Selasa, 14 April 2026

Nasional

Markas GRIB Digusur, Respons Bobby Nasution seusai Anak Buah Hercules Ancam Buka Skandal Blok Medan

Senin, 18 Agustus 2025 20:12 WIB
Warta Kota

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Sumut Bobby Nasution menanggapi pernyataan dari Organisasi Kemasyarakatan Grib Jaya yang akan menggeruduk kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendesak penyelidikan dugaan kasus korupsi yang menyeret namanya

Langkah Grib Jaya ini sebagai balasan setelah salah satu markas mereka di Sumatera Utara dihancurkan Pemprov.

Bobby Nasution mengatakan, respons dari Grib Jaya merupakan hal yang wajar.

Dan tidak masalah jika ada aksi tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Deliserdang, merobohkan diskotek berkedok markas organisasi masyarakat (Ormas) DPD GRIB Sumut.

Bangunan dengan kelir hijau bertuliskan "Markas Besar GRIB Jaya Sumut" tersebut, kini rata dengan tanah.

Hanya tersisa puing-puing bangunan berserakan di lahan milik PTPN II tersebut.

Bahkan, paving blok yang tersusun rapi di sekeliling markas GRIB turut dibongkar dan kini sudah berganti jadi tanah.

Keberadaan markas DPD GRIB Sumut di lahan serobotan itu memang belum lama.

Baca: Anak Buah Hercules Ancam Geruduk KPK Bongkar Skandal Blok Medan, Buntut Markas GRIB Jaya Dibongkar


Tepatnya dimulai saat Samsul Tarigan jadi Ketua DPD GRIB Sumut.

Ia dilantik pada Juli 2024 lalu, oleh Hercules Marshal Rosario, mantan preman Tanah Abang Jakarta yang kini menjabat Ketua DPP GRIB Jaya.

Sejak itulah, Samsul menjadikan bangunan di lahan serobotan itu, sebagai markas GRIB Jaya Sumut.

Adapun bangunan di tengah perkebunan sawit itu memang sudah berdiri cukup lama.

Awalnya bangunan itu adalah Diskotek Sky Garden, kemudian berganti nama jadi Key Garden setelah digerebek petugas kepolisian.

Lalu, setelah disorot publik dan kembali digerebek kepolisian, diskotek tersebut berganti nama lagi jadi Marcopolo.

Setelah Samsul menjabat sebagai Ketua GRIB Sumut, bangunan itu juga dijadikan Markas Besar GRIB Sumut.

Baca: Iran Isyaratkan Kesiapannya untuk Perang Lawan Israel dan AS, Sibuk Susun Strategi

Gubernur Sumut Bobby Nasution membeberkan alasan kenapa markas ormas GRIB yang diketuai Samsul Tarigan dirobohkan.

Bobby mengungkap gedung tersebut tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) maupun maupun persetujuan bangunan gedung (PBG).

Ditambah, banyaknya laporan masyarakat tentang maraknya peredaran narkoba di lokasi tersebut.

Bobby menerangkan, diskotek Marcopolo yang diduga milik Samsul Tarigan juga tidak memiliki izin hiburan malam, yang dikeluarkan Pemprov Sumut.

Ditambah, Bobby menerima laporan dari Kapolda Sumut Irjen Whisnu tentang lokasi dijadikan tempat jual beli narkoba.

Perobohan markas GRIB Sumut dan diskotek Marcopolo ini berlangsung pada Kamis (14/8/2025), atau 2 hari setelah Samsul Tarigan dipenjara terkait kasus penguasaan lahan milik PTPN II.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Grib Jaya Minta KPK Minta Usut Dugaan Korupsi 'Blok Medan', Bobby Nasution: Ya Nggak Apa-apa

#tribunjatim #matalokalmenjangkauindonesia #BobbyNasution #Hercules #Medan #GRIBJaya #SkandalBlokMedan #BeritaMedan #MedanTerkini #ViralMedan #BeritaHariIni

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Warta Kota

Tags
   #GRIB Jaya   #Bobby Nasution   #Hercules   #Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved