Selasa, 21 April 2026

Terkini Nasional

Menkeu Sri Mulyani Diteriaki Masyarakat Ibu, Turunin Pajaknya saat Ikut Karnaval

Senin, 18 Agustus 2025 10:16 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Karnaval peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia yang digelar Minggu malam di kawasan Monumen Nasional dan ruas-ruas Sudirman–Thamrin berlangsung semarak.

Sejumlah mobil hias berderet meriah dengan lampu warna-warni menari.

Sementara ribuan warga memadati trotoar untuk menyaksikan para menteri dan pejabat naik kendaraan bergaya kementerian masing-masing.

Acara yang dimulai sejak sore itu menggabungkan nuansa pesta rakyat sekaligus ajang publik bertatap muka dengan kabinet pemerintahan.

Di antara deretan kendaraan hias, mobil milik Kementerian Keuangan menarik perhatian karena menampilkan Sri Mulyani Indrawati di atasnya, melambai dan menyapa warga yang berkerumun di sepanjang rute.

Kemudian saat rombongan Kemenkeu melintas, seorang warga tampak berteriak lantang ke arahnya.

“Ibu, turunin bu pajaknya, bu!”—seruan yang langsung mengundang gelak tawa, tepuk tangan, sekaligus bisik-bisik di antara penonton.

Teriakan itu menjadi momen singkat yang menyingkap bagaimana isu ekonomi dan pajak masih dekat di ruang publik, bahkan di tengah perayaan nasional.

Karnaval sendiri menampilkan 19 kendaraan hias yang mewakili kementerian, lembaga negara, TNI-Polri, serta BUMN, masing-masing menonjolkan program unggulan dan identitas institusi.

Rute pawai membentang dari Monas menuju Bundaran HI dan melintasi Jalan Jenderal Sudirman, sehingga warga dari berbagai titik di pusat ibu kota dapat melihat langsung.

Penutupan malam itu dimeriahkan pertunjukan drone dan kembang api yang menyapu langit Jakarta, menandai akhir rangkaian acara perayaan.

Baca: Antusiasme Masyarakat Padati Bundaran HI Saksikan Karnaval dan Pesta Rakyat HUT ke-80 RI

Respons terhadap teriakan warga terhadap Sri Mulyani beragam. 

Sebagian penonton memperlakukannya sebagai komentar ringan dan spontan khas acara jalanan bagian dari budaya meriah di mana pejabat kerap menjadi sasaran sapaan dan olok-olok ramah.

Di sisi lain, ada pula yang melihatnya sebagai cerminan kepekaan publik terhadap kebijakan fiskal, dimana pajak masih menjadi topik yang menyentuh kehidupan sehari-hari dan menghadirkan reaksi emosional di ruang publik.

Dalam beberapa momen berikutnya, Sri Mulyani tampak membalas lambaian dengan senyum dan gestur tenang, melanjutkan perjalanan rombongan tanpa insiden.

Beberapa pekan terakhir Menkeu kerap tampil dalam kanal media sosial dan pernyataan publik yang menekankan pentingnya kepatuhan pajak.

Pernyataan publiknya yang menyamakan nilai membayar pajak dengan nilai beramal bagi sebagian kalangan sempat menjadi bahan perdebatan di ruang maya.

Munculnya seruan di trotoar pada malam karnaval menegaskan bahwa narasi fiskal pemerintah selalu beresonansi kuat di tengah masyarakat.

Penyelenggara karnaval menuturkan bahwa acara disusun untuk merangkul berbagai lapisan masyarakat: dari penampilan tradisi daerah hingga display program kementerian yang berpijak pada pelayanan publik.

Kehadiran menteri-menteri di mobil hias dimaksudkan sebagai simbol keterbukaan dan upaya membawa pemerintahan lebih dekat ke rakyat.

Namun penyelenggaraan semacam ini juga menjadi ujian spontanitas.

Dimana adanya respons publik yang tak terduga, seperti teriakan soal pajak menjadikan acara bukan hanya tontonan, melainkan arena dialog sosial yang singkat dan khas.

Di media sosial, cuplikan momen itu cepat menyebar.

Warganet membagi video dan gambar dengan ragam komentar, ada yang memandangnya lucu dan ringan, ada pula yang menggunakan momen itu untuk mengkritik atau menyoroti kebijakan pajak pemerintah. 

Baca: Kades Indihiang Buka Suara soal Karnaval Kemerdekaan Berujung Ricuh Hujan Batu: Kita Akan Benahi

(*)

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Fitriana Dewi
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved