Minggu, 31 Agustus 2025

Tribunnews Update

Mahfud MD Dukung Demo 100 Persen: Tapi Sudah Terlalu Jauh Memakan Korban, Polri Harus Tanggung Jawab

Sabtu, 30 Agustus 2025 20:04 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku mendukung protes yang disuarakan rakyat.

Namun, menurutnya, aksi protes yang kini terjadi sudah terlalu jauh lantaran memakan korban jiwa maupun materiil.

Baca: Demo Keos Berujung Pembakaran DPRD, Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri ke Hambalang

Keterangan tersebut disampaikan Mahfud lewat akun YouTube Mahfud MD Official, Sabtu (30/8/2025).

"Kita setuju perkeras saja protes. Kita mengerti itu. Tetapi yang terjadi sekarang mungkin sudah terlalu jauh," kata Mahfud.

Ia menegaskan, dirinya 100 persen mendukung aksi demonstrasi jika ada ketidakpuasan atau anggapan kesalahan dari para pejabat pemerintah dan lembaga-lembaga politik.

Baca: Bak Menghilang! Ke Mana Wakil Presiden Gibran saat Gejolak Demonstrasi Mengguncang Indonesia?

Akan tetapi, Mahfud menyebut situasi aksi demonstrasi sekarang ini sudah mencekam.

Ia mendesak agar masalah ini segera diselesaikan oleh pihak yang berwajib.

"Ini harus diselesaikan. Masalah utamanya apa? Masalah utama yang kita lihat itu adalah akumulasi kekecewaan memang," imbuhnya.

Mahfud mencontohkan sejumlah korban dalam aksi beberapa hari ini, di antaranya kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob Polri.

Baca: Tragis! Rekaman Suara Terakhir ASN sebelum Tewas Terjebak saat DPRD Makassar Dibakar Oknum Pedemo

Kemudian pembakaran gedung DPRD di Kota Makassar juga menewaskan tiga orang.

Lebih lanjut, pakar hukum tata negara ini mendapat informasi bahwa ada polisi di Bandung yang dikejar-kejar oleh massa.

Di sisi lain, ada juga sekelompok polisi yang menangkap dan mengeroyok seorang massa aksi demo.

Menurut Mahfud, kondisi ini sudah tidak sehat.

Baca: Mahfud: Pendemo Tak Bisa Disalahkan, Aparat yang Tabrak Ojol Harus Dikasihani, Salah Pejabat Korup

Ia memahami betul bahwa posisi aparat penegak hukum sedang terjepit di lapangan.

Namun, Mahfud tetap meminta petinggi Polri bergerak agar demo tidak semakin parah dan memakan korban jiwa.

Ia juga mengingatkan rakyat bahwa aparat sebenarnya bukanlah musuh mereka, begitu juga sebaliknya.

Namun, rakyat menjadi korban kebijakan para pejabat yang korup dan serakah.

Baca: Mahfud: Pendemo Tak Bisa Disalahkan, Aparat yang Tabrak Ojol Harus Dikasihani, Salah Pejabat Korup

"Anda harus menanggung akibat karena kebijakan-kebijakan dan para pejabat serta pemimpin yang korup sebenarnya, dan penyelesaiannya harus di sini," pungkasnya. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

# TRIBUNNEWS UPDATE # Mahfud MD # demo # unjuk rasa # Polri
Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Muhammad Adnan Hidayat
Sumber: Tribun Video

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Mahfud MD   #demo   #unjuk rasa   #Polri

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved