Selasa, 14 April 2026

Tribunnews Update

Hindari Sanksi, Produsen Bahan Peledak Rusia Gunakan Perantara Tiongkok demi Punya Peralatan Siemens

Sabtu, 9 Agustus 2025 16:14 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Produsen bahan peledak Rusia diduga menggunakan perantara dari Tiongkok untuk mendapatkan peralatan buatan Siemens Jerman. 

Tindakan itu dilakukan Rusia untuk menghindari sanksi internasional yang diberikan Amerika Serikat. 

Diketahui, sanksi internasional ini merujuk pada larangan ekspor dan pembatasan perdagangan yang diberlakukan oleh negara-negara Barat terhadap Rusia. 

Sanksi tersebut diterapkan sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 2022. 

Sebagai informasi, Siemens ini adalah perusahaan manufaktur industri terbesar di Eropa.

Baca: Detik-detik Mencekam Rusia Hancurkan Markas Pasukan Ukraina, Area Penempatan Kiev Terbakar Hebat

Baca: Ukraina Kirim Pesawat Nirawak Serang Kilang Minyak Rusia, Picu Kebakaran di Wilayah Krasnodar

Pabrik ini merupakan salah satu produsen bahan peledak terbesar di Rusia dan memiliki sejarah panjang sejak didirikan pada 1916.

Dilaporkan, YM Sverdlov Plant dikenal sebagai satu-satunya produsen HMX dan RDX di Rusia. 

Diketahui itu merupakan dua jenis bahan peledak berkekuatan tinggi yang digunakan dalam aplikasi militer.

Sebelumnya, juru bicara Siemens menyatakan perusahaan mematuhi sanksi internasional secara ketat dan menuntut hal yang sama dari pelanggannya.

Bahkan, Siemens akan melaporkan pelanggaran sanksi apa pun ke pihak berwenang.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Produsen Bahan Peledak Rusia Gunakan Perantara Tiongkok untuk Dapatkan Peralatan Siemens

#BahanPeledak #Rusia #Tiongkok #Siemens #Perantara #Sanksi #PeralatanIndustri #PerangRusiaUkraina #IndustriPertahanan #Ekspor

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #bahan peledak   #Rusia   #Siemens

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved