Minggu, 31 Agustus 2025

Tribunnews On Focus

[FULL] Pelanggaran SOP Berat Ulah Brimob Lindas Ojol, Pakar: Jangan Cuma Bawahan, Atasan juga Sanksi

Jumat, 29 Agustus 2025 18:22 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Satu nyawa melayang dalam kericuhan unjuk rasa yang berlangsung pada Kamis (28/8) di Jakarta,

Ironi pun mencuat. 

Baca: Massa Menjarah Monitor hingga Kardus dari Gedung yang Dibakar Dekat Mako Brimob, Demonstran Bersorak

Rantis berlapis baja yang seharusnya melindungi ketertiban, justru membawa maut di tengah kerumunan sipil.

Seorang driver ojek online tewas saat kepolisian berusaha membubarkan massa dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung hingga malam.

Penanganan demo oleh kepolisian sering kali menuai sorotan tajam. Alih-alih meredam, justru muncul korban luka bahkan jiwa. 

Baca: PENGAKUAN Sopir Mobil Rantis Brimob Lindas Ojol hingga Tewas: Kalau Berhenti Saya Bakal Dihabisi

Hal ini menimbulkan pertanyaan serius: apakah polisi sudah benar-benar mengedepankan pendekatan demokratis atau masih mengutamakan gaya represif

Bagaimana kita berkaca dari tragedi ini?

Saya akan membahasnya bersama dengan

Baca: Suasana Demo Mencekam, Massa Mahasiswa Merangsek Masuk Mako Brimob: Polisi Anj*ng, Pembunuh

Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menyebut bahwa kepolisian kerap dihadapkan dengan masyarakat.

Kepolisian juga perlu melakukan evaluasi atas apa yang terjadi dalam aksi demo.

Bambang Rukminto menegaskan bahwa Kasatgas lapangan harus ikut mendapatkan sanksi. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

# Tribunnews On Focus # Pelanggaran SOP # Brimob # ojol # ojek online # Prabowo
Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Nila
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved