaraan tersebut berjalan.

TribunJakarta.com pun berkesempatan menjajal salah satu armada Jak Lingko ber-AC yang melayani trayek Tanah Abang-Kota.

Berbeda dibandingkan armada Jak Lingko pada umumnya yang berwarna biru muda, kendaraan Jak Lingko ber-AC ini berwarna silver dan ada juga yang berwarna putih.

Sebelum memulai perjalanan dari shelter Jak Lingko di Tanah Abang, TribunJakarta.com terlebih dahulu menyerahkan kartu Jak Lingko kepada pengemudi untuk di tap di mesin yang ada di dashboard mobil.

Kartu Jak Lingko ini sendiri bisa dibeli di seluruh halte bus Transjakarta seharga Rp30 ribu dengan isi saldo sebesar Rp10 ribu.

Meski kartu tersebut memiliki saldo sebesar Rp10 ribu, namun masyarakat sendiri bisa menikmati layanan Jak Lingko secara cuma-cuma atau gratis.

"Tidak dikenakan biaya, masyarakat bisa menikmati layanan ini gratis asalkan punya kartu Jak Lingko," ucap Agustinus, pengemudi Jak Lingko, Selasa (8/7/2019).

"Kecuali kalau transit naik Transjakarta atau KRL baru kena biaya," tambahnya.

Selama perjalanan ini, semburan AC dari bagian depan mobil pun cukup terasa hingga bangku penumpang yang berada di bagian paling belakang.

Kondisi di dalam angkot Jak Lingko ber-AC ini pun tampak bersih. Tidak ditemukan sampah berserakan di dalamnya.

Selain itu, bangku penumpang Jak Lingko ber-AC ini pun terasa lebih nyaman dibandingkan angkot pada umumnya lantaran memiliki busa yang lebih tebal.

Tak hanya itu, pengemudi Jak Lingko ini pun tampak tidak ugal-ugalan seperti angkot pada umumnya.

Hal ini pun membuat nyaman para penumpang di dalamnya, meski perjalanan dari Tanah Abang menuju Kota memakan waktu lebih dari satu jam lantaran kondisi jalan yang sangat padat.

Seperti yang diungkapkan oleh Sukarma (58), warga Tanah Abang yang lebih memilih menggunakan Jak Lingko ber-AC bersama kedua cucunya dibandingkan angkot pada unumnya.

"Ini lebih nyaman dibanding angkot biasanya, apalagi cucu saya yang paling kecil suka mengeluh kepanasan kalau naik angkot, ditambah macet pasti jalan," ujarnya.

Udara di Jakarta yang disebut semakin memburuk juga menjadi salah satu faktor dirinya lebih memilih menggunakan Jak Lingko ber-AC ini.

"Kalau naik angkot biasa yang bikin enggak tahan itu debu dan asap knalpot kendaraan, apalagi kalau lagi macet," kata Sukarma.

Hal senada turut disampaikan oleh Dini, pegawai swasta ini mengaku bersyukur Pemprov DKI Jakarta telah mengoperasikan angkot ber-AC demi menambah kenyamanan masyarakat menggunakan moda transportasi umum.

"Nyaman sih naik ini, macet pun enggak terasa karena ber-AC," ucapnya.

Meski demikian, ia menilai, sosialisasi angkutan ber-AC ini dirasa kurang lantaran sedikitnya jumlah penumpang yang menggunakannya.

"Mungkin kalau hari libur ramai yaa karena gratis, tapi kalau hari kerja, paling selama ini yang saya tahu cuma ada lima sampai enam penumpang saja," kata Dini.

Ia pun berharap, armada angkot ber-AC ini pun kembali ditambah karena saat ini jumlahnya dirasa masih sangat kurang.

"Harapan saya sih yang ber-AC semogga semakin ditambah biar menunggu di haltenya tidak terlalu lama," ucapnya.

Uji coba pengoperasian Jak Lingko ber-AC ini sendiri sudah dilakukan sejak 1 Juli 2019 lalu.

Kurang lebih sebanyak lima armada Jak Lingko ber-AC ini melayani rute Tanah Abang-Kota. (*)

ARTIKEL POPULER:

Viral di FB Mobil Parkir di Dalam Warung Pecel Lele

VIRAL OF THE DAY: Anak Wakil Wali Kota Tidore Kerja Jadi Kuli Bangunan

VIRAL OF THE DAY: Dua Pria Mencuri Tas dengan Menggunakan Selimut di Kereta Api

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved