Tribunnews Update
Perdana Menteri Thailand Dicopot MK, Terbukti Bersalah Langgar Etik soal Telepon Eks PM Kamboja
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Mahkamah Konstitusi (MK) Thailand tegas mencopot pimpinan negara yakni Perdana Menteri (PM) Paetongtarn Shinawatra dari jabatannya.
Pencopotan jabatan Perdana Menteri itu dilakukan MK Thailand pada Jumat (29/8/2025).
Baca: Tentara Thailand Kocar-kacir seusai Kamboja Pasang Ranjau Darat Jenis PMN-2 di Kuil Ta Kwai
PM Thailand dinyatakan bersalah atas pelanggaran etik terkait bocornya panggilan telepon dengan mantan PM Kamboja Hun Sen.
Berdasarkan putusan MK Thailand itu, tindakan PM dianggap tidak menjaga harga diri bangsa.
PM Thailand disebut mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan negara.
Baca: PM Thailand Dikecam Warganya Tak Becus Kerja, Dinilai Lamban Tangani Konflik dengan Kamboja
Sehingga hal itu menjadi pelanggaran serius hingga diputuskan melanggar etik.
Dengan putusan MK itu, Paetongtarn yang sudah diskors sebelumnya akan meninggalkan posisinya sebagai PM secara resmi.
Adapun percakapan Paetongtarn dengan Hun Sen dikritik keras lantaran terdengar mendiskreditkan militer Thailand saat berusaha mencari solusi untuk masalah diperbatasan.
PM Thailand telah meminta maaf dan menjelaskan bahwa ucapannya di telepon itu murni bagian dari upaya negosiasi.
Baca: PM Thailand Diserbu Kritik di Tengah Derita Pengungsi Imbas Perang Kamboja
Ia juga berjanji tidak akan terlibat dalam pembicaraan pribadi dengan Hun Sen.
Namun berdasarkan putusan MK, Perdana Menteri Thailand itu resmi dicopot dari jabatannya. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
# TRIBUNNEWS UPDATE # Perdana Menteri # Thailand # Paetongtarn Shinawatra
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Muhammad TaufiqRahman
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Rudal Meluncur di Tel Aviv saat Gencatan Senjata, Wacana Sanksi 50% Trump
7 hari lalu
Tribunnews Update
Wacana Trump Berlakukan Sanksi 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata Iran Selama Gencatan Senjata
7 hari lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Dihujat Oposisi seusai Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Dinilai Bakal Buat Bencana Politik
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
TAUD Bawa Bukti dari Investigasi, Laporkan soal Dugaan Keterlibatan Sipil di Kasus Aktivis KontraS
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Muhammad Sarmuji Ungkap Strategi Pemilu 2029 Partai Golkar dalam Silaturahmi & Halal Bihalal
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.