Regional
Update Kematian Pimpinan Bank BUMN Jakpus 15 Orang Terlibat, Ada Transaksi Bernilai Besar?
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Polda Metro Jaya mengungkap kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) bank BUMN di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Para pelaku yang berjumlah empat orang dijanjikan imbalan berupa uang dalam jumlah besar untuk melancarkan aksinya.
Uang tersebut diberikan sebagai bentuk motivasi agar para pelaku bersedia menjalankan perintah yang diberikan oleh seorang dalang.
Namun, realitanya, mereka baru menerima sebagian kecil dari jumlah yang dijanjikan.
Imbalan itu hanya berupa uang muka yang nilainya diperkirakan tidak lebih dari Rp 50 juta.
Motif ekonomi menjadi salah satu latar belakang kuat mengapa keempat orang itu bersedia melakukan penculikan.
Kini 15 orang ditangkap terkait kasus yang menewaskan Mohamad Ilham Pradipta (37).
Penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, dari total itu, sembilan orang ditangkap Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras).
Sedangkan enam lainnya diamankan Subdirektorat Reserse Mobil (Subdit Resmob).
"Ada 15 orang yang kami tangkap," ujar Ade Ary, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2025).
Empat pelaku penculikan Mohamad Ilham Pradipta (37), Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) bank BUMN di Cempaka Putih mengaku ada keterlibatan oknum dalam kasus ini.
Hal ini disampaikan kuasa hukum para penculik, Adrianus Agal, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2025).
Bahkan empat pelaku telah meminta perlindungan ke Panglima TNI hingga Kapolri.
"Kami dari pihak keluarga sudah meminta perlindungan hukum ke Panglima TNI, kami juga sudah minta perlindungan hukum ke Kapolri, karena ada dugaan oknum," kata Adrianus Agal.
Sementara Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Freddy Ardianzah mengatakan belum mendapatkan informasi dari Polda Metro Jaya terkait keterlibatan prajurit.
Pihaknya menghormati proses hukum yang sedang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum PMJ.
"Sampai saat ini saya belum mendapat info dari Polda Metro Jaya terkait keterlibatan prajurit dalam kasus ini,” kata Mayjen Freddy saat dikonfirmasikan, Selasa (26/8/2025).
Dia juga memastikan akan mengkroscek terkait dugaan keterlibatan prajurit tersebut.
(Tribun-Video.com/Tribuntangerang.com)
Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com dengan judul 15 Orang Ditangkap Terkait Penculikan dan Pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta
#Update #Kematian #PimpinanBank #BankBUMN #Jakpus #JakartaPusat #TransaksiBesar #KasusBank #KriminalJakpus #BeritaJakarta #Jakarta #DKIJakarta #Indonesia #KabarJakpus #KasusBUMN #PimpinanBankMeninggal #15OrangTerlibat #MisteriKematian #TransaksiMencurigakan #KasusJakarta #BeritaTerbaru #PeristiwaJakpus #KabarJakartaPusat #KejadianJakarta #InfoTerkini #BeritaHariIni #UpdateKasus #JakartaNews #IndonesiaUpdate #BreakingNews
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Rifqi Khusain
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Tangis Pilu Ayah di Medan Lihat Anak Tewas Dianiaya Tangan Terikat Usai Curi Matoa: Hukum Pelaku
4 hari lalu
Tribunnews Update
Pria di Medan Tewas Dianiaya dengan Tangan Terikat Gegara Curi Buah Matoa di Pekarangan Warga
4 hari lalu
Terkini Daerah
Rekam Jejak Yogi Iskandar Otak Pengeroyokan Ayah Pengantin di Purwakarta yang Seorang Residivis
5 hari lalu
Tribunnews Wiki Update
Sosok Yogi Pelaku Utama Pengeroyokan Ayah Pengantin di Purwakarta, Ternyata Eks Napi Curat
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.