Tribunnews WIKI

Profil Frank Lampard - Pesepakbola Berkebangsaan Inggris

Minggu, 7 Juli 2019 17:44 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM – Frank James Lampard atau biasa dikenal Frank Lampard merupakan pelatih sepak bola yang kini menangani tim Inggris, Chelsea.

Semasa aktif bermain sepak bola, Frank Lampard berposisi sebagai gelandang pernah bermain untuk klub seperti West Ham, Chelsea, Manchester City, New York City dan tim nasional Inggris.

Frank Lampard lahir di Romford, London, Inggris pada 20 Juni 1978.

Frank Lampard adalah putra dari Frank Lampard Sr dan Patricia Lampard.

Claire Lampard dan Natalie Lampard merupakan dua adik perempuan dari Frank Lampard.

Christine Bleakley adalah istri dari Frank Lampard, pasangan itu memiliki dua perempuan Isla dan Luna.

Frank Lampard berasal dari keluarga sepak bola.

Mantan pelatih Tottenham Hotspurs, Harry Redknapp adalah paman ipar dan anaknya Jamie Redknapp (mantan pemain Liverpool) adalah saudara ipar Frank Lampard.

Ayahnya, Frank Lampard Sr merupakan mantan pemain West Ham dan tim nasional Inggris.

Bergabungnya Frank Lampard pada 1994 (usia 16) ke akademi klub asal London, West Ham, dimana sang ayah saat itu adalah asisten pelatih tim senior disana.

Awal Karier

Karier Frank Lampard melesat terhitung cepat karena dia langsung mendapat kontrak profesional pada musim 1995-96.

Frank Lampard langsung dipinjamkan separuh musim ke Swansea City kala itu.

Setelah memperoleh debut di West Ham pada awal 1996 dan masih berstatus pelapis, akhirnya Frank Lampard menjadi pilar inti bagi klub berjuluk The Hammers itu pada 1997-98.

Sebagai gelandang, Frank Lampard cukup tajam dengan total mengemas 24 gol selama berbaju cokelat West Ham.

Kegemilangan Frank Lampard sebagai gelandang dengan peran all-rounder di West Ham mengantarkan dirinya pada gerbang karier baru bersama klub asal Londo lain, Chelsea.

Chelsea dan Melegenda

Sinar Frank Lampard yang kala itu berusia 23 membuat Chelsea yang saat itu mulai ambisius membangun kekuatan mencoba menariknya.

Uang sebesar 11 juta poundsterling (Rp. 193 miliar) untuk seorang gelandang pada 2001 termasuk angka yang besar.

Namun, hal itu tidak sia-sia.

Frank Lampard tak hanya mampu menampilkan performa apik saja, namun sudah menjadi legenda di Chelsea.

Frank Lampard menjadi tumpuan lini tengah Chelsea dari masa ke masa.

Gaya main yang lugas, stamina prima, umpan presisi dan tendangan jarak jauh yang mematikan adalah gambaran sekilas tentang atribusi Frank Lampard sebagai pesepak bola.

Frank Lampard merupakan gelandang komplit yang bisa bermain lebih dalam membantu pertahanan dan juga lihai ketika membantu serangan.

Sudah tentu sebagai gelandang yang rajin mengumpan, Frank Lampard memiliki segudang catatan asist.

Namun, ternyata insting gol Frank Lampard semakin membaik di Chelsea.

Total 211 gol berhasil Frank Lampard jaringkan semasa berbalut seragam biru khas Chelsea.

Sebagai gelandang yang tugas utama adalah melayani striker, Frank Lampard justru mampu menjadi pemegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Chelsea.

Masa keemasan Frank Lampard semakin benderang ketika juragan minyak asal Rusia, mengakuisisi Chelsea pertengahan 2003.

Kala itu megaproyek Abramovich turut mendatangkan berjibun pemain top dengan miliaran uang miliknya.

Tetapi, kualitas Frank Lampard pun mampu buat dirinya bertahan dan tetap menjadi andalan meski Roman Abramovich hampir selalu mendatangkan gelandang baru di setiap musim.

Lampard pun merupakan pemain andalan ketika Chelsea menuai gelar Liga Inggris pada 2004-05, pertama sejak tahun 1955.

Berkali-kali aksi fenomenal Frank Lampard sajikan terhadap dunia sepak bola.

Salah satu bukti kejeniusan Frank Lampard adalah ketika mencetak gol sudut sangat sempit dalam laga fase grup Liga Champions Eropa 2006-07 melawan Barcelona di Camp Nou.

Selama 13 musim bermain untuk Chelsea, Frank Lampard yang juga menjadi wakil kapten klub.

Catatan terbaik lain dari Frank Lampard yakni menjadi runner-up Ballon D’Or 2005, dibawah seniman ulung kulit bundar asal Brasil, Ronaldinho.

