Sabtu, 13 Juni 2026

Tribunnews WIKI

Roti Buaya - Ternyata Buaya Itu Setia

Rabu, 10 Juli 2019 18:28 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Roti Buaya adalah makanan khas dari Betawi.

Roti tawar berbentuk sepasang buaya ini mengandung makna kesetiaan.

Roti Buaya pada tempo dulu disimpan oleh pengantin pada lemari pakaiannya. Tidak dimakan apalagi dibagikan pada tamu.

Buaya sendiri telah menjadi hewan yang dianggap suci oleh orang Betawi sejak zaman leluhur.

Seekor buaya hanya mempunyai satu pasangan seumur hidupnya. Atas kepercayaan inilah, orang Betawi menggunakan buaya sebagai perlambang kesetiaan. Dalam pernikahan diharapkan agar pasangan saling setia.

Dulu, roti buaya sengaja dibuat sekeras mungkin, semakin keras roti, semakin baik kualitas roti tersebut. Tujuan sebenarnya dari pembuatan roti buaya ini bukan untuk dimakan

Roti buaya akan dipajang di tengah-tengah ruangan hingga acara pernikahan selesai. Setelah itu, roti tersebut akan ditaruh di atas lemari pakaian di kamar pengantin. Karena roti buaya tersebut keras dan tidak punya rasa, roti ini pun akan tahan lama.

Kualitas roti buaya yang tahan lama dilihat dari keras tidaknya roti. Roti buaya akan dibiarkan hingga hancur dan berbelatung di atas lemari. (1)

Sejarah

Kehadiran roti buaya dalam pernikahan adat betawi dipengaruhi oleh datangnya bangsa Eropa ke Indonesia.

Jika orang eropa menunjukkan cinta dengan memberi bunga, maka orang Betawi menganggap perlu ada simbol lain untuk menyatakan cinta.

Maka dipilihlah roti dengan bentuk buaya inilah sebagai simbol dari cinta.

Bentuk buaya dipilih karena perilaku buaya yang hanya menikah sekali sepanjang hidupnya, masyarakat Betawi meyakini hal itu secara turun temurun.

Roti Buaya ini dibuat sepasang, yang betina ditandai dengan roti buaya kecil yg diletakan di atas punggungnya atau di samping. Maknanya adalah kesetiaan berumah tangga sampai beranak cucu.

Awal dibuat roti buaya dibuat dengan tekstur yang keras dan sengaja dibiarkan sampai membusuk. Hal ini menyimbolkan bahwa pasangan yang menikah langgeng hingga akhir hayat.

Namun seiring dengan perubahan zaman, roti buaya dibuat dengan tekstur lebih lembut sehingga dapat dimakan.

Roti buaya pun dibagi-bagi kepada kerabat yang belum menikah dengan harapan dapat segera menyusul untuk menikah. (2)

Resep

Bahan yang digunakan :

1000 gram tepung terigu
250 gram gula pasir halus
100 gram margarine atau mentega
15 gram susu bubuk
3 butir telur ayam
25 gram ragi bubuk instan
70 cc air es
15 gram garam dapur
Pewarna makanan secukupnya (3)

Cara Membuat:

  1. Ambil satu wadah lalu masukan margarine aatu mentega dan gula pasir halus kocok dengan menggunakan mixer.
  2. Tambahkan tepung terigu, gula pasir halus, susu bubuk, ragi bubuk instan, garam dapur dan pewarna makanan aduk perlahan sampai tercampur rata.
  3. Masukan satu persatu telur ayam kocok hingga rata.
  4. Tuangkan sedikit demi sedikit air es sambil dikocok kembali hingga merata.
  5. Agar adonan mengembang sempurna, diamkan dahulu selama kurang lebih 30 menit.
  6. Ambil adonan secukupnya dan bentuk menyerupai demgan buaya.
  7. Terus bentuk sampai adona habis.
  8. Letakan diatas loyang yang telah diolesi margarine lalu masukan dalam oven dan panggang selama kurang lebih 25 menit atau hingga matang.
  9. Jika sudah matang keluarkan roti buaya dari dalam oven.
  10. Dan roti buaya siap untuk dihidangkan. (3)

(Tribunnewswiki.com/Wiene Wardhani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Roti Buaya

ARTIKEL POPULER:

VIRAL OF THE DAY: Dua Pria Mencuri Tas dengan Menggunakan Selimut di Kereta Api

VIRAL OF THE DAY: Anak Wakil Wali Kota Tidore Kerja Jadi Kuli Bangunan

Viral di FB Pria Pukuli Pemuda Keterbelakangan Mental

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki

Tags
   #Tribunnews WIKI   #Roti Buaya

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved