Tribun Video Update
Hamas Sebut Netanyahu Hanya Ingin Tutupi Kejahatan Perang Israel dan Genosida di Gaza
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM – Hamas menuding Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, berupaya menutupi kejahatan perang yang dilakukan di Jalur Gaza.
Mengutip dari Al Mayadeen pada (10/8) bahwa gerakan itu menyebut pernyataan terbaru Netanyahu hanyalah usaha putus asa.
Untuk membebaskan Israel dari tuduhan genosida, kelaparan, dan pembatasan media yang telah menewaskan lebih dari 18 ribu anak.
Hamas mengutip puluhan laporan PBB dan lembaga internasional yang mendokumentasikan dugaan genosida tersebut.
Baca: Solidaritas Dunia Menguat: 75 Persen Anggota PBB Segera Akui Negara Palestina hingga Depak Israel
Baca: Ditentang Panglima Israel, Netanyahu Ngotot Segera Lesatkan Serangan Baru ke Gaza Dalam Waktu Dekat
Mereka menilai retorika Netanyahu sebagai bagian dari narasi menyesatkan.
Untuk membenarkan kejahatan perang dan membalikkan fakta di lapangan.
Kelompok itu juga menyebut klaim Netanyahu tidak berniat menduduki Gaza hanyalah penipuan.
Hamas menilai Israel tetap memiliki rencana pemindahan paksa.
Serta penghancuran infrastruktur penting, dan pemasangan otoritas boneka di wilayah tersebut
(Tribun-Video.com)
==
Artikel telah tayang di sini
# Hamas # Netanyahu # Kejahatan Perang # Israel
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Hadiyya QurrataAyyuun
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Israel vs Iran: Kapal China Keluar dari Selat Hormuz, Fasilitas Minyak Inggris Terbakar
Rabu, 1 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Gudang Senjata Ukraina Dibom Teheran, Israel Remuk Dikeroyok dari Berbagai Arah
Rabu, 1 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik AS-Iran:Trump Cela Negara yang Tak Beri Bantuan, Drone IRGC Bakar Bandara Kuwait
Rabu, 1 April 2026
Konflik Timur Tengah
Tel Aviv Diberondong Rudal Iran, 17 Situs Rusak & 14 Orang Terluka
Rabu, 1 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
NATO Dikritik Trump, Presiden AS Menimbang Mundur Imbas Dukungan Sekutu Lemah pada Perang Lawan Iran
Rabu, 1 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.