Senin, 13 April 2026

Tribunnews WIKI

Vertigo, Penyakit yang Membuat Penderita Merasakan Lingkungan Sekitar seperti Berputar

Selasa, 9 Juli 2019 23:11 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Vertigo merupakan sebuah keadaan penderita merasakan lingkungan sekitar seperti berputar dan melayang.

Vertigo berasal dari bahasa latin vertere yang berarti memutar.

Vertigo sering disebut dengan pusing tujuh keliling.

Pada kondisi ini penderita vertigo akan merasa pusing dan lingkungan terasa berputar walaupun penderita tersebut tidak bergerak.

Vertigo juga disebabkan karena kelainan atau gangguan keseimbangan dan kelainan pada telinga.

Ketika mengalami vertigo, penderita akan merasakan sakit dibagian kepala dan disertai dengan rasa mual.

Vertigo dapat terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung beberapa detik.

Penyebab

Vertigo memiliki dua jenis yaitu :

Vertigo Periferal

Vertigo jenis ini disebabkan adanya gangguan pada telinga bagian dalam.

Bagian tersebut berfungsi mengatur keseimbangan tubuh.

Vertigo ini juga disebabkan hal lain seperti :

Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV):
BPPV ini dipicu karena perubahan posisi dan gerakan kepala yang secara tiba-tiba.

Kondisi ini bisa terjadi saat bangun tidur dan gerakan mendongakkan kepala.

Kondisi ini juga dapat terjadi oleh orang-orang yang pernah melakukan operasi telinga.

Labirintitis:
Labirinriris adalah peradangan dan infeksi yang terjadi di telinga bagian dalam.

Vestibular neuronitis:
Hal ini merupakan peradangan yang terjadi pada bagian saraf telinga yang terhubung langsung dengan otak.

Penyakit Meniere:
Penyakit ini mampu menyebabkan vertigo semakin parah.

Gejala penyakit meniere dapat ditandai telinga berdenging dan kehilangan pendengaran.

Vertigo Central:
Vertigo central terjadi karena terdapat masalah pada otak.

Otak kecil atau cerebllum ini merupakan bagian otak yang berpengaruh terhadap vertigo central.

Penyebab vertigo central ini dapat disebabkan dari beberapa kondisi berikut :

Multiple Sclerosis:
Multiple sclerosis merupakan gangguan sinyal saraf yang terjadi pada sistem saraf otak dan tulang belakang.

Hal ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh seseorang.

Neuroma akustik:
Neuroma akustik adalah tumor jinak yang tumbuh pada sistem saraf yang menghubungkan telinga dengan otak.

Penyakit ini disebabkan oleh kelainan genetik.

Konsumsi obat-obatan yang menimbulkan efek samping vertigo

Diagnosis vertigo dilakukan mulai dari sensasi vertigo yang dialami.

Kemudian pemicu timbulnya vertigo dan seberapa sering vertigo tersebut muncul.

Dokter akan bertanya riwayat medis, termasuk riwayat migrain, cedera kepala atau infeksi telinga, dan obat-obatan yang dikonsumsi.

Berikut pemeriksaan yang dilakukan pada penderita vertigo:

Tes Impuls Kepala:
Dalam tahapan ini pasien diminta untuk menatap ujung hidung seseorang dan kepalanya digerakan ke satu sisi dengan cepat.

Apabila pasien fokus menatap hidung orang tersebut selama gerakan berlangsung, maka pasien mendapatkan hasil negatif untuk vertigo.

Tes Romberg:
Pada tahapan ini pasien akan diminta untuk berdiri dengan dua kaki yang dirapatkan.

Kemudian kondisi mata harus tertutup selama beberapa detik.

Apabila pasien kehilangan keseimbangan saat menutup mata, maka pasien tersebut dapat dikatakan menderita vertigo.

Tes Unterberger:
Posisi pasien berdiri dengan kaki lurus ke depan dan mengangkat lutut setinggi mungkin dengan mata terpejam.

Pasien yang mengalami vertigo akan berputar ke samping, ke arah sisi yang bermasalah.

Tes Nistagmus:
Pasien akan dipantau dengan menggunakan alat Electronystagmographu (ENG) dan Videonystagmography (VNG).

Alat tersebut berguna untuk merekam gerakan mata menggunakan kacamata khusus.

Pemeriksaan Pendengaran:
Pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter THT apabila pasien mengalami telinga berdengung atau kehilangan pendengaran.

Pemeriksaan Penunjang:
Dokter akan melakukan serangkaian tes penunjang lain seperti tes darah, tes urin, foto rontgen, CT scan, dan MRI.

Vertigo memiliki gejala yang dapat dirasakan seperti keadaan lingkungan yang berputar.

Terdapat gejala vertigo lain seperti:
Mual
Muntah
Pergerakan bola mata yang tidak normal
Berkeringat
Kehilangan pendengaran
Tinnitus
Anggota tubuh tersa lemah
Penglihatan mulai berbayang
Mengalami kesulitan berbicara
Kesadaran menurun
Respon melambat
Mengalami kesulitan berjalan
Demam

Apabila dibiarkan, vertigo dapat menyebabkan gangguan lain yang lebih berbahaya.

Berikut bahaya vertigo antara lain:
Stroke
Kehilangan pendengaran
Gangguan pada gerakan bola mata
Meningkatkan risiko kecelakaan saat berkendara
Kehilangan keseimbangan

Ketika mengalami penyakit vertigo, penderita vertigo dapat mengonsumsi beberapa obat seperti antihistamin, benzodiazepine, dan anti muntah.

Untuk meredakan gejala vertigo, dapat dilakukan hal berikut ini:
Berbaring
Duduk ketika vertigo mulai terasa
Hindari penggunaan komputer, menonton televisi, dan menyalakan lampu yang terlalu terang
Perbanyak minum air putih
Menggerakkan tubuh dan kepala tertentu dengan posisi khusus dan dilakukan secara berlawanan
Duduk tegak di sisi tempat tidur dengan posisi kedua kaki digantung

Beberapa cara untuk mencegah gejala-gejala vertigo:
Hindari gerakan secara tiba-tiba
Duduk apabila vertigo mulai menyerang
Menggunakan bantal ketika tidur
Menggerakkan kepala dengan perlahan
Hindari posisi kepala mendongkak
Batasi konsumsi garam
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria Cika)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Vertigo

ARTIKEL POPULER:

VIRAL OF THE DAY: Pria Makassar yang Nikahi Wanita Asal Eropa, Viral seusai Diunggah di FB

Viral Anak Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Rafdi Marajabessy Kerja Jadi Kuli Banguanan

VIRAL OF THE DAY: Video Maaf-maafan Pencuri Motor dengan Korbannya

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Panji Anggoro Putro
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Tribunnews WIKI   #Vertigo

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved