Tribun Video Update
IDF Tuduh Jurnalis Aljazeera Anggota Kompi Elit Hamas, Sebut Terima Gaji dari Militan Palestina
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Menyusul kecaman terkait pembunuhan jurnalis Aljazeera, Anas al-Sharif, militer Israel (IDF) menekankan bahwa sang reporter merupakan anggota Hamas.
Hal tersebut ditegaskan oleh juru bicara internasional IDF, Letkol Nadav Shoshani di X pada Selasa (12/8/2025).
Baca: 2 Tentara Israel Ditembak Mati, Pos Komando Juga Ikut Diledakkan dengan Roket Rajum Al-Qassam
Disebutkan Shohani, menurut informasi intelijen yang diterima, Anas al-Sharif merupakan anggota aktif sayap militer Hamas.
Selain itu, Anas al-Sharif juga diklaim menerima kucuran gaji dari militan Palestina dan media Aljazeera di saat bersamaan.
Dikutip dari The Times of Israel, Shoshani menyatakan bahwa dokumen intelijen itu diterbitkan pada Oktober lalu.
Baca: Hamas Hantam Netanyahu, Politisi AS Minta Stop Senjata, Menteri Israel Hina Presiden Palestina
Dalam dokumen intelijen itu, IDF mengaku menemukan bukti bahwa Al-Sharif memimpin regu peluncur roket.
Jurnalis Aljazeera itu juga disebut merupakan anggota kompi elit Pasukan Nukhba di Batalyon Jabalia Timur Hamas. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
# TRIBUN VIDEO UPDATE # perang # Israel # Palestina # Hamas # Gaza
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Reka Alfa
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Pertama dalam Sejarah! Tentara Korea Utara Ikut Parade Militer di Peringatan Hari Kemenangan Rusia
5 hari lalu
Tribunnews Update
Penasihat Khamenei Peringatkan AS seusai Kapal Iran Diserang: Selat Hormuz Setara dengan Bom Nuklir
5 hari lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Iran-AS: Teheran Serang Balik Retorika Trump soal Nuklir, Tegaskan Tak akan Tunduk
5 hari lalu
Tribunnews Update
Iran Serang Balik Retorika Trump soal Ancaman Nuklir, Dianggap Sangat Aneh dan Tidak Logis
5 hari lalu
Tribunnews Update
Situasi Teluk Persia Mulai Kondusif, Iran Tetap Waspadai Serangan Lawan: AS Tak Boleh Cari Gara-gara
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.