Bersama Chelsea, hampir semua raihan di level klub pernah Frank Lampard persembahkan mulai dari Liga Inggris, Piala FA, Liga Champions, Lige Europa hingga Piala Dunia Antar Klub.

Sayang, Frank Lampard tidak menjalani momen gantung sepatu bersama The Blues, Karen pada musim panas 2014 dia tidak memperpanjang kontrak dan pindah ke klub asal Amerika Serikat, New York City.

New York City dan Manchester City

Pada musim 2014-15, Frank Lampard resmi menjadi pemain New York City.

Namun dia secara kontroversial justru kembali ke Inggris dan bermain untuk Manchester City, karena New York City yang merupakan klub satelit dari The Citizen itu bersedia meminjamkan Super Frankie selama enam bulan.

Tidak hanya berjalan enam bulan, justru Frank Lampard bermain penuh untuk Manchester City pada 2014-15.

Salah satu momen menarik adalah ketika Frank Lampard mencetak gol penyama kedudukan melawan Chelsea dan secara emosional tidak merayakan gol yang ia buat.

Setelah selesai masa dengan Manchester City, Frank Lampard pun menutup lembar karier sebagai pesepak bola di New York City dan sempat bermain dua tahun disana selama 2015 hingga 2016.

Melatih Klub

Setelah pensiun pada 2016, Frank Lampard mengejar mimpi di bidang manajerial sepak bola dan memulai petualangan bersama klub asal Inggris, Derby County per Mei 2018.

Prestasi dia tidak terlalu buruk untuk manajer debutan dan hampir membawa Derby County promosi ke Liga Inggris 2019-20 andai tidak kalah dari Aston Villa dalam final play-off Divisi Championship Inggris.

Untuk musim 2019-20, Frank Lampard ditunjuk untuk menangani mantan klubnya Chelsea.

Tim Nasional Inggris

Frank Lampard sempat bermain di tim junior Inggris U-17 dan Inggris B sejak 1997 hingga menuai debut tim senior pada 1999 dalam laga persahabatan melawan Belgia.

Meski Frank Lampard tergabung dalam generasi fantastis berisikan bintang seperti David Beckham, Garry Neville, Paul Scholes John Terry, Rio Ferdinand, Ashley Cole, Steven Gerrard hingga Wayne Rooney, mereka gagal total bersama tim nasional Inggris.

Praktis tak ada cerita indah Frank Lampard bersama tim berjuluk The Three Lions itu.

Yang ada justru kenangan pahit tendangan Frank Frank Lampard tidak disahkan wasit pada laga melawan Jerman di Piala Dunia 2010 atau cerita menjengkelkan tentang betapa mustahilnya menyandingkan dia dengan Steven Gerrard (Liverpool) di tim nasional Inggris.

Prestasi Klub

West Ham United

UEFA Intertoto Cup: 1999

Chelsea

Premier League: 2004–05, 2005–06, 2009–10

FA Cup: 2006–07, 2008–09, 2009–10, 2011–12

Football League Cup: 2004–05, 2006–07

FA Community Shield: 2005, 2009

UEFA Champions League: 2011–12

UEFA Europa League: 2012–13

Prestasi Individual

FIFA Player of the year Silver Award: 2005

Ballon d'Or Silver Award: 2005

FWA Footballer of the Year: 2005

Premier League Player of the Season: 2004–05

Premier League top assist provider: 2004–05,2008–09,2009–10

FIFPro World XI: 2005

UEFA Midfielder of the year: 2008

England Player of the Year Award: 2004, 2005

UEFA Europa League Final Fans' Man of the Match: 2013

Premier league player of the decade (Official Statistics): 2001–10

Chelsea Player of the Year: 2004, 2005, 2009

Statistik

West Ham 39 gol (1995–96, 1996–97, 1997–98, 1998–99, 1999–2000, 2000–01)

Swansea 9 gol (1995–96)

Chelsea 211 gol (2001–02, 2002–03, 2003–04, 2004–05, 2005–06, 2006–07, 2007–08, 2008–09, 2009–10, 2010–11, 2011–12, 2012–13, 2013–14)

Manchester City 8 gol (2014-15)

New York City 12 gol (2015, 2016)

Fakta Lain

Frank Lampard adalah seorang jenius dengan IQ lebih dari 150.

Frank Lampard mendapatkan gelar kehormatan dari kerajaan Inggris pada 2015 lalu.

(TribunnewsWiki.com/Haris Chaebar)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Frank Lampard

ARTIKEL POPULER:

VIRAL OF THE DAY: Netizen Berduka atas Meninggalnya Sutopo Purwo, #RIPSutopo Jadi Tending Topic

Breaking News: Thoriq Pendaki Gunung Piramid Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya

Perjuangan Menemukan Thoriq, Dari Menelusuri Tebing hingga Tercium Bau Menyengat

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